UPUP

CARE: Journal Pengabdian Multi DisiplinCARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari urgensi penerapan nilai-nilai epistemologi Islam dalam membentuk cara berpikir kritis, ilmiah, dan berkeadaban di tengah masyarakat modern. Selama ini, konsep epistemologi Islam yang terdiri dari pendekatan bayani, burhani, dan irfani masih banyak dipahami secara teoritis di ruang akademik, namun belum banyak diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi filsafat Islam serta kesadaran berpikir kritis berbasis epistemologi Islam di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan pelatihan berpikir reflektif. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi tingkat pemahaman awal peserta tentang konsep dasar epistemologi Islam, penyusunan modul sederhana berbasis tiga pilar epistemologi (bayani, burhani, dan irfani), serta pelaksanaan edukasi dan tanya jawab dengan pendekatan kontekstual yang disesuaikan dengan lingkungan pesantren. Evaluasi dilakukan melalui observasi, umpan balik peserta, dan kuesioner sederhana untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis peserta setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap peran ilmu dalam Islam, pentingnya berpikir rasional dan reflektif, serta tumbuhnya kesadaran untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendiskusikan isu-isu kontemporer dengan perspektif epistemologi Islam. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis penguatan literasi keilmuan Islam yang aplikatif, dan sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat Islami modern yang berilmu, beretika, dan berdaya pikir kritis.

Epistemologi Islam terdiri dari tiga pendekatan utama.bayani, burhani, dan irfani, yang mencerminkan keseimbangan antara wahyu, akal, dan intuisi.Pengintegrasian pendekatan empiris, rasional, dan spiritual diperlukan untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam.Literasi filsafat Islam dan berpikir kritis berbasis epistemologi Islam mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak epistemologi Islam dalam konteks masyarakat non-pesantren untuk memperluas cakupan penerapan. 2. Mengembangkan metode pendidikan yang menggabungkan epistemologi Islam dengan pendekatan ilmiah modern untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. 3. Menjelajahi peran intuisi spiritual dalam epistemologi Islam sebagai alternatif metode pengetahuan yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.

  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #keuangan syariah#keuangan syariah
Read online
File size392.5 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1Jn
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test