STBASTBA

Jurnal SORA - Pernik Studi Bahasa AsingJurnal SORA - Pernik Studi Bahasa Asing

Penelitian ini mengkaji penggunaan fitur bahasa perempuan dalam Gilmore Girls Musim 1 (Episode 1–3), dengan fokus pada jenis dan fungsi komunikatifnya. Serial ini dipilih karena dialognya yang cepat dan karakter perempuan yang kompleks, sehingga menyediakan materi linguistik yang kaya untuk analisis sosiolinguistik komunikasi gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan pencatatan. Data diambil dari dialog episode terpilih dan dianalisis menggunakan teori fitur bahasa perempuan dari Lakoff serta teori fungsi bahasa dari Pearson. Analisis dilakukan dengan mengkategorikan sepuluh fitur bahasa perempuan yang ditemukan dan menafsirkan fungsinya dalam interaksi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sepuluh fitur muncul, dengan intensifiers sebagai yang paling sering digunakan, diikuti oleh lexical hedges atau pengisi, dan bentuk super sopan. Istilah warna yang tepat serta tata bahasa hiperkoreksi menjadi yang paling jarang digunakan dan hanya muncul pada konteks tertentu. Secara fungsional, penggunaan terbanyak adalah untuk melembutkan ucapan, diikuti oleh mengekspresikan perasaan, mengekspresikan ketidakpastian, memunculkan respon, dan memulai diskusi. Temuan ini menunjukkan bahwa karakter perempuan dalam Gilmore Girls memanfaatkan fitur bahasa perempuan tidak hanya untuk kesopanan dan ekspresi emosional, tetapi juga secara strategis untuk mengelola hubungan sosial dan menjaga keharmonisan percakapan.

Penelitian ini menemukan bahwa fitur bahasa perempuan seperti intensifier, lexical hedges, dan super-polite forms paling sering digunakan dalam konteks emosional atau sensitif.Fungsi utama fitur tersebut adalah melembutkan ucapan dan membangun hubungan sosial.Temuan menunjukkan bahwa fitur bahasa perempuan bukan tanda kelemahan, tetapi alat strategis untuk mengelola dinamika komunikasi gender.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan fitur bahasa perempuan dalam serial televisi lain untuk membandingkan pola komunikasi gender. Selain itu, studi tentang perubahan penggunaan fitur ini sepanjang perkembangan karakter dalam seri dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, analisis korelasi antara fitur bahasa perempuan dan dinamika kekuasaan dalam interaksi nyata dapat memperkaya pemahaman tentang komunikasi gender di masyarakat.

  1. International Journal of Curriculum Development, Teaching and Learning Innovation | International Journal... doi.org/10.35335/curriculum.v2i3.181International Journal of Curriculum Development Teaching and Learning Innovation International Journal doi 10 35335 curriculum v2i3 181
Read online
File size425.13 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test