UMBUMB
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran membawa berbagai kemajuan dalam pelayanan kesehatan, namun juga menimbulkan berbagai persoalan etika yang kompleks. Dalam situasi tersebut, tenaga kesehatan memerlukan landasan moral yang kuat agar tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan tanggung jawab profesional. Oleh karena itu, penting untuk menegaskan kembali nilai-nilai dasar yang dapat menjadi pedoman etika dalam praktik kedokteran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma etika medis yang mampu menjembatani dimensi filosofis dan praktis dalam profesi kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan seperti buku etika kedokteran, literatur mengenai filsafat Pancasila, serta Kode Etik Kedokteran Indonesia. Analisis dilakukan dengan mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dengan prinsip-prinsip etika medis dalam praktik kedokteran. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai etis yang selaras dengan prinsip etika medis universal, seperti penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan sosial, tanggung jawab moral, dan sikap kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Secara filosofis, Pancasila dapat menjadi dasar moral yang menuntun tenaga medis untuk menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan. Secara praktis, nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui pendidikan kedokteran, kebijakan pelayanan kesehatan, serta perilaku profesional dalam hubungan antara dokter dan pasien. Kesimpulannya, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai simbol ideologis negara, tetapi juga dapat menjadi paradigma etika medis yang kontekstual dan aplikatif dalam praktik kedokteran di Indonesia. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam dunia kedokteran diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang humanistik, berkeadilan, dan berlandaskan pada nilai-nilai moral kemanusiaan.
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai simbol ideologis negara, tetapi juga dapat menjadi paradigma etika medis yang kontekstual dan aplikatif dalam praktik kedokteran di Indonesia.Nilai-nilai Pancasila seperti penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan sosial, dan tanggung jawab moral dapat menjadi dasar moral bagi tenaga medis dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan.Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam dunia kedokteran diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang humanistik, berkeadilan, dan berlandaskan pada nilai-nilai moral kemanusiaan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana nilai-nilai Pancasila diintegrasikan ke dalam pendidikan kedokteran modern untuk meningkatkan empati dan kesadaran sosial para calon dokter. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh implementasi Pancasila dalam kebijakan kesehatan publik, terutama di daerah terpencil, untuk memastikan pemerataan akses layanan kesehatan yang adil. Terakhir, penelitian dapat fokus pada tantangan etika dalam penggunaan teknologi medis canggih, seperti AI atau robotika, dengan mempertimbangkan prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial sesuai nilai-nilai Pancasila.
| File size | 295.39 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kritik dan resistensi masyarakat sipil terhadap kebijakan yang tidak Pancasilais menunjukkan bahwa Pancasila tetap hidup sebagai sumber legitimasi etikKritik dan resistensi masyarakat sipil terhadap kebijakan yang tidak Pancasilais menunjukkan bahwa Pancasila tetap hidup sebagai sumber legitimasi etik
UMBUMB Namun pada kenyataannya, nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya tertanam dalam kehidupan masyarakat maupun birokrasi, sehingga praktik korupsi masih terusNamun pada kenyataannya, nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya tertanam dalam kehidupan masyarakat maupun birokrasi, sehingga praktik korupsi masih terus
UMBUMB Pancasila merupakan dasar filosofi dan ideologi Negara Republik Indonesia yang berakar pada nilai -nilai luhur, kearifan lokal, serta konsensus para pendiriPancasila merupakan dasar filosofi dan ideologi Negara Republik Indonesia yang berakar pada nilai -nilai luhur, kearifan lokal, serta konsensus para pendiri
MARANATHAMARANATHA Pemeriksaan histopatologi memastikan diagnosis kista duplikasi lambung jinak. Pada kontrol hari ke-11, pasien tampak sehat, menyusu dengan baik, dan mengalamiPemeriksaan histopatologi memastikan diagnosis kista duplikasi lambung jinak. Pada kontrol hari ke-11, pasien tampak sehat, menyusu dengan baik, dan mengalami
UMSIUMSI Margin pemasaran jagung di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar dapat dihitung berdasarkan selisih antara harga jual dan harga beli antara petani,Margin pemasaran jagung di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar dapat dihitung berdasarkan selisih antara harga jual dan harga beli antara petani,
UMSIUMSI Secara nasional, biaya penanaman yang dapat dihemat mencapai Rp 8,6 triliun setiap tahun. Alat pengolah rumput, penggunaan mesin pengolah rumput tiga kaliSecara nasional, biaya penanaman yang dapat dihemat mencapai Rp 8,6 triliun setiap tahun. Alat pengolah rumput, penggunaan mesin pengolah rumput tiga kali
STIP FARMINGSTIP FARMING Bahan pelapis terdiri atas 500 g tepung roti, 3 butir telur, dan 1 L minyak untuk menggoreng. Substitusi labu siam sebanyak 50 g pada adonan kulit kroketBahan pelapis terdiri atas 500 g tepung roti, 3 butir telur, dan 1 L minyak untuk menggoreng. Substitusi labu siam sebanyak 50 g pada adonan kulit kroket
STIKESHT TPISTIKESHT TPI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui IRNA Cempaka RSUD. Penelitian ini menggunkan desain eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui IRNA Cempaka RSUD. Penelitian ini menggunkan desain eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian ini
Useful /
UMBUMB Krisis penegakan hukum di Indonesia menunjukkan bahwa persoalan hukum tidak hanya bersumber dari lemahnya struktur dan substansi hukum, tetapi juga dariKrisis penegakan hukum di Indonesia menunjukkan bahwa persoalan hukum tidak hanya bersumber dari lemahnya struktur dan substansi hukum, tetapi juga dari
UMBUMB Di sisi lain, tantangan pemberantasan korupsi berkaitan erat dengan lemahnya pengamalan integritas, kejujuran, dan keadilan sosial dalam praktik birokrasiDi sisi lain, tantangan pemberantasan korupsi berkaitan erat dengan lemahnya pengamalan integritas, kejujuran, dan keadilan sosial dalam praktik birokrasi
UMBUMB Representasi toleransi di media sosial dan layar kaca terbukti mampu membangun empati dan solidaritas sosial apabila dikemas secara edukatif dan inklusif.Representasi toleransi di media sosial dan layar kaca terbukti mampu membangun empati dan solidaritas sosial apabila dikemas secara edukatif dan inklusif.
MARANATHAMARANATHA Benda asing peluru pada kanalis akustikus eksternus jarang terjadi. Dilaporkan satu kasus pasien laki-laki usia 44 tahun tertembak senapan angin pada daerahBenda asing peluru pada kanalis akustikus eksternus jarang terjadi. Dilaporkan satu kasus pasien laki-laki usia 44 tahun tertembak senapan angin pada daerah