PUBLINEPUBLINE
Journal of Science and Mathematics EducationJournal of Science and Mathematics EducationMiskonsepsi terhadap konsep Hukum Newton merupakan salah satu masalah yang paling umum dalam pembelajaran fisika di sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis miskonsepsi yang dimiliki oleh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Gunungsari terhadap konsep Hukum Newton menggunakan instrumen Four-Tier Diagnostic Test. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan 32 siswa sebagai subjek penelitian. Instrumen terdiri dari 20 item yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa 38,7% siswa mengalami miskonsepsi terhadap Hukum Newton I (Inersia), 42,5% terhadap Hukum Newton II (hubungan antara gaya dan percepatan), dan 35,2% terhadap Hukum Newton III (tindakan-reaksi). Tingkat miskonsepsi tertinggi ditemukan pada konsep gaya gesek dan penerapan Hukum Newton II dalam kehidupan sehari-hari. Siswa cenderung percaya bahwa benda diam tidak memiliki gaya yang bekerja dan gaya tindakan selalu lebih besar dari gaya reaksi. Temuan ini menunjukkan kebutuhan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis konflik kognitif untuk mengatasi miskonsepsi yang ada.
Penelitian ini berhasil mengidentifikasi profil miskonsepsi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Gunungsari terhadap konsep Hukum Newton menggunakan instrumen Four-Tier Diagnostic Test.Secara keseluruhan, rata-rata 38,8% siswa mengalami miskonsepsi, dengan tingkat tertinggi pada Hukum Newton II (42,5%).Miskonsepsi yang dominan meliputi keyakinan bahwa gaya lebih besar menghasilkan kecepatan lebih besar, benda diam tidak memiliki gaya, kesamaan massa dan berat, serta gaya tindakan lebih besar dari gaya reaksi.Temuan ini mengimplikasikan perlunya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, berbasis konflik kognitif, dan memanfaatkan teknologi simulasi interaktif untuk mereduksi miskonsepsi yang terjadi.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengkaji efektivitas strategi pembelajaran berbasis konteks dalam mengatasi miskonsepsi siswa terhadap Hukum Newton. Kedua, pengembangan metode pembelajaran yang memanfaatkan konflik kognitif untuk merekonstruksi pemahaman siswa secara lebih mendalam. Ketiga, pengembangan instrumen diagnostik baru yang lebih akurat untuk mengevaluasi miskonsepsi siswa, khususnya dalam konteks pendidikan di daerah-daerah lain di Indonesia. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya strategi remediasi dan meningkatkan pemahaman konseptual siswa secara berkelanjutan.
| File size | 398.09 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLINEPUBLINE Berbagai algoritma, termasuk deep learning, convolutional neural networks, recurrent neural networks, transformer, dan AI generatif, telah menunjukkanBerbagai algoritma, termasuk deep learning, convolutional neural networks, recurrent neural networks, transformer, dan AI generatif, telah menunjukkan
PUBLINEPUBLINE Penerapan Artificial Intelligence (AI) secara signifikan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan keamanan operasi jaringan listrik modern dengan menggeserPenerapan Artificial Intelligence (AI) secara signifikan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan keamanan operasi jaringan listrik modern dengan menggeser
UNTANUNTAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian terdapat 9 prinsip etika lingkungan dalam kumpulanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian terdapat 9 prinsip etika lingkungan dalam kumpulan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan literasi membaca siswa. Pemanfaatan koleksi bacaanHasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan literasi membaca siswa. Pemanfaatan koleksi bacaan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Perpustakaan turut mendukung pengembangan minat baca, kreativitas, kecerdasan intelektual, serta aspek emosional dan spiritual siswa. Namun, pemanfaatanPerpustakaan turut mendukung pengembangan minat baca, kreativitas, kecerdasan intelektual, serta aspek emosional dan spiritual siswa. Namun, pemanfaatan
PUBLINEPUBLINE Situasi pembelajaran yang interaktif tersebut menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswaSituasi pembelajaran yang interaktif tersebut menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa
PUBLINEPUBLINE Selain itu, siswa di kelompok eksperimen melaporkan pengalaman belajar yang sangat positif di seluruh dimensi yang diukur. Temuan ini menunjukkan bahwaSelain itu, siswa di kelompok eksperimen melaporkan pengalaman belajar yang sangat positif di seluruh dimensi yang diukur. Temuan ini menunjukkan bahwa
UNIMEDUNIMED Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa padaHasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada
Useful /
CHEM UPRCHEM UPR Produk ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. E-modul berbasis inquiry-based learningProduk ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. E-modul berbasis inquiry-based learning
PUBLINEPUBLINE Sistem rekomendasi yang diimplementasikan menambah nilai dengan membantu pengguna menemukan destinasi wisata yang sesuai dengan preferensi mereka. DalamSistem rekomendasi yang diimplementasikan menambah nilai dengan membantu pengguna menemukan destinasi wisata yang sesuai dengan preferensi mereka. Dalam
FOURIERFOURIER 2) Peningkatan penalaran aljabar sebesar 0,185 setelah peserta didik menggunakan e-modul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan dengan2) Peningkatan penalaran aljabar sebesar 0,185 setelah peserta didik menggunakan e-modul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan dengan
UNIMEDUNIMED Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi perbandingan beda potensial dengan kuat arus listrik sesuai dengan persamaan hukum Ohm. Dalam penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk memverifikasi perbandingan beda potensial dengan kuat arus listrik sesuai dengan persamaan hukum Ohm. Dalam penelitian ini