PDGIPDGI

Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental Association

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas susu kedelai (Glycine max (L.) Merill) terhadap pergerakan gigi pada pengobatan ortodontik. Metode penelitian menggunakan desain kelompok kontrol dengan uji pasca laboratorium eksperimental. Dua puluh empat guinea pig betina (Cavia C) dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap objek diberi makan bubuk isolat flavonoid susu kedelai dengan dosis 3,12 g/kg BB dan 6,25 g/kg BB. Analisis data menggunakan analisis varians satu arah dan Kruskal-Wallis, dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu kedelai dengan dosis 6,25 g/kg BB dan 3,12 g/kg BB efektif pada jarak pergerakan gigi guinea pig yang menjalani pengobatan ortodontik. Kesimpulannya, susu kedelai dengan dosis 6,25 g/kg BB adalah yang paling efektif untuk jarak pergerakan gigi guinea pig dalam pengobatan ortodontik.

Susu kedelai dengan dosis 6,25 g/kg BB terbukti efektif dalam meningkatkan jarak pergerakan gigi pada guinea pig yang menjalani pengobatan ortodontik.Hal ini menunjukkan bahwa isolat flavonoid dalam susu kedelai dapat membantu proses remodeling tulang, sehingga gigi dapat bergerak lebih cepat, lebih stabil, dan menghasilkan jarak pergerakan yang lebih besar.Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsumsi nutrisi yang mengandung fitoestrogen, seperti yang terdapat dalam susu kedelai, dapat membantu mengimbangi penurunan hormon estrogen selama pengobatan ortodontik, sehingga mendukung proses remodeling tulang dan pergerakan gigi.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi nutrisi yang mendukung keberhasilan pengobatan ortodontik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar penelitian lanjutan dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek isolat flavonoid susu kedelai pada proses remodeling tulang dan pergerakan gigi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan model hewan yang lebih kompleks atau bahkan pada manusia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dosis optimal isolat flavonoid susu kedelai yang dapat memberikan manfaat maksimal pada pengobatan ortodontik. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efektivitas pengobatan ortodontik dan kualitas hidup pasien.

  1. Effectiveness of Flavonoid Isolate (Glycine max merill) on Distances of Orthodontic Teeth Movement |... doi.org/10.32793/jida.v7i1.1125Effectiveness of Flavonoid Isolate Glycine max merill on Distances of Orthodontic Teeth Movement doi 10 32793 jida v7i1 1125
Read online
File size496.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test