IAINPTKIAINPTK

Journal of Islamic LawJournal of Islamic Law

Zakat korporasi, atau zakat yang dikenakan pada entitas hukum, merupakan fenomena kontemporer dalam dunia Muslim. Meskipun Indonesia bukan negara Islam, negara ini telah melegalkan zakat korporasi selama hampir tiga dekade. Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI), sebagai salah satu lembaga pengelola zakat terkemuka di Kalimantan Barat, secara aktif menghimpun zakat korporasi meskipun konsep ini tidak ditemukan dalam literatur fikih klasik. Studi ini menganalisis pemahaman hukum Islam yang dimiliki oleh para amil zakat di BMI serta praktik penghimpunan zakat korporasi yang dilakukan melalui aplikasi Zakat BMI. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengandalkan wawancara mendalam dengan lima informan kunci serta observasi terhadap aplikasi kalkulator zakat, situs web resmi, dan media sosial BMI. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para amil zakat di BMI mengonseptualisasikan zakat korporasi melalui qiyās (analogi) dengan menyamakannya dengan zakat perdagangan, yang merupakan bagian dari zakat mal. Meskipun zakat korporasi tidak disebutkan secara eksplisit dalam literatur fikih klasik, BMI membangun legitimasi atas penerapannya dengan merujuk pada ayat-ayat Alquran, hadis, pendapat ulama kontemporer, fatwa, serta regulasi hukum nasional. Selain itu, BMI mengadopsi konsep badan hukum (shakhṣiyyah itibāriyyah) sebagai subjek hukum dalam zakat, sebagaimana dikembangkan oleh para ulama kontemporer, dan menerapkannya dalam berbagai program penghimpunan zakat, termasuk aplikasi Zakat BMI. Studi ini menegaskan pentingnya interpretasi kontekstual terhadap norma zakat dalam fikih klasik guna memperluas cakupan penerapan hukum Islam dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi modern, sekaligus menyoroti perubahan pemahaman masyarakat Muslim terhadap hukum Islam, khususnya dalam aspek zakat.

Studi ini menunjukkan bahwa zakat korporasi, meskipun tidak secara eksplisit disebutkan dalam literatur fikih (Islamic jurisprudence) klasik, telah diakui sebagai bagian dari zakāt al-māl (wealth zakat) melalui ijtihād (independent legal reasoning) oleh para ulama Islam kontemporer dan telah diintegrasikan ke dalam berbagai regulasi nasional.Dengan menarik analogi dengan zakat perdagangan, para amil (zakat administrators) dari Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) menafsirkan bahwa korporasi memiliki kewajiban zakat yang serupa dengan individu, mengingat kegiatan bisnis mereka melibatkan sirkulasi modal dan menghasilkan keuntungan.Pandangan ini didukung oleh bukti Alquran, hadis, dan fatwa dari para ulama Islam seperti Yūsuf al-Qaraḍāwī, Wahbah al-Zuḥailī, Sayyid Sābiq, dan Abū Ubayd al-Qāsim ibn Sallām, yang menegaskan bahwa kepemilikan kolektif dalam bentuk entitas hukum tunduk pada zakat.Dari sudut pandang regulasi, zakat korporasi telah secara resmi diakui melalui Undang-Undang Pengelolaan Zakat No.23 tahun 2011 dan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI VII B2, yang secara eksplisit menyatakan bahwa perusahaan yang memenuhi kondisi dan pilar zakat harus memenuhi kewajiban zakatnya.Praktik penghimpunan zakat korporasi BMI, termasuk platform pembayaran zakat digital dan aplikasi Zakat BMI, mencerminkan internalisasi, eksternalisasi, dan objektivasi konsep zakat dalam kerangka ekonomi Islam modern.Temuan studi ini menunjukkan bahwa zakat korporasi dapat berfungsi sebagai mekanisme redistribusi ekonomi yang mendukung kesejahteraan sosial sambil menciptakan sinergi antara nilai-nilai agama dan tanggung jawab korporasi.Namun, studi ini memiliki keterbatasan empiris, berfokus hanya pada BMI sebagai studi kasus.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi implementasi zakat korporasi di berbagai lembaga zakat dan menganalisis dampak ekonomi yang lebih luas.Selain itu, tantangan tetap ada dalam harmonisasi hukum Islam, hukum negara, dan praktik bisnis modern, yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut tentang efektivitas regulasi zakat korporasi di berbagai sektor industri.Dengan kesadaran korporasi yang semakin meningkat tentang zakat, reformasi tata kelola zakat diperlukan untuk memastikan sistem pengelolaan zakat yang lebih transparan dan standar, memaksimalkan potensi zakat dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan memperkuat peran zakat dalam sistem ekonomi Islam kontemporer.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif yang menyeluruh tentang implementasi zakat korporasi di berbagai lembaga zakat di Indonesia untuk menganalisis perbedaan dan kesamaan dalam praktik penghimpunan zakat korporasi. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak ekonomi zakat korporasi, baik secara makro maupun mikro, untuk mengukur kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Ketiga, studi mendalam tentang tantangan harmonisasi hukum Islam, hukum negara, dan praktik bisnis modern diperlukan untuk mengembangkan kerangka kerja regulasi zakat korporasi yang lebih komprehensif dan efektif. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperluas pemahaman tentang zakat korporasi dan memperkuat peran zakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan keadilan sosial di Indonesia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-031-28314-7_42Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 031 28314 7 42
  2. The Influence of Zakat on Quality Economic Growth | Journal of Lifestyle and SDGs Review. influence zakat... doi.org/10.47172/2965-730X.SDGsReview.v5.n02.pe02845The Influence of Zakat on Quality Economic Growth Journal of Lifestyle and SDGs Review influence zakat doi 10 47172 2965 730X SDGsReview v5 n02 pe02845
  3. El-Usrah;Jurnal El-Usrah;Jurnal El-Usrah: Jurnal Hukum Kelua. zakat empowerment bajo tribe fishing community... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/usrah/article/view/24961El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal El Usrah Jurnal Hukum Kelua zakat empowerment bajo tribe fishing community jurnal ar raniry ac index php usrah article view 24961
Read online
File size949.49 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test