WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA

JPAK: Jurnal Pendidikan Agama KatolikJPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik

Artikel ini mengeksplorasi esensi pelayanan diakonia melalui tindakan Yesus dalam penggandaan roti di Yohanes 6:1-15. Analisis sinkronis menggunakan skema aktansial dan naratif mengungkap bahwa pelayanan diakonia Gereja harus dimulai dengan perhatian terhadap kebutuhan manusia, memberi makan (Sabda dan Ekaristik), serta mentransformasikan mereka. Studi ini menarik wawasan teologis untuk pendekatan kontekstual pelayanan diakonia.

Karya diakonia Gereja berakar pada spiritualitas pelayanan Yesus yang mengutamakan transformasi manusia melalui perhatian terhadap kebutuhan eksistensial.Diakonia Yesus tidak hanya memenuhi kebutuhan lahiriah tetapi juga membentuk persekutuan (communio) melalui Ekaristik.Esensi diakonia Gereja berkaitan dengan pembentukan komunitas berdasarkan Sabda dan Ekaristik, serta tata kelola yang baik untuk menyebarkan anugerah Tuhan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi implikasi diakonia transformatif dalam konteks digitalisasi masyarakat modern, seperti penggunaan teknologi untuk membangun komunitas inklusif. Selain itu, studi tentang hubungan antara Ekaristik dan pelayanan sosial diakonia bisa dilanjutkan untuk memperkuat dimensi spiritual dalam transformasi masyarakat. Terakhir, penelitian kontekstual tentang peran diakonia dalam mengatasi ketimpangan ekonomi di daerah pedesaan dapat menjadi arah penelitian yang relevan.

  1. Pemahaman Gereja Terhadap Diakonia Transformatif Dalam Pengembangan Potensi Jemaat GKI Efata Siaratesa... doi.org/10.58983/jmurai.v3i1.101Pemahaman Gereja Terhadap Diakonia Transformatif Dalam Pengembangan Potensi Jemaat GKI Efata Siaratesa doi 10 58983 jmurai v3i1 101
Read online
File size338.04 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test