STBASTBA

Jurnal SORA - Pernik Studi Bahasa AsingJurnal SORA - Pernik Studi Bahasa Asing

Penelitian ini menganalisis representasi feminisme dan romansa dalam serial Netflix Christmas Flow dengan menggunakan teori interseksionalitas melalui pendekatan intertekstual. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap bagaimana nilai-nilai feminisme dan identitas sosial saling berkelindan dalam hubungan antara Marcus dan Lila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serial ini merepresentasikan feminisme interseksional melalui lima aspek utama: kesetaraan gender, agensi perempuan, representasi perempuan sebagai subjek, dinamika komunikasi lintas kelas dan ras, serta pengaruh identitas sosial terhadap hubungan. Secara keseluruhan, Christmas Flow menghadirkan wacana feminisme modern yang tidak hanya menyoroti perjuangan perempuan, tetapi juga mengaitkannya dengan kompleksitas sosial dan budaya kontemporer.

Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa serial Christmas Flow merepresentasikan nilai feminisme interseksional melalui hubungan antara Marcus dan Lila.Representasi tersebut terlihat dari adanya kritik terhadap stereotipe gender, munculnya kesetaraan relasi laki-laki dan perempuan, serta penggambaran perempuan sebagai sosok yang memiliki agensi, otoritas, dan perlindungan sosial.Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa persoalan gender dalam serial tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan identitas sosial lain seperti ras, kelas, dan budaya.Hasil penelitian ini berimplikasi pada pemahaman bahwa media populer dapat menjadi ruang refleksi sosial dalam membangun kesadaran tentang kesetaraan gender dan interseksionalitas.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji representasi feminisme interseksional pada lebih banyak karya audiovisual, menggunakan pendekatan politik gender, dan menambahkan perspektif resepsi audiens. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana media populer merefleksikan dan membentuk kesadaran sosial tentang kesetaraan gender dan interseksionalitas. Selain itu, penelitian dapat dikembangkan dengan menganalisis bagaimana representasi feminis dalam media populer mempengaruhi persepsi dan perilaku audiens, serta bagaimana audiens dari berbagai latar belakang sosial dan budaya merespons dan menginterpretasikan pesan-pesan feminis tersebut.

Read online
File size404.2 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test