UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Matua Jurnal ManajemenEkasakti Matua Jurnal ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM pada PT. KAI Divre II Sumatra barat stasiun Simpang Haru Padang. Metode pengumpulan data riset lapangan menggunakan angket. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian Keuangan dan SDM pada PT.KAI Divre II Sumatra barat stasiun Simpang Haru Padang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) indikator dominan pada masing-masing variabel: (a) indikator dominan pada variabel kinerja karyawan dalam kategori baik. (b) indikator dominan pada variabel gaya kepemimpinan dalam kategori baik. (c) indikator dominan pada variabel motivasi kerja dalam kategori baik. (d) indikator dominan variabel disiplin kerja dalam kategori baik. (2) gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,560 dan nilai signifikan 0,005<0,05. (3) motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,078 dan nilai signifikan 0,542 > 0,05. (4) disiplin kerja berpengaruh positif dan tidak signifkan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,272 dan nilai signifikan 0,075 > 0,05. (5) gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan bersama-sama terhadap kinerja karyawan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,409 dan nilai Uji F 0,000b < 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.(a) Indikator dominan pada variabel kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang adalah Tanggung jawab dengan kategori baik.(b) Indikator dominan pada variabel Gaya Kepemimpinan karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang adalah Mempengaruhi bawahan dengan kategori baik.(c) Indikator dominan pada variabel Motivasi kerja karayawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang adalah kebutuhan sosial dengan kategori baik.(d) Indikator dominan pada variabel Disiplin kerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang adalah Taat terhadap peraturan perusahaan dengan kategori baik.(2) Variabel gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang.(3) Variabel Motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang.(4) Variabel Disiplin Kerja secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang.(5) Variabel Gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan secara simultan atau secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan bagian Keuangan dan SDM PT.KAI Divre II Sumbar Stasiun Simpang Haru Padang.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, seperti kompetensi, budaya organisasi, dan lingkungan kerja. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak gaya kepemimpinan yang berbeda terhadap kinerja karyawan, serta bagaimana motivasi dan disiplin kerja dapat ditingkatkan untuk mencapai kinerja yang lebih optimal. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara disiplin kerja dan kinerja karyawan secara lebih mendalam, serta bagaimana disiplin kerja dapat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan dan mengembangkan strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif.
- PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA... doi.org/10.33373/dms.v11i1.3418PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA doi 10 33373 dms v11i1 3418
- Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan | MENAWAN : Jurnal... Doi.Org/10.61132/Menawan.V2i2.398Pengaruh Gaya Kepemimpinan Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan MENAWAN Jurnal Doi Org 10 61132 Menawan V2i2 398
| File size | 173.93 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, ditemukan bahwa pencatatan keuangan masih sederhana danMenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, ditemukan bahwa pencatatan keuangan masih sederhana dan
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Oleh karena itu, pelaku usaha mikro perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen waktu kerja sebagai bagian dari strategi usaha. Dengan perencanaanOleh karena itu, pelaku usaha mikro perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya manajemen waktu kerja sebagai bagian dari strategi usaha. Dengan perencanaan
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Akuntansi syariah tidak hanya merupakan sistem pencatatan teknis, tetapi mencerminkan tanggung jawab moral, sosial, dan spiritual yang bersumber dari syariatAkuntansi syariah tidak hanya merupakan sistem pencatatan teknis, tetapi mencerminkan tanggung jawab moral, sosial, dan spiritual yang bersumber dari syariat
UNUPASURUANUNUPASURUAN Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi adaptasi budaya yang efektif dalam menghadapi ekosistem keuangan digital yang berkembang pesat. MetodeStudi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi adaptasi budaya yang efektif dalam menghadapi ekosistem keuangan digital yang berkembang pesat. Metode
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Kualitas Pelayanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Winaya Mukti berdasarkan tanggapan responden secara keseluruhan berada pada kategori sangatKualitas Pelayanan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Winaya Mukti berdasarkan tanggapan responden secara keseluruhan berada pada kategori sangat
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dengan desain antarmuka pengguna yang intuitif, sistem memberikan kemudahan akses dan navigasi bagi pengguna. Formulir login memungkinkan pengguna untukDengan desain antarmuka pengguna yang intuitif, sistem memberikan kemudahan akses dan navigasi bagi pengguna. Formulir login memungkinkan pengguna untuk
UNARSUNARS Kinerja bank berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem keuangan Indonesia. NPL, LDR, dan NII meningkatkan stabilitas, sedangkan BOPO menguranginya.Kinerja bank berpengaruh signifikan terhadap stabilitas sistem keuangan Indonesia. NPL, LDR, dan NII meningkatkan stabilitas, sedangkan BOPO menguranginya.
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Survei kepuasan yang dilaksanakan merupakan salah satu evaluasi kinerja proses. Adapun hasil kesimpulan dari survei kepuasan adalah sebagai berikut ProfilSurvei kepuasan yang dilaksanakan merupakan salah satu evaluasi kinerja proses. Adapun hasil kesimpulan dari survei kepuasan adalah sebagai berikut Profil
Useful /
BINAMANDIRIBINAMANDIRI Penelitian ini menganalisis pentingnya manajemen operasional dalam aktivitas pendakian gunung yang berisiko tinggi, yang sering kali kurang terencana secaraPenelitian ini menganalisis pentingnya manajemen operasional dalam aktivitas pendakian gunung yang berisiko tinggi, yang sering kali kurang terencana secara
UNESPADANGUNESPADANG Indikator dominan kecakapan pelayanan pegawai adalah keandalan dengan nilai TCR sebesar 87,40%, indikator dari budaya organisasi indikator adalah keagresifanIndikator dominan kecakapan pelayanan pegawai adalah keandalan dengan nilai TCR sebesar 87,40%, indikator dari budaya organisasi indikator adalah keagresifan
UNESPADANGUNESPADANG Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakanSampel dalam penelitian ini sebanyak 41 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan
UNESPADANGUNESPADANG Indikator dominan dalam variabel komitmen kerja adalah Disiplin dalam bekerja dengan nilai TCR sebesar 83,00%, loyalitas kerja adalah Rasa memiliki denganIndikator dominan dalam variabel komitmen kerja adalah Disiplin dalam bekerja dengan nilai TCR sebesar 83,00%, loyalitas kerja adalah Rasa memiliki dengan