AKPERFATMAWATIAKPERFATMAWATI
JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)JIKO (Jurnal Ilmiah Keperawatan Orthopedi)Transisi dari pendidikan keperawatan ke praktik profesional tetap menjadi tantangan kritis, sering ditandai oleh kesenjangan antara sistem penilaian akademik dan kebutuhan klinis dunia nyata. Penilaian pembelajaran memiliki peran penting tidak hanya dalam mengukur pencapaian akademik tetapi juga dalam membentuk kesiapan kerja lulusan keperawatan. Namun, sejauh mana komponen penilaian pembelajaran berkontribusi terhadap kesiapan kerja masih kurang dieksplorasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penilaian pembelajaran terhadap kesiapan kerja lulusan keperawatan yang memasuki tenaga kesehatan. Metode: Desain kuantitatif cross-sectional correlational digunakan. Total 236 lulusan keperawatan dari program diploma dan sarjana dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner validasi yang mengukur komponen penilaian pembelajaran (asesmen formatif, asesmen sumatif, simulasi klinis, dan umpan balik preceptor) dan Skala Kesiapan Kerja untuk Lulusan Keperawatan (WRS-GN). Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan analisis regresi linear ganda dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Penilaian pembelajaran menunjukkan hubungan signifikan dengan kesiapan kerja (r = 0,658, p < 0,001). Analisis regresi ganda menunjukkan bahwa penilaian pembelajaran menjelaskan 56,9% variasi kesiapan kerja (R² = 0,569). Di antara komponen tersebut, umpan balik preceptor muncul sebagai prediktor dominan (β = 0,356, p < 0,001), diikuti oleh simulasi klinis (β = 0,267, p < 0,001) dan asesmen formatif (β = 0,184, p = 0,006). Asesmen sumatif menunjukkan efek tidak signifikan terhadap kesiapan kerja (p = 0,135). Kesimpulan: Penilaian pembelajaran secara signifikan memengaruhi kesiapan kerja lulusan keperawatan, dengan komponen berbasis praktik seperti umpan balik preceptor dan simulasi klinis memainkan peran paling kritis. Temuan menunjukkan kebutuhan untuk beralih dari penilaian berbasis sumatif tradisional ke sistem penilaian berbasis kompetensi dan terintegrasi secara klinis untuk lebih mempersiapkan lulusan keperawatan terhadap kebutuhan dunia nyata dalam bidang kesehatan.
Penilaian pembelajaran memiliki pengaruh signifikan dan bermakna terhadap kesiapan kerja lulusan keperawatan.Model penelitian menunjukkan bahwa 56,9% variasi kesiapan kerja lulusan dapat dijelaskan oleh kualitas penilaian pembelajaran.Penilaian pembelajaran bukan sekadar mekanisme penilaian akademik, tetapi komponen strategis dalam pengembangan kompetensi profesional lulusan keperawatan.Di antara semua komponen penilaian pembelajaran, umpan balik preceptor adalah faktor dominan yang memengaruhi kesiapan kerja lulusan.Interaksi langsung dengan preceptor yang disertai umpan balik real-time memainkan peran krusial dalam membentuk keterampilan pengambilan keputusan klinis, adaptasi terhadap lingkungan kerja, dan peningkatan kepercayaan diri lulusan keperawatan.Selain itu, simulasi klinis juga terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapan kerja, karena menghubungkan teori dan praktik melalui pembelajaran berbasis skenario yang mendekati kondisi dunia nyata.Sementara itu, asesmen formatif berkontribusi positif terhadap proses pembelajaran kontinu, meskipun dampaknya lebih kecil dibandingkan komponen lainnya.Sebaliknya, asesmen sumatif tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, menunjukkan bahwa sistem penilaian berbasis ujian akhir belum mampu merepresentasikan kompetensi klinis yang diperlukan di tempat kerja.Temuan ini menyoroti kesenjangan antara sistem penilaian akademik tradisional dan kebutuhan kompetensi modern dalam profesi keperawatan.Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa kesiapan kerja lulusan keperawatan lebih dipengaruhi oleh penilaian berbasis praktik dan pengalaman klinis langsung daripada penilaian berbasis teori semata.Hal ini memperkuat pentingnya transformasi sistem penilaian pembelajaran menuju pendekatan berbasis kompetensi, kolaboratif, dan berorientasi praktik.
Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian baru dapat fokus pada pengembangan model penilaian pembelajaran berbasis kompetensi yang lebih holistik, terutama dalam mengintegrasikan aspek psikomotor, kognitif, dan afektif secara seimbang. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital, seperti e-learning dan simulasi berbasis virtual reality, dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan keperawatan melalui pengalaman belajar yang lebih realistis. Ketiga, penelitian baru dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan intensif bagi preceptor dalam memberikan umpan balik yang konstruktif dan berbasis kompetensi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas interaksi antara preceptor dan lulusan keperawatan selama proses transisi ke dunia kerja. Dengan menggabungkan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan sistem penilaian pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri kesehatan modern dan mampu meningkatkan kesiapan kerja lulusan keperawatan secara signifikan.
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12909-025-06657-2Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12909 025 06657 2
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12912-021-00578-3Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12912 021 00578 3
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... bmcnurs.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12912-018-0272-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site bmcnurs biomedcentral articles 10 1186 s12912 018 0272 4
| File size | 376.82 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERFATMAWATIAKPERFATMAWATI Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam sistem pembelajaran di pendidikan kebidanan, salah satunya melalui implementasi e-learning.Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam sistem pembelajaran di pendidikan kebidanan, salah satunya melalui implementasi e-learning.
AKPERFATMAWATIAKPERFATMAWATI Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan baik dalam keterampilan literasi digital maupun kesiapan belajar setelah intervensi. Analisis bivariat mengungkapkanHasil evaluasi menunjukkan peningkatan baik dalam keterampilan literasi digital maupun kesiapan belajar setelah intervensi. Analisis bivariat mengungkapkan
UNTANUNTAN Saran untuk pendidik, hendaknya menggunakan model pembelajaran sesuai materi pembelajaran agar hasil pembelajaran maksimal. Berdasarkan hasil penelitianSaran untuk pendidik, hendaknya menggunakan model pembelajaran sesuai materi pembelajaran agar hasil pembelajaran maksimal. Berdasarkan hasil penelitian
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Kemampuan public speaking Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa pascasarjana, terutama dalam menghadapi forumKemampuan public speaking Bahasa Inggris merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa pascasarjana, terutama dalam menghadapi forum
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pemahaman masyarakat tentang hipertensi dalam upaya antisipasi komplikasi lanjut meningkat secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini merupakan inisiatifPemahaman masyarakat tentang hipertensi dalam upaya antisipasi komplikasi lanjut meningkat secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini merupakan inisiatif
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Presentase terbesar pada variabel integrity yaitu 80% dan yang terendah pada usability sebesar 38%. Rumah Sakit sudah menggunakan rekam medis elektronikPresentase terbesar pada variabel integrity yaitu 80% dan yang terendah pada usability sebesar 38%. Rumah Sakit sudah menggunakan rekam medis elektronik
UMPPUMPP Kelebihan BERT dapat dijelaskan oleh kemampuannya menangkap konteks kata secara bidirectional, sehingga menghasilkan klasifikasi yang lebih akurat. DapatKelebihan BERT dapat dijelaskan oleh kemampuannya menangkap konteks kata secara bidirectional, sehingga menghasilkan klasifikasi yang lebih akurat. Dapat
CERICCERIC Delapan аэров puluh empat siswa di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, Indonesia, berpartisipasi dalam penelitian ini. Tingkat stres diukur denganDelapan аэров puluh empat siswa di salah satu sekolah dasar di Yogyakarta, Indonesia, berpartisipasi dalam penelitian ini. Tingkat stres diukur dengan
Useful /
PUBLINEPUBLINE Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan, efektivitas, dan tren implementasi sistem deteksi gangguan jaringan listrik berbasis AI berdasarkanArtikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan, efektivitas, dan tren implementasi sistem deteksi gangguan jaringan listrik berbasis AI berdasarkan
PUBLINEPUBLINE Metode inspeksi konvensional umumnya bergantung pada penilaian visual manual yang dilakukan oleh inspektur terlatih, yang seringkali membutuhkan waktuMetode inspeksi konvensional umumnya bergantung pada penilaian visual manual yang dilakukan oleh inspektur terlatih, yang seringkali membutuhkan waktu
UNTANUNTAN Hasil dari penelitian pengintegrasian CT dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi puisi kelas X-9 memunculkan dua fondasi CT yakni pattern recognitionHasil dari penelitian pengintegrasian CT dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi puisi kelas X-9 memunculkan dua fondasi CT yakni pattern recognition
SARI MUTIARASARI MUTIARA Peran petugas kesehatan sangat penting dalam memperbaiki sikap dan tindakan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan komplikasi diabetes mellitus. KegiatanPeran petugas kesehatan sangat penting dalam memperbaiki sikap dan tindakan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan komplikasi diabetes mellitus. Kegiatan