UNISBARUNISBAR

One moment, please...One moment, please...

Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh antara komunikasi, motivasi kerja, lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan data primer, dan metode penelitian melibatkan dua variabel: variabel dependen dan variabel independen. Populasi yang ada yaitu sebanyak 230 pegawai dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai yang berjumlah 86 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Nonprobability Sampling dengan menggunakan Sampling Insidental. Analisis yang digunakan, yaitu mean, uji validitas, uji reliabilitas, koefisien determinasi (R2), uji t. Hasil penelitian: komunikasi, motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Sub Bagian Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian RI.

Variabel komunikasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Sub Bagian Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian RI.Variabel motivasi kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada unit tersebut.Selain itu, variabel lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Sub Bagian Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian RI.

Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah terdapat perbedaan pengaruh komunikasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai antara unit kerja yang memiliki tingkat digitalisasi tinggi dan rendah dalam Kementerian Pertanian, sehingga dapat menilai peran teknologi dalam memperkuat faktor‑faktor tersebut. Selain itu, studi dapat menyelidiki peran mediasi kepuasan kerja dalam hubungan antara variabel‑variabel independen (komunikasi, motivasi kerja, lingkungan kerja fisik) dan kinerja pegawai pada Sub Bagian Umum dan Pengadaan, untuk memahami mekanisme yang mendasari pengaruhnya. Selanjutnya, penggunaan pendekatan kualitatif atau metode campuran dapat diupayakan untuk menggali faktor‑faktor kontekstual yang belum teridentifikasi, seperti budaya organisasi atau kepemimpinan, yang mungkin mempengaruhi kinerja pegawai pada sektor publik serupa. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke kementerian atau institusi lain untuk menguji generalisasi temuan serta mengevaluasi apakah faktor‑faktor yang sama berlaku di lingkungan kerja yang berbeda. Akhirnya, analisis longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan pengaruh variabel‑variabel tersebut seiring waktu, sehingga memberikan gambaran dinamika kinerja pegawai dalam jangka panjang.

  1. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI (SUATU KAJIAN STUDI LITERATUR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA)... doi.org/10.31933/jimt.v2i4.466FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI SUATU KAJIAN STUDI LITERATUR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA doi 10 31933 jimt v2i4 466
  2. Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan... jurnal.um-palembang.ac.id/ilmu_manajemen/article/view/2929Pengaruh Motivasi Kerja Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan jurnal um palembang ac ilmu manajemen article view 2929
Read online
File size978.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test