UMUM
Journal of Language Literature and ArtsJournal of Language Literature and ArtsTeknologi komunikasi dan informasi merupakan penerapan prinsip-prinsip keilmuan dalam bidang komunikasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses komunikasi. Perkembangannya membawa dampak positif sekaligus negatif, terutama bagi remaja yang berada pada fase pencarian jati diri. Remaja sering digambarkan berada pada posisi ambivalen, tidak lagi tergolong anak-anak, tetapi juga belum sepenuhnya dewasa, sehingga rentan terhadap pengaruh negatif teknologi komunikasi. Dampak tersebut antara lain berupa kecanduan gawai, penyalahgunaan media sosial, serta menurunnya kualitas interaksi sosial. Penelitian penciptaan ini bertujuan memvisualisasikan dampak negatif teknologi komunikasi dan informasi terhadap remaja melalui karya seni lukis. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan I Made Bandem yang terdiri atas lima tahapan, yaitu persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi, dan penyelesaian. Proses ini memungkinkan pencipta untuk mengembangkan gagasan, merumuskan konsep visual, serta merealisasikan ide menjadi karya seni. Hasil penelitian menghasilkan enam karya seni lukis yang menampilkan representasi visual mengenai dampak negatif teknologi komunikasi dan informasi bagi remaja. Karya tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai media refleksi dan penyadaran bagi masyarakat, khususnya remaja, mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak dan proporsional.
Karya seni lukis surealisme dengan media pensil di atas kanvas ini mengangkat ide tentang dampak negatif perkembangan teknologi komunikasi dan informasi bagi remaja.Fenomena tersebut menunjukkan bahwa banyak remaja belum sepenuhnya menyadari keterpaparan mereka terhadap dampak negatif teknologi.Melalui persiapan konsep yang matang, pengolahan objek, serta teknik arsiran yang tepat, karya yang dihasilkan mampu menampilkan estetika visual yang menarik sekaligus menyampaikan pesan kritis tentang fenomena sosial tersebut.Pemilihan objek, penggabungan unsur visual, dan pendistorsian yang terencana berhasil memperkuat pesan simbolis sehingga penikmat karya dapat merasakan pengalaman emosional yang terbangun melalui interaksi antar-subjek dalam lukisan.Proses perubahan sketsa setelah melalui bimbingan juga memberikan kontribusi pada penguatan pesan, sehingga karya lebih komunikatif dan mudah dipahami audiens.Dengan demikian, penggunaan media pensil yang biasanya diaplikasikan pada kertas, berhasil dieksplorasi secara kreatif pada kanvas, memperkaya kemungkinan teknik dalam seni lukis kontemporer.Secara keseluruhan, penciptaan karya ini berjalan lancar dan memuaskan.Perubahan kecil yang dilakukan dari rancangan awal justru memperkuat komposisi dan makna karya.Karya ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya remaja dan mahasiswa, untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi komunikasi dan informasi, sekaligus menjadi cermin kritis terhadap realitas sosial yang ada.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan media campuran (mixed media) untuk memperkaya dimensi visual dan makna simbolis dalam karya seni. Selain itu, penelitian lebih lanjut bisa melibatkan pendekatan psikologi perkembangan remaja untuk mengkaji dampak emosional dan kognitif dari karya seni bertema teknologi, sehingga tercipta karya yang tidak hanya bernilai estetik tetapi juga memiliki kontribusi edukatif dan sosial yang lebih luas. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas karya seni sebagai media edukasi teknologi di lingkungan sekolah atau komunitas remaja, dengan membandingkan respons audiens terhadap berbagai bentuk media seni seperti lukis, instalasi, atau digital.
- KAJIAN PERAN SKETSA DALAM PROSES KREATIF DAN PENDIDIKAN DESAIN (Kasus Pengalaman Belajar Desain di Era... journal.isi.ac.id/index.php/lintas/article/view/7199KAJIAN PERAN SKETSA DALAM PROSES KREATIF DAN PENDIDIKAN DESAIN Kasus Pengalaman Belajar Desain di Era journal isi ac index php lintas article view 7199
- EKOLOGI ALAM SEKITAR SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS | Kusa Lawa. ekologi alam ide penciptaan... kusalawa.ub.ac.id/index.php/kusalawa/article/view/34EKOLOGI ALAM SEKITAR SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS Kusa Lawa ekologi alam ide penciptaan kusalawa ub ac index php kusalawa article view 34
- Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi bagi Remaja sebagai Ide Penciptaan Seni... journal3.um.ac.id/index.php/fs/article/view/5104Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informasi bagi Remaja sebagai Ide Penciptaan Seni journal3 um ac index php fs article view 5104
- Studi Literatur Surealisme di Indonesia | Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual. studi literatur surealisme... doi.org/10.31937/ultimart.v14i1.2021Studi Literatur Surealisme di Indonesia Ultimart Jurnal Komunikasi Visual studi literatur surealisme doi 10 31937 ultimart v14i1 2021
| File size | 1.81 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Proses komunikasi batin seperti self-talk, evaluasi diri, dan pemaknaan spiritual terbukti memengaruhi bagaimana individu menafsirkan tuntutan akademikProses komunikasi batin seperti self-talk, evaluasi diri, dan pemaknaan spiritual terbukti memengaruhi bagaimana individu menafsirkan tuntutan akademik
UMUM Data resepsi didominasi oleh indikator representasi isu sebanyak 38 data, pesan isu sebanyak 34 data, upaya pencegahan sebanyak 32 data, dan upaya penangananData resepsi didominasi oleh indikator representasi isu sebanyak 38 data, pesan isu sebanyak 34 data, upaya pencegahan sebanyak 32 data, dan upaya penanganan
UMUM Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kritik seni holistik sebagai kerangka analisis. Kritik holistik mencakup tiga faktor utama,Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kritik seni holistik sebagai kerangka analisis. Kritik holistik mencakup tiga faktor utama,
PBNSURABAYAPBNSURABAYA Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 32 perawat di unitPenelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 32 perawat di unit
STPKAKSTPKAK Integrasi model PERMA dengan tradisi pastoral Katolik menghasilkan pendekatan holistik yang fleksibel dalam menghadapi tantangan praktis dan perbedaanIntegrasi model PERMA dengan tradisi pastoral Katolik menghasilkan pendekatan holistik yang fleksibel dalam menghadapi tantangan praktis dan perbedaan
STAIN MADINASTAIN MADINA Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Tarekat Naqsyabandiyah dalam proses rehabilitasi spiritual bagi korban penyalahgunaan narkobaPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Tarekat Naqsyabandiyah dalam proses rehabilitasi spiritual bagi korban penyalahgunaan narkoba
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Melalui upacara, pandita mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan ajaran agama yang relevan dengan kehidupan umat. merupakan proses yang kompleks danMelalui upacara, pandita mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan ajaran agama yang relevan dengan kehidupan umat. merupakan proses yang kompleks dan
UYPUYP Pola Komunikasi yang sesuai menjadi salah satu syarat untuk mencapai keberhasilan pada proses belajar mengajar melalui jaringan. Penggunaan komunikasiPola Komunikasi yang sesuai menjadi salah satu syarat untuk mencapai keberhasilan pada proses belajar mengajar melalui jaringan. Penggunaan komunikasi
Useful /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh karya Ilmiah utama yang membahas perkembangan teologi Islam.Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh karya Ilmiah utama yang membahas perkembangan teologi Islam.
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan,Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan,
UMUM Lakshmi melakukan dua bentuk resistensi, yakni hibriditas dan mimikri (ambivalensi dalam mimikri-mockery). Bentuk resistensi pertama berupa hibriditasLakshmi melakukan dua bentuk resistensi, yakni hibriditas dan mimikri (ambivalensi dalam mimikri-mockery). Bentuk resistensi pertama berupa hibriditas
UMUM Namun, popularitasnya masih rendah jika dibandingkan dengan kawasan Bali Selatan dan hingga kini belum memiliki city branding yang optimal untuk mengangkatNamun, popularitasnya masih rendah jika dibandingkan dengan kawasan Bali Selatan dan hingga kini belum memiliki city branding yang optimal untuk mengangkat