USUUSU

Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (

Umbi Dioscorea hispida Dennst. mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai bahan obat sintetik di bidang farmasi karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti diosgenin dan flavonoid yang memiliki aktivitas biologis di dalam tubuh. Penggalian lebih jauh potensi tersebut memerlukan isolasi dan identifikasi senyawa-senyawa tersebut. Isolasi senyawa diosgenin dilakukan dari ekstrak etanol menggunakan kromatografi lapis tipis, sedangkan flavonoid diisolasi dari fraksi etil asetat menggunakan kromatografi kertas. Isolat murni kedua senyawa tersebut diidentifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan FT-IR. Identifikasi diosgenin secara spektrofotometri UV-Vis menunjukkan nilai panjang gelombang maksimum pada 205 dan 453 nm. Isolat flavonoid menunjukkan nilai panjang gelombang maksimum 264 nm untuk isolat pertama, 265 nm untuk isolat kedua, 276 nm untuk isolat ketiga, dan 272 nm untuk isolat keempat. Analisis spektroskopi FT-IR terhadap isolat diosgenin menunjukkan adanya gugus fungsi -OH, C=C aromatik, dan C-O aromatik, sementara isolat flavonoid menunjukkan adanya O-H, C-H aromatik, C-H alifatik, C=O, C=C, dan C-O. Hasil identifikasi ini menegaskan bahwa isolat yang diperoleh memang mengandung diosgenin dan flavonoid.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa diosgenin dapat berhasil diisolasi dari ekstrak etanol umbi Dioscorea hispida Dennst.Spektrofotometri UV mengidentifikasi isolat murni dengan panjang gelombang UV 205 nm dan visibilitas 453 nm.Dengan menggunakan spektrofotometri FT-IR, ditemukan adanya gugus fungsi -OH, C=C aromatik, dan C-O aromatik.Untuk flavonoid, kromatografi kertas dapat memisahkan senyawa tersebut dari fraksi etil asetat umbi Dioscorea hispida.Spektrofotometri UV digunakan untuk mengidentifikasi isolat murni.Isolat pertama memiliki serapan maksimum pada 264 nm (I) dan 204 nm (II), isolat kedua pada 265 dan 209, isolat ketiga pada 276 dan 210, dan isolat keempat pada 272 dan 204.Spektrofotometri FT-IR mengidentifikasi isolat dengan gugus O-H, C-H aromatik, C-H alifatik, C=O, C=C, dan C-O.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode ekstraksi alternatif seperti supercritical CO2 untuk meningkatkan kualitas isolat diosgenin dan flavonoid. Selain itu, studi tentang aktivitas biologis spesifik dari senyawa-senyawa ini dalam model in vitro atau in vivo perlu dilakukan untuk memahami potensinya sebagai agen terapeutik. Pengembangan formulasi obat berbasis senyawa ini juga menjadi arah penelitian yang menarik, terutama dalam pengembangan obat antihipertensi dan antioksidan.

  1. ISOLATION, IDENTIFICATION, AND QUANTIFICATION OF MAJOR FLAVONOID IN LEAVES OF PERESKIA BLEO (KUNTH) DC... doi.org/10.22159/ijap.2022.v14s4.PP19ISOLATION IDENTIFICATION AND QUANTIFICATION OF MAJOR FLAVONOID IN LEAVES OF PERESKIA BLEO KUNTH DC doi 10 22159 ijap 2022 v14s4 PP19
  2. Brasil - Diosgenin: an important natural pharmaceutical active ingredient Diosgenin: an important natural... doi.org/10.1590/fst.94521Brasil Diosgenin an important natural pharmaceutical active ingredient Diosgenin an important natural doi 10 1590 fst 94521
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/978-1-61779-624-1_13Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 978 1 61779 624 1 13
  4. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (. isolation diosgenin flavonoids compound... talenta.usu.ac.id/idjpcr/article/view/15994Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research isolation diosgenin flavonoids compound talenta usu ac idjpcr article view 15994
Read online
File size658.49 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test