AIATAIAT
Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di NusantaraNun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di NusantaraDiskursus mengenai kesaksian perempuan dalam Al-Quran telah memunculkan beragam penafsiran di kalangan mufasir Indonesia, yang mencerminkan pendekatan metodologis dan latar belakang sosio-kultural yang berbeda. Salah satu ayat utama dalam isu ini adalah QS. 2:282, yang mengatur prosedur pencatatan transaksi keuangan, termasuk persyaratan saksi. Penelitian ini membandingkan interpretasi Hamka dalam Tafsir al-Azhar dan M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah. Hamka cenderung mengambil pendekatan tradisional dengan menyatakan bahwa satu laki-laki setara dengan dua perempuan karena laki-laki lebih aktif dalam ranah publik. Sebaliknya, Quraish Shihab menekankan pendekatan kontekstual, di mana kesaksian seharusnya didasarkan pada kompetensi, bukan gender. Dengan metode kualitatif dan analisis isi, penelitian ini menemukan bahwa faktor sosial-historis berpengaruh besar dalam pembentukan tafsir. Interpretasi Hamka mencerminkan struktur sosial zamannya, sedangkan Quraish Shihab menyesuaikannya dengan realitas sosial modern. Studi ini menegaskan bahwa tafsir Al-Quran bersifat dinamis dan perlu reinterpretasi kontekstual untuk menegakkan keadilan gender. Melalui perbandingan dua karya tafsir ini, penelitian berkontribusi pada wacana mengenai kedudukan hukum perempuan dalam Islam serta implikasinya bagi masyarakat Muslim kontemporer.
Penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan interpretasi Hamka dan Quraish Shihab terhadap QS.282 dipengaruhi oleh pendekatan metodologis serta konteks sosial-historis masing-masing mufasir.Hamka menafsirkan ayat ini dalam kerangka sosial zamannya, di mana pembagian peran gender masih kuat, sehingga ia menekankan keunggulan laki-laki dalam kesaksian berdasarkan pengalaman di ranah publik.Sebaliknya, Quraish Shihab mengajukan tafsir yang lebih fleksibel dan kontekstual, menekankan bahwa kompetensi dan kredibilitas individu lebih penting daripada perbedaan gender.Analisis terhadap kedua tafsir mengungkapkan bahwa pemahaman keagamaan, khususnya dalam isu gender, bersifat dinamis dan berkembang seiring dengan perubahan sosial.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana tafsir gender dalam Al-Quran berinteraksi dengan hukum positif di negara-negara Muslim, serta bagaimana pendekatan hermeneutika modern dapat memperkaya pemahaman tentang kesetaraan gender dalam Islam. Selain itu, studi tentang dampak digitalisasi dan media sosial terhadap interpretasi Al-Quran dalam konteks globalisasi juga relevan. Penelitian lain dapat fokus pada perbandingan interpretasi kesaksian perempuan di berbagai tradisi Islam non-Indonesia untuk memperkaya perspektif kontekstual.
| File size | 424.19 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
AIATAIAT Dengan demikian, pemahaman akan karakteristik tafsir modern Indonesia dapat diperluas, sekaligus menguatkan relevansinya sebagai instrumen dialog antaraDengan demikian, pemahaman akan karakteristik tafsir modern Indonesia dapat diperluas, sekaligus menguatkan relevansinya sebagai instrumen dialog antara
AKPERAKPER Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental One-group Pretest-posttest, dengan 62 siswa yang dipilih menggunakan metode Quota Sampling. PretestPenelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental One-group Pretest-posttest, dengan 62 siswa yang dipilih menggunakan metode Quota Sampling. Pretest
UNNESUNNES Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying,Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying,
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Artikel ini mengeksplorasi esensi pelayanan diakonia melalui tindakan Yesus dalam penggandaan roti di Yohanes 6:1-15. Analisis sinkronis menggunakan skemaArtikel ini mengeksplorasi esensi pelayanan diakonia melalui tindakan Yesus dalam penggandaan roti di Yohanes 6:1-15. Analisis sinkronis menggunakan skema
AIATAIAT Proposalnya menjadi materi berharga bagi para feminis untuk terus merumuskan ulang, mengevaluasi, dan berintrospeksi agar tawaran mereka cukup masuk akalProposalnya menjadi materi berharga bagi para feminis untuk terus merumuskan ulang, mengevaluasi, dan berintrospeksi agar tawaran mereka cukup masuk akal
AIATAIAT Dialektika tersebut memindahkan puritanisme dari wilayah pemaksaan akidah ke ranah etika sosial. eksistensi pemeluk agama lain dihormati sebagai hak asasi,Dialektika tersebut memindahkan puritanisme dari wilayah pemaksaan akidah ke ranah etika sosial. eksistensi pemeluk agama lain dihormati sebagai hak asasi,
AIATAIAT Yūnus [10]: 3 yang ditautkan dengan QS. asy-Syūrā [42]: 11, studi ini menelusuri bagaimana istiwā ditempatkan dalam koridor iṡbāt sehingga maknaYūnus [10]: 3 yang ditautkan dengan QS. asy-Syūrā [42]: 11, studi ini menelusuri bagaimana istiwā ditempatkan dalam koridor iṡbāt sehingga makna
STBASTBA Subtitle Indonesia dari Derry Girls Season 2 memprioritaskan kejelasan, alur yang alami, dan adaptasi budaya. Penggunaan strategi subtitling seperti paraphrase,Subtitle Indonesia dari Derry Girls Season 2 memprioritaskan kejelasan, alur yang alami, dan adaptasi budaya. Penggunaan strategi subtitling seperti paraphrase,
Useful /
AIATAIAT Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan relevan. Penemuan ini menekankan pentingnya harmoni antara pendekatanIntegrasi kedua pendekatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan relevan. Penemuan ini menekankan pentingnya harmoni antara pendekatan
UNNESUNNES Kemampuan seorang mencakup; kemampuan pedagogik, kemampuan kepribadian, kemampuan sosial dan kemampuan professional yang didapat melalui pendidikan profesi.Kemampuan seorang mencakup; kemampuan pedagogik, kemampuan kepribadian, kemampuan sosial dan kemampuan professional yang didapat melalui pendidikan profesi.
AKPERAKPER Penelitian dilakukan dengan menghitung prevalensi obesitas dan memeriksa faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas dengan menggabungkan data dariPenelitian dilakukan dengan menghitung prevalensi obesitas dan memeriksa faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas dengan menggabungkan data dari
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Ketiga, memacu keterlibatan sosial para penghayat devosi. Devosi yang benar bagi Montfort adalah devosi yang mengantar orang sampai pada tindakan-tindakanKetiga, memacu keterlibatan sosial para penghayat devosi. Devosi yang benar bagi Montfort adalah devosi yang mengantar orang sampai pada tindakan-tindakan