FOURIERFOURIER

Jurnal FourierJurnal Fourier

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul yang valid, praktis, dan menarik serta dapat meningkatkan penalaran aljabar peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis data kuantitatif terdiri atas analisis statistik, uji-t, uji N-gain, dan statistik deskriptif. Teknik analisis data kualitatif terdiri atas hasil validasi, wawancara, dan respon peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) proses pengembangan e-modul dengan pendekatan problem based learning integratif untuk meningkatkan penalaran aljabar peserta didik dilakukan dengan cara, yaitu: a) analisis kebutuhan dan kondisi peserta didik; b) menentukan capaian pembelajaran dan materi, mendesain e-modul, dan membuat instrumen penilaian; c) Validasi e-modul oleh 5 ahli dengan nilai rata-rata persentase 84,1% dan berada dalam kategori valid. Validasi kepraktisan oleh dua praktisi dengan rata-rata persentase 89,1% dan berada dalam kategori praktis; d) Uji coba e-modul pada kelompok kecil yang dilanjutkan uji lapangan kelompok besar pada 30 peserta didik kelas VIII dengan rata-rata persentase 82,3% dan e) Evaluasi penggunaan e-modul secara sumatif yang menunjukkan e-modul layak untuk digunakan dalam pembelajaran. 2) Peningkatan penalaran aljabar sebesar 0,185 setelah peserta didik menggunakan e-modul.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran berbasis masalah integratif berhasil dihasilkan melalui model pengembangan ADDIE, terbukti valid, praktis, dan menarik.E-modul tersebut telah melewati berbagai tahap validasi dan uji coba lapangan, menegaskan kelayakannya untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Secara signifikan, penggunaan e-modul ini juga menunjukkan peningkatan penalaran aljabar peserta didik, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji N-Gain sebesar 0,185.

Mengingat temuan penelitian ini menunjukkan potensi e-modul berbasis pembelajaran berbasis masalah integratif dalam meningkatkan penalaran aljabar siswa, namun dengan tingkat peningkatan yang masih tergolong rendah, terdapat beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan. Pertama, studi di masa depan sangat disarankan untuk mengadopsi desain kuasi-eksperimental yang melibatkan kelompok kontrol. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa peningkatan yang diamati benar-benar disebabkan oleh penggunaan e-modul, bukan faktor eksternal lainnya, sehingga klaim efektivitas dapat divalidasi dengan lebih kuat. Peneliti dapat membandingkan hasil pembelajaran siswa yang menggunakan e-modul ini dengan kelompok yang belajar menggunakan metode konvensional atau modul lain. Kedua, mengingat waktu implementasi yang singkat kemungkinan berkontribusi pada peningkatan N-Gain yang rendah, penelitian dapat menyelidiki dampak penerapan e-modul ini dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pertanyaan yang relevan adalah: apakah durasi penggunaan e-modul yang lebih lama, misalnya satu semester penuh, dapat menghasilkan peningkatan penalaran aljabar yang lebih signifikan dan masuk kategori sedang atau tinggi? Hal ini akan memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana internalisasi sintaks PBL integratif dan keterampilan kognitif tingkat tinggi berkembang seiring waktu. Ketiga, perlu dieksplorasi lebih jauh bagaimana desain e-modul atau pendekatan PBL integratif dapat secara khusus ditingkatkan untuk memperkuat kemampuan generalisasi dan justifikasi aljabar siswa. Ini bisa berupa penelitian yang membandingkan variasi desain e-modul dengan fokus berbeda pada latihan penalaran tingkat tinggi, atau dengan mengintegrasikan aktivitas scaffolding yang lebih intensif untuk aspek-aspek penalaran aljabar yang spesifik. Misalnya, bagaimana modifikasi pada instruksi atau jenis masalah dalam e-modul dapat secara optimal membimbing siswa dalam membangun pemahaman konseptual dan prosedural aljabar secara lebih mendalam? Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya akan memvalidasi produk yang telah dikembangkan tetapi juga mengoptimalkan desain dan efektivitasnya dalam konteks pembelajaran matematika.

  1. Development of Open Ended Based Mathematics E-Modules to Enhance Students' Critical Thinking Ability... mathline.unwir.ac.id/index.php/Mathline/article/view/337Development of Open Ended Based Mathematics E Modules to Enhance Students Critical Thinking Ability mathline unwir ac index php Mathline article view 337
  2. Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga | Jurnal Fourier. analisis... doi.org/10.14421/fourier.2019.82.57-64Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga Jurnal Fourier analisis doi 10 14421 fourier 2019 82 57 64
Read online
File size449.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test