UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA
JAITS: JOURNAL OF APPLIED INFORMATION TECHNOLOGY SOLUTIONJAITS: JOURNAL OF APPLIED INFORMATION TECHNOLOGY SOLUTIONTingginya ketergantungan dunia usaha terhadap konektivitas internet menuntut penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider / ISP) seperti PT Comtelindo untuk menjamin ketersediaan jaringan yang tinggi (high availability) serta memenuhi Service Level Agreement (SLA) pelanggan. Kendala utama yang sering dihadapi adalah terganggunya pelayanan saat terjadi kegagalan pada gateway utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis efektivitas sistem failover menggunakan metode Recursive Gateway pada router MikroTik RB951Ui-2HnD di jaringan pelanggan PT Comtelindo. Metode Recursive Gateway bekerja dengan memantau keterhubungan jalur hingga ke IP publik global (1.1.1.1) menggunakan parameter target-scope, bukan sekadar memantau modem hop terdekat. Metodologi penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara teknis, perancangan topologi dual-link, serta konfigurasi routing table dan system logging. Hasil pengujian pengalihan jalur menunjukkan bahwa ketika link utama mengalami gangguan, sistem secara otomatis mengalihkan traffic ke link backup dengan estimasi waktu transisi (downtime) di bawah 20 detik. Saat link utama pulih, router secara otomatis mengembalikan rute ke jalur utama. Implementasi ini terbukti efektif menjaga kontinuitas koneksi dan meminimalkan disrupsi layanan pada pelanggan PT Comtelindo.
Implementasi sistem Failover dengan metode Recursive Gateway pada router MikroTik RB951Ui-2HnD di PT Comtelindo telah berhasil dirancang dan diuji secara optimal untuk mengatasi keterbatasan pemantauan direct hop konvensional melalui verifikasi keterhubungan langsung ke IP publik global (1.Hasil pengujian membuktikan bahwa saat Primary Link terputus, sistem secara otomatis mengalihkan rute ke Backup Link dengan waktu transisi (downtime) sebesar ≤ 20 detik.Selain itu, mekanisme pemulihan rute otomatis (auto-recovery) berjalan mulus dengan tingkat kebocoran paket (packet loss) sebesar 0% ketika jalur utama kembali pulih.Secara keseluruhan, penerapan metode Recursive Gateway ini terbukti efektif menjaga kontinuitas koneksi internet secara end-to-end serta menjamin pemenuhan komitmen Service Level Agreement (SLA) PT Comtelindo di atas 99,5%.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, mengoptimalkan konfigurasi routing table untuk meningkatkan kinerja dan keandalan sistem. Kedua, melakukan studi komparatif antara metode Recursive Gateway dengan metode failover lainnya untuk menganalisis keunggulan dan kelemahan masing-masing. Ketiga, mengembangkan sistem monitoring dan alerting yang terintegrasi dengan sistem failover untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas dalam menangani gangguan jaringan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi praktis dalam meningkatkan ketersediaan dan kualitas layanan jaringan PT Comtelindo.
- Implementasi dan Evaluasi Sistem Failover Otomatis Berbasis Netwatch pada Router Mikrotik Dual-ISP untuk... doi.org/10.29240/arcitech.v5i2.14551Implementasi dan Evaluasi Sistem Failover Otomatis Berbasis Netwatch pada Router Mikrotik Dual ISP untuk doi 10 29240 arcitech v5i2 14551
- http://jurnal.usbypkp.ac.id/index.php/infotronik. implementasi failover gateway recursive load balancing... jurnal.usbypkp.ac.id/index.php/infotronik/article/view/1887jurnal usbypkp ac index php infotronik implementasi failover gateway recursive load balancing jurnal usbypkp ac index php infotronik article view 1887
| File size | 875.91 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLINELAPOLINELA Dengan faktor pendukung seperti ketersediaan pakan dan lingkungan yang subur, Kecamatan Seputih Banyak memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembanganDengan faktor pendukung seperti ketersediaan pakan dan lingkungan yang subur, Kecamatan Seputih Banyak memiliki potensi untuk menjadi pusat pengembangan
POLINELAPOLINELA Analisis menggunakan Location Quotient untuk menentukan sektor basis dan non basis. Variabel yang diamati meliputi populasi kambing dan ruminansia, ketersediaanAnalisis menggunakan Location Quotient untuk menentukan sektor basis dan non basis. Variabel yang diamati meliputi populasi kambing dan ruminansia, ketersediaan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancaraMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Aktivitas kolaboratif juga mendorong kerja sama, komunikasi, dan interaksi sosial antarsiswa. Program ini membantu guru menerapkan pembelajaran yang lebihAktivitas kolaboratif juga mendorong kerja sama, komunikasi, dan interaksi sosial antarsiswa. Program ini membantu guru menerapkan pembelajaran yang lebih
UINSAIDUINSAID Penelitian ini merekomendasikan agar bank syariah terus memperkuat implementasi nilai-nilai syariah dalam layanan untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaanPenelitian ini merekomendasikan agar bank syariah terus memperkuat implementasi nilai-nilai syariah dalam layanan untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaan
UNUPASURUANUNUPASURUAN Lebih dari sekadar memperindah tampilan ruangan, EGD juga berperan dalam meningkatkan efektivitas komunikasi visual di seluruh area klinik sehingga setiapLebih dari sekadar memperindah tampilan ruangan, EGD juga berperan dalam meningkatkan efektivitas komunikasi visual di seluruh area klinik sehingga setiap
BENGKULUINSTITUTEBENGKULUINSTITUTE Kualitas pelayanan, fasilitas halal, dan citra destinasi merupakan faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan wisatawan di Desa Wisata Setanggor, LombokKualitas pelayanan, fasilitas halal, dan citra destinasi merupakan faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan wisatawan di Desa Wisata Setanggor, Lombok
UNUPASURUANUNUPASURUAN Resposiblitas belum berjalan dengan baik karena pelayanan yang diberikan oleh aparatur belum sesuai dengan prosedur. Produktifitas belum berjalan denganResposiblitas belum berjalan dengan baik karena pelayanan yang diberikan oleh aparatur belum sesuai dengan prosedur. Produktifitas belum berjalan dengan
Useful /
BENGKULUINSTITUTEBENGKULUINSTITUTE Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif interaktif. Sedangkan pemilihan informan dilakukan dengan teknik purpose sampling. BerdasarkanPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif interaktif. Sedangkan pemilihan informan dilakukan dengan teknik purpose sampling. Berdasarkan
UNUPASURUANUNUPASURUAN Kedisiplinan dan Tanggung Jawab Petugas: Masyarakat merasa bahwa petugas pelayanan memiliki tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab yang baik, meskipunKedisiplinan dan Tanggung Jawab Petugas: Masyarakat merasa bahwa petugas pelayanan memiliki tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab yang baik, meskipun
UNUPASURUANUNUPASURUAN Proses pemantauan vegetasi dapat dilakukan melalui analisis citra. Yang dapat diakses semua orang dengan resolusi temporal yang cepat yakni Citra LandsatProses pemantauan vegetasi dapat dilakukan melalui analisis citra. Yang dapat diakses semua orang dengan resolusi temporal yang cepat yakni Citra Landsat
UNUPASURUANUNUPASURUAN Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu metode yang mengkaji dan membandingkan permasalahan aktual yang terjadi dimana dalam pelaksanaannyaAnalisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yaitu metode yang mengkaji dan membandingkan permasalahan aktual yang terjadi dimana dalam pelaksanaannya