UMUM

Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and Arts

Pasar terapung merupakan salah satu bentuk pasar tradisional yang memiliki karakteristik unik, di mana aktivitas jual-beli dilakukan di atas perairan menggunakan jukung (perahu) sebagai sarana utama mobilitas. Dalam konteks tersebut, perempuan memainkan peran sentral, tidak hanya berfungsi sebagai pedagang, tetapi juga berperan sebagai pengumpul bahan dagangan dan petani, yang turut membangun ekosistem ekonomi lokal. Namun, penetrasi modernisasi telah memicu perubahan sosial signifikan, menyebabkan aktivitas pasar terapung mengalami penurunan intensitas seiring pergeseran perilaku konsumen dan metode perdagangan. Penelitian seni ini dirancang sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, dengan fokus pada dinamika dan semangat perempuan di Pasar Terapung Lok Baintan, Sungai Martapura, sebagai objek apresiasi estetis dan antropologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kreatif yang meliputi tiga tahapan utama: eksplorasi (studi visual dan konseptual), improvisasi (pengembangan ide dan komposisi), serta perwujudan (realiasi teknis). Hasil penelitian berupa enam karya lukis yang diberi judul Mendayung Berkah, Baisukan (Pagi), Pusaran Berkah, Dayung Kehidupan, Barisan Jukung, dan Pulang. Karya-karya tersebut dipamerkan sebagai representasi visual sekaligus refleksi terhadap pergeseran budaya dan peran perempuan dalam mempertahankan tradisi pasar terapung melalui medium seni rupa.

Penelitian ini menghasilkan enam karya lukis yang merepresentasikan dinamika dan semangat perempuan di Pasar Terapung Lok Baintan.Karya-karya ini menjadi bentuk pelestarian budaya lokal melalui pendekatan artistik yang menggabungkan teknik tekstur dan komposisi visual.Penelitian menunjukkan bahwa pasar terapung mengalami perubahan akibat modernisasi, namun peran perempuan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga tradisi ekonomi dan budaya.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup pengembangan pendekatan interdisipliner dan eksplorasi teknologi dalam memperkaya makna karya seni.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak modernisasi terhadap peran perempuan di pasar terapung dengan pendekatan kualitatif untuk memahami dinamika sosial yang lebih mendalam. 2. Studi tentang pengaruh teknologi digital terhadap keberlanjutan pasar terapung dapat dikembangkan, seperti pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan aktivitas ekonomi tradisional. 3. Penelitian tentang penggunaan bahan alami atau inovatif dalam seni lukis untuk merepresentasikan budaya lokal dapat menjadi arah baru, dengan fokus pada keberlanjutan dan ekspresi estetika yang lebih kreatif.

  1. Representasi Pasar Terapung Lok Baintan dalam Karya Lukis Tekstur | Journal of Language Literature and... journal3.um.ac.id/index.php/fs/article/view/3995Representasi Pasar Terapung Lok Baintan dalam Karya Lukis Tekstur Journal of Language Literature and journal3 um ac index php fs article view 3995
  2. EKSPERIMENTASI TEKSTUR SILIKA DALAM PENCIPTAAN LUKISAN | Sucitra | Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain.... journal.isi.ac.id/index.php/ars/article/view/3029EKSPERIMENTASI TEKSTUR SILIKA DALAM PENCIPTAAN LUKISAN Sucitra Ars Jurnal Seni Rupa dan Desain journal isi ac index php ars article view 3029
  3. Women Traders Livelihoods in Tourism Area of Lok Baintan Floating Market | Journal of Indonesian Tourism... jitode.ub.ac.id/index.php/jitode/article/view/382Women Traders Livelihoods in Tourism Area of Lok Baintan Floating Market Journal of Indonesian Tourism jitode ub ac index php jitode article view 382
Read online
File size895.99 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test