AKPERFATMAWATIAKPERFATMAWATI

JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)

Transformasi digital dalam pendidikan kebidanan menuntut mahasiswa untuk memiliki literasi digital yang memadai agar dapat terlibat secara efektif dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi produk pembelajaran literasi digital serta menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kesiapan belajar mahasiswa kebidanan di era teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang terdiri dari tahap analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan pengujian efektivitas. Subjek penelitian terdiri dari 100 mahasiswa kebidanan yang literasi digital dan kesiapan belajarnya diukur sebelum dan setelah menggunakan produk. Data dikumpulkan menggunakan instrumen literasi digital dan kesiapan belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji t berpasangan, korelasi Pearson, dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa produk pembelajaran yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh ahli. Skor literasi digital dan kesiapan belajar meningkat setelah intervensi. Analisis bivariat menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara literasi digital dan kesiapan belajar, sedangkan analisis multivariat menunjukkan bahwa dimensi-dimensi literasi digital secara kolektif berkontribusi terhadap kesiapan belajar mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan literasi digital secara sistematis dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa kebidanan dalam menghadapi pembelajaran dan praktik kesehatan yang semakin didigitalisasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesiapan belajar mahasiswa kebidanan di era teknologi.Produk pembelajaran literasi digital yang dikembangkan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) mencapai tingkat kelayakan yang tinggi berdasarkan validasi ahli dan cocok digunakan sebagai media pendukung pembelajaran.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan baik dalam keterampilan literasi digital maupun kesiapan belajar setelah intervensi.Analisis bivariat mengungkapkan hubungan positif antara literasi digital dan kesiapan belajar, sedangkan analisis multivariat menunjukkan bahwa dimensi-dimensi tertentu dari literasi digital secara bersamaan berkontribusi terhadap kesiapan belajar mahasiswa.Temuan ini mengonfirmasi bahwa literasi digital melampaui kemampuan mengoperasikan perangkat.ia mencakup kapasitas untuk mencari, mengevaluasi, memecahkan masalah, dan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran akademik.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar program studi kebidanan mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum dan aktivitas pembelajaran secara berkelanjutan, khususnya melalui pencarian informasi berbasis bukti, penggunaan Learning Management Systems (LMS), partisipasi dalam simulasi digital, evaluasi kredibilitas informasi, dan penerapan kecerdasan buatan secara etis. Dosen diharapkan menyediakan aktivitas pembelajaran autentik yang mendorong mahasiswa menggunakan teknologi untuk mengatasi tantangan akademik dan klinis. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol, ukuran sampel yang lebih besar, dan desain longitudinal untuk memperoleh bukti efektivitas yang lebih kuat dan menilai keberlanjutan peningkatan kompetensi digital. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk tingkat sarjana dan pascasarjana.

Read online
File size520.86 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test