UINUIN

Sharia Agribusiness JournalSharia Agribusiness Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi tenaga kerja, pengeluaran pemerintah, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Penanaman Modal Asing (PMA) dalam menunjang perkembangan sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), meliputi data tenaga kerja sektor pertanian, pengeluaran pemerintah daerah, PMDN, PMA, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara selama periode tahun 2014–2024. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, yaitu PDRB sektor pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara, yang berarti bahwa peningkatan jumlah tenaga kerja mampu mendorong peningkatan kapasitas produksi dan pertumbuhan sektor pertanian secara berkelanjutan. Sementara itu, variabel yang tidak signifikan secara parsial menunjukkan bahwa koefisiennya secara statistik tidak berbeda dari nol, sehingga tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen dan tidak diinterpretasikan lebih lanjut, termasuk arah koefisiennya. Koefisien negatif pada variabel pengeluaran pemerintah dan PMDN menunjukkan bahwa alokasi anggaran pemerintah dan investasi domestik belum dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan produktif yang secara langsung mampu meningkatkan output sektor pertanian dalam jangka pendek. Selain itu, PMA yang tidak signifikan mengindikasikan bahwa investasi asing di Provinsi Sumatera Utara cenderung lebih banyak diarahkan pada sektor non-pertanian, sehingga kontribusinya terhadap peningkatan PDRB sektor pertanian masih relatif terbatas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperlukan upaya peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan, peningkatan efektivitas belanja pemerintah terutama pada belanja modal yang berorientasi pada pembangunan infrastruktur pertanian, serta pengelolaan investasi domestik dan asing yang lebih tepat sasaran agar mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap pertumbuhan sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara, sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara.

Tenaga kerja merupakan satu-satunya variabel yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara.Pengeluaran pemerintah, PMDN, dan PMA tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik.Sektor pertanian masih sangat bergantung pada tenaga kerja sebagai faktor produksi utama.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti teknologi, luas lahan, dan produktivitas agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak teknologi pertanian terhadap produktivitas sektor pertanian di Sumatera Utara, khususnya dalam konteks peran PMDN pada subsektor perkebunan yang berpotensi meningkatkan output jangka pendek. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam mengenai strategi pengelolaan PMA yang lebih efektif untuk sektor pertanian, terutama dalam memperkuat keterkaitan antara investasi asing dan pengembangan infrastruktur pertanian. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kebijakan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan alokasi anggaran untuk mendukung pertumbuhan sektor pertanian melalui pendekatan berbasis data dan evaluasi kinerja proyek yang transparan.

Read online
File size462.2 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test