STBASTBA

Jurnal SORA - Pernik Studi Bahasa AsingJurnal SORA - Pernik Studi Bahasa Asing

Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkaji linguistik lanskap di daerah jalan Malioboro yang merupakan salah satu wilayah dalam zona otorita oleh Badan Pelaksana Otoritas Borobudur (BPOB). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Digunakan pendekatan penelitian kualitatif, karena penelitian ini mendeskripsikan dan memahami fenomena bahasa berupa lanskap linguistik (LL) meliputi dominasi bahasa, dan fungsi LL yang ada di wilayah Malioboro. Hasil data ditemukan 58 data terdiri dari 19 data dominasi unsur bahasa asing, 28 unsur bahasa Indonesia dan 11 unsur bahasa daerah Jawa. Dari ketiga unsur dominasi bahasa tersebut LL bahasa berupa bilingual bahasa menjadi paling dominan muncul terutama menggunakan unsur bahasa asing dan bahasa Indonesia. Unsur bahasa daerah menjadi lebih sedikit dikarenakan pangsa pasar daerah Malioboro sudah tertuju pada wisatawan mancanegara.

Dari analisis data di bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa terdapat dominasi unsur-unsur bahasa dari 58 data yang ditemukan, terdapat 19 dominasi unsur bahasa asing, 28 dominasi unsur bahasa Indonesia dan 11 dominasi unsur bahasa daerah.Dari ketiga dominasi tersebut bilingual bahasa asing dan bahasa Indonesia menjadi unsur utama penamaan papan nama toko terutama terkait bahasa asing menjadi sangat dominan.Hal ini bukan tanpa alasan, tetapi dengan semakin berkembangnya daerah Malioboro, target pangsa pasarnya pun menjadi mengarah tidak hanya pada wisatawan lokal namun juga wisatawan mancanegara yang menjadikan unsur bahasa asing dan bahasa Indonesia menjadi lebih dominan.Bahkan unsur bahasa daerah menjadi unsur paling sedikit dan lebih banyak didominasi oleh monolingual bahasa daerah Jawa saja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikembangkan penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi peran bahasa daerah dalam konteks pariwisata yang lebih luas, terutama di kawasan lain yang dikelola oleh BPOB. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahasa multilingual pada tingkat kepuasan wisatawan, dengan fokus pada perbandingan antara destinasi yang menggunakan bahasa lokal, nasional, dan internasional. Terakhir, studi tentang bagaimana kebijakan otoritas pariwisata memengaruhi struktur lanskap linguistik di kawasan wisata dapat menjadi arah penelitian baru, terutama dalam memahami dinamika hubungan antara kebijakan dan representasi bahasa di ruang publik.

  1. Linguistik Lanskap di Malioboro: Unsur Bahasa pada Papan Nama Ruang Publik di Daerah Pariwisata dalam... doi.org/10.58359/jurnal_sora.v9i1.220Linguistik Lanskap di Malioboro Unsur Bahasa pada Papan Nama Ruang Publik di Daerah Pariwisata dalam doi 10 58359 jurnal sora v9i1 220
  2. LINGUISTIK LANSKAP DI BALI : TANDA MULTILINGUAL DALAM PAPAN NAMA RUANG PUBLIK | KREDO : Jurnal Ilmiah... doi.org/10.24176/kredo.v3i2.4600LINGUISTIK LANSKAP DI BALI TANDA MULTILINGUAL DALAM PAPAN NAMA RUANG PUBLIK KREDO Jurnal Ilmiah doi 10 24176 kredo v3i2 4600
Read online
File size976.87 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test