UMUM

Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and Arts

Suasana pagi di Kota Malang identik dengan keramaian yang dipicu oleh aktivitas masyarakat, salah satunya di pasar tradisional. Pasar Kebalen menjadi objek penciptaan karena menyimpan dinamika visual dan karakter khas yang menarik. Proses penciptaan dilakukan secara langsung di lokasi (on the spot) dengan pendekatan sketsa ekspresif, yaitu melalui teknik spontan menggunakan bambu dan tinta bak di atas kertas. Pendekatan ini memungkinkan pencipta menangkap gerak, suasana, serta ekspresi visual khas dari aktivitas pasar. Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk merepresentasikan aktivitas pedagang Pasar Kebalen di pagi hari melalui proses observasi langsung, pengembangan ide secara spontan, serta perwujudan karya dengan pendekatan ekspresif untuk dipresentasikan dalam pameran berjudul Sketsa Ekspresif Pasar Kebalen.

Penciptaan karya sketsa ekspresif ini berangkat dari ketertarikan terhadap dinamika aktivitas pedagang di Pasar Kebalen pada pagi hari yang sarat interaksi sosial dan gestur visual.Melalui observasi langsung dan penerapan metode penciptaan Alma Hawkins, pencipta menghasilkan enam karya sketsa ekspresif menggunakan tinta bak di atas kertas ivory dengan teknik goresan spontan.Penggunaan bambu runcing dan kuas mampu memperkuat karakter ekspresif karya serta merepresentasikan suasana pasar secara emosional.Pameran yang diselenggarakan pada 4–6 Desember 2023 di Universitas Negeri Malang memperoleh respons positif dari pengunjung, yang menilai karya berhasil menghadirkan suasana pasar tradisional secara visual dan kontekstual, sekaligus menunjukkan bahwa sketsa ekspresif dapat menjadi medium reflektif terhadap realitas sosial keseharian.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi dampak pasar tradisional terhadap pelestarian budaya lokal melalui pendekatan seni visual. Selain itu, eksplorasi teknik sketsa ekspresif dengan media alternatif seperti digital atau mixed media bisa menghasilkan wawasan baru tentang adaptasi seni tradisional di era modern. Terakhir, penelitian tentang persepsi masyarakat terhadap karya seni yang merepresentasikan kehidupan pasar tradisional dapat memberikan perspektif lebih luas tentang relevansi seni dalam konteks sosial dan ekonomi lokal.

  1. Article | KnE Open. article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities... kneopen.com/kne-social/article/view/7618Article KnE Open article kne open social sciences issn 668x latest conference proceedings humanities kneopen kne social article view 7618
  2. KAJIAN PERAN SKETSA DALAM PROSES KREATIF DAN PENDIDIKAN DESAIN (Kasus Pengalaman Belajar Desain di Era... journal.isi.ac.id/index.php/lintas/article/view/7199KAJIAN PERAN SKETSA DALAM PROSES KREATIF DAN PENDIDIKAN DESAIN Kasus Pengalaman Belajar Desain di Era journal isi ac index php lintas article view 7199
  3. Eksplorasi Gamelan Angklung dan Selonding Sebagai Media Ungkap Dalam Penciptaan Karya Musik “Kapetengan”... jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/segarawidya/article/view/1425Eksplorasi Gamelan Angklung dan Selonding Sebagai Media Ungkap Dalam Penciptaan Karya Musik yCeKapetenganyCAy jurnal isi dps ac index php segarawidya article view 1425
  4. EKSPRESI GORESAN GARIS DAN WARANA DALAM KARYA SENI LUKIS | Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya. ekspresi... doi.org/10.36982/jsdb.v1i1.124EKSPRESI GORESAN GARIS DAN WARANA DALAM KARYA SENI LUKIS Besaung Jurnal Seni Desain dan Budaya ekspresi doi 10 36982 jsdb v1i1 124
Read online
File size2.68 MB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test