USUUSU

Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (

Kecombrang adalah tumbuhan dari keluarga Zingiberaceae yang tumbuh di banyak tempat di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil formula optimum granul instan serbuk bunga kecombrang (Etlingera elatior) dengan kombinasi Xylitol, Madu dan Sukrosa dari Simplex Lattice Design, untuk mengetahui hasil sediaan granul instan yang dilihat dari persyaratan sebagai granul instan. Metode yang digunakan adalah eksperimental. Granul instan diolah menggunakan simplex lattice design melalui aplikasi Design Expert® versi 13, selanjutnya run formula yang didapat dari aplikasi dan diuji karakteristik fisiknya. Data yang diperoleh kemudian di input kedalam aplikasi dan di dapatkan prediksi formula optimum dari aplikasi, selanjutnya prediksi formula optimum di formulasi lalu dibandingkan antara prediksi software Design Expert® versi 13 dengan menggunakan Uji-t one sample pada software SPSS®. Hasil penelitian menunjukkan granul dengan kombinasi Xylitol, Madu dan Sukrosa pada granul instan serbuk bunga kecombrang (Etlingera elatior) mendapatkan hasil formula yang optimum menggunakan metode simplex lattice design dengan konsentrasi Xylitol (9.6%), Madu (6%) dan Sukrosa (5.4%). Sediaan granul serbuk bunga kecombrang tidak memenuhi persyaratan sebagai granul instan yang dimana pada uji waktu alir mendapatkan hasil t>4-10 gr/detik, kelembaban granul MC>4%.

Hasil dari optimasi menggunakan metode Simplex Lattice Design, maka didapat formula optimum untuk xylitol, sukrosa dan madu berturut-turut adalah 9,6%.5,4% dan 6% dengan nilai desirability yang diperoleh adalah 0,836.Solusi dan prediksi formula optimum granul instan yang diperoleh dari metode Simplex Lattice Design disajikan pada tabel 4.Berdasarkan verifikasi yang dilakukan, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prediksi dari software dengan respon dari pengujian yang dilakukan (p>0,05).Hal ini menunjukkan bahwa metode Simplex Lattice Design dapat digunakan untuk optimasi dan memprediksi sifat fisik dari sediaan.Sifat fisik sediaan granul instan dalam penelitian ini adalah waktu alir, sudut diam dan indeks tap.Perbedaan yang tidak signifikan ini juga menunjukkan bahwa metode Simplex Lattice Design tersebut valid atau dapat dipercaya untuk melakukan sebuah optimasi.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan formula granul instan kecombrang dengan variasi bahan pengikat dan pengisi yang berbeda, serta mengeksplorasi potensi penggunaan bahan alami lain sebagai pemanis. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pembuatan granul instan kecombrang, seperti menguji pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas granul. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan menguji efek kombinasi bahan aktif kecombrang dengan bahan aktif lain, seperti ekstrak tanaman herbal lainnya, untuk meningkatkan manfaat kesehatan dari sediaan granul instan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan kualitas dan manfaat kesehatan dari sediaan granul instan kecombrang, serta memperluas pemanfaatan tanaman kecombrang dalam industri farmasi dan kesehatan.

  1. Optimasi Formula Gel Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Bligo (Benincasa hispida) dengan Metode Simplex... bestjournal.untad.ac.id/index.php/Galenika/article/view/8815Optimasi Formula Gel Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Bligo Benincasa hispida dengan Metode Simplex bestjournal untad ac index php Galenika article view 8815
  2. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (. optimasi formulasi minuman instan granul... talenta.usu.ac.id/idjpcr/article/view/18034Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research optimasi formulasi minuman instan granul talenta usu ac idjpcr article view 18034
Read online
File size423.18 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test