USUUSU

Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (

Buah Phyllanthus emblica L. dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, yang erat kaitannya dengan kandungan fenol dan flavonoidnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan metabolit sekunder dan menentukan kadar total fenol serta flavonoid dalam buah Phyllanthus emblica. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan penguapan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak etanol yang diperoleh selanjutnya diuji skrining fitokimia menggunakan pereaksi warna, dan kadar total fenol serta flavonoid diukur menggunakan metode kolorimetri. Pereaksi Folin–Ciocalteu diaplikasikan untuk mengomplekskan senyawa fenolik dengan asam galat sebagai standar pembanding. Penentuan kadar total flavonoid dilakukan dengan metode aluminium klorida menggunakan kuersetin sebagai standar pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah Phyllanthus emblica mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, tanin, triterpenoid, dan glikosida. Kadar total fenol yang diperoleh adalah 61,1271±3,86 mg GAE/g ekstrak, sementara kadar total flavonoid mencapai 3,3742±0,06 mg QE/g ekstrak.

Penelitian ini menunjukkan bahwa buah Phyllanthus emblica mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk fenolik, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan glikosida.Kadar total fenol dan flavonoid ditemukan sebesar 61,1271±3,86 mg GAE/g ekstrak dan 3,3742±0,06 mg QE/g ekstrak.Hasil ini menunjukkan bahwa Phyllanthus emblica adalah sumber alami senyawa fenolik dan flavonoid dengan potensi sifat farmakologis.Untuk meningkatkan hasil ekstraksi, penelitian lanjutan perlu menguji metode atau pelarut alternatif.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan pelarut berbeda seperti metanol atau air untuk mengevaluasi efektivitas ekstraksi senyawa fenolik dan flavonoid. Selain itu, studi tentang pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kualitas komponen aktif dapat dikembangkan. Selanjutnya, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bioavailabilitas dan efek biologis spesifik dari senyawa yang ditemukan, terutama dalam konteks aplikasi medis dan pengembangan produk fungsional.

  1. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (. screening phenolic flavonoid contents ethanol... talenta.usu.ac.id/idjpcr/article/view/18235Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research screening phenolic flavonoid contents ethanol talenta usu ac idjpcr article view 18235
Read online
File size464.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test