UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (MANAPI)Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (MANAPI)

Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan efektivitas tata kelola, akurasi pengambilan keputusan, dan akuntabilitas layanan pendidikan. Pada kenyataannya, pemanfaatan teknologi digital pada banyak lembaga pendidikan Islam masih berhenti pada tahap digitalisasi administratif: data akademik, kinerja pendidik, dan capaian program tersimpan dalam berbagai sistem informasi, tetapi belum diolah secara analitis untuk mendukung perencanaan strategis, sementara aspek keamanan dan etika pengelolaan data belum mendapat perhatian memadai. Artikel ini bertujuan menganalisis peran Dashboard Key Performance Indicator (KPI), analitik Big Data, dan etika digital, serta merumuskan model integrasi ketiganya dalam transformasi tata kelola lembaga pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review terhadap 32 artikel terpilih dari 86 artikel hasil penelusuran awal pada basis data Google Scholar, Scopus, Garuda, dan Dimensions periode 2021-2026, yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil kajian menunjukkan bahwa Dashboard KPI meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi kinerja kelembagaan; analitik Big Data melalui empat lapis analisis deskriptif, diagnostik, prediktif, dan preskriptif memperkuat objektivitas perencanaan strategis; sedangkan etika digital yang berlandaskan nilai amanah, kejujuran, dan keadilan menjadi instrumen kendali yang menjamin akuntabilitas pengelolaan data. Ketiga komponen bersifat saling bergantung: Dashboard KPI tanpa Big Data cenderung administratif, Big Data tanpa etika digital berisiko terhadap privasi, dan keduanya tanpa tata kelola yang terintegrasi gagal menciptakan transformasi yang berkelanjutan. Artikel ini menawarkan model konseptual Data-Driven Islamic Educational Governance sebagai kerangka tata kelola pendidikan Islam yang mengintegrasikan pengukuran kinerja, analitik data, dan nilai-nilai keislaman, sekaligus merekomendasikan penguatan infrastruktur, literasi data, dan kebijakan etika digital pada tingkat kelembagaan.

Berdasarkan hasil sintesis literatur, penelitian ini menjawab keempat tujuan yang dirumuskan di awal.Pertama, Dashboard KPI terbukti berperan penting dalam memperkuat monitoring dan evaluasi kinerja lembaga pendidikan Islam melalui penyajian indikator akademik, manajerial, dan spiritual secara terukur dan, idealnya, real-time.Kedua, analitik Big Data berkontribusi terhadap objektivitas perencanaan dan pengambilan keputusan strategis, meskipun pemanfaatannya pada lembaga pendidikan Islam di Indonesia umumnya masih terbatas pada lapis deskriptif dan diagnostik.Ketiga, etika digital dan keamanan data yang berlandaskan nilai amanah, ṣidq, adl, mas‟uliyyah, dan ihsan serta kepatuhan terhadap UU No.27 Tahun 2022 menjadi tantangan sekaligus prasyarat penting yang belum sepenuhnya dipenuhi oleh banyak lembaga.Keempat, penelitian ini merumuskan model konseptual Data-Driven Islamic Educational Governance (DIEG) sebagai kerangka tata kelola lembaga pendidikan Islam berbasis data, yang mengintegrasikan lima lapis.data, analitik Big Data, dashboard KPI, etika dan kepatuhan, serta keputusan dan tata kelola.Model DIEG menjelaskan bahwa analitik Big Data berfungsi menghasilkan informasi strategis dari berbagai sumber data pendidikan, Dashboard KPI berfungsi menyajikan informasi tersebut dalam bentuk indikator kinerja yang mudah dipahami, sedangkan etika digital menjadi mekanisme pengendalian yang memastikan seluruh proses pengelolaan data dilakukan secara aman, transparan, dan bertanggung jawab.Integrasi ketiga komponen tersebut memungkinkan lembaga pendidikan Islam membangun tata kelola yang adaptif terhadap perubahan, berbasis bukti, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas model Data-Driven Islamic Educational Governance (DIEG) melalui studi empiris di berbagai jenis lembaga pendidikan Islam seperti madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan. Selain itu, penelitian baru perlu mengeksplorasi integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam analitik Big Data untuk memastikan kepatuhan etika dalam pengelolaan data pendidikan Islam. Terakhir, perlu dikembangkan program pelatihan berbasis kompetensi bagi pendidik dan pengelola lembaga dalam menerapkan prinsip etika digital dan literasi data sesuai dengan kerangka nilai-nilai keislaman.

  1. Implementasi Dashboard Analisis Untuk Optimalisasi Pemantauan KPI Perusahaan Pada Rumah BUMN Makassar... doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4149Implementasi Dashboard Analisis Untuk Optimalisasi Pemantauan KPI Perusahaan Pada Rumah BUMN Makassar doi 10 31004 riggs v4i4 4149
  2. Implementasi Digital pada Tata Kelola Administrasi: Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan di Era Birokrasi... zenodo.org/records/15521459Implementasi Digital pada Tata Kelola Administrasi Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan di Era Birokrasi zenodo records 15521459
  3. Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif | Indonesian Research Journal on Education. teknik... irje.org/irje/article/view/3011Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif Indonesian Research Journal on Education teknik irje irje article view 3011
Read online
File size713.51 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test