AKPERAKPER

Jurnal Wacana KesehatanJurnal Wacana Kesehatan

Latar belakang obesitas merupakan salah satu faktor risiko kematian paling penting di dunia. Penelitian dilakukan dengan menghitung prevalensi obesitas dan memeriksa faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas dengan menggabungkan data dari indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, pola lama tidur, dan pola makan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian obesitas pada usia produktif. Metode penelitian melibatkan 117 responden berusia dewasa dengan menggunakan desain studi cross-sectional dan pengambilan sampel acak. Data tentang demografi, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, pola lama tidur, dan pola makan dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Pengukuran digunakan bersama dengan tinggi badan, berat badan, usia, dan jenis kelamin untuk menghitung IMT. Selanjutnya data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil analisis diketahui sebagian besar mengalami obesitas, memiliki lingkar perut diatas normal, pola tidur 7-8 jam/hari, dan pola makan kurang baik (62%). Responden dengan jenis kelamin perempuan (89,7%) lebih dominan dibanding laki-laki (10,3%). Usia terbanyak pada usia ≥ 35 tahun sejumlah 83 responden (70,5%). Pekerjaan responden yang dominan yaitu ibu rumah tangga sebanyak 78 responden (66,3%). Berdasarkan tabel 2 persentase responden berdasarkan IMT responden yang mengalami obesitas sejumlah 58 responden. Hasil pengukuran skrining obesitas berdasarkan lingkar pinggang didapatkan sebagian besar mengalami obesitas. Persentase responden yang mengalami obesitas terbanyak pada kategori pola lama tidur kurang dari 6 jam, pola makan yang kurang baik, dan ada masalah dalam makan (menu makan tidak seimbang). Berdasarkan hasil ini disimpulkan obesitas menjadi masalah global, diperlukan informasi yang memadai tentang bahaya obesitas dan intervensi untuk mengatasi obesitas.

Penelitian menunjukkan ada 2 faktor resiko yang signifikan secara statistik terhadap obesitas di Kampung Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah, yaitu pola lama tidur dan pola makan kurang baik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh jangka panjang pola tidur terhadap perkembangan obesitas pada berbagai kelompok usia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas program edukasi gizi dalam mengurangi risiko obesitas. Terakhir, dapat dieksplorasi peran faktor budaya dalam membentuk kebiasaan makan dan dampaknya terhadap tingkat obesitas.

  1. Skrining Faktor Risiko Obesitas Usia Produktif | Kohir | Jurnal Wacana Kesehatan. skrining faktor risiko... jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/wacana/article/view/673Skrining Faktor Risiko Obesitas Usia Produktif Kohir Jurnal Wacana Kesehatan skrining faktor risiko jurnal akperdharmawacana ac index php wacana article view 673
Read online
File size277.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test