UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR

Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi IslamJurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap Online Public Access Catalog (OPAC) sebagai sarana temu kembali informasi di Perpustakaan Umum Kota Solok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemustaka dan pustakawan, observasi, serta dokumentasi. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling, dengan penyamaran identitas informan untuk menjaga kerahasiaan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman pengalaman dan pemahaman pemustaka dalam menggunakan OPAC. Ditinjau dari proses fisik, tampilan OPAC dinilai sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Dari proses fisiologis, OPAC membantu pemustaka dalam menelusuri informasi secara lebih cepat dan efisien. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala dalam pemanfaatan OPAC, antara lain keterbatasan perangkat, ketidakstabilan jaringan internet, serta ketidaksesuaian antara data yang tercantum pada OPAC dengan kondisi koleksi yang tersedia di rak. Selain itu, dari aspek psikologis, sebagian pemustaka belum terbiasa menggunakan OPAC dan masih mengalami kebingungan pada tahap awal penggunaan. Untuk mengatasi kendala tersebut, pustakawan melakukan berbagai upaya, seperti memberikan pendampingan langsung, arahan penggunaan OPAC, serta membantu pemustaka dalam proses penelusuran informasi. Pemustaka juga mulai membiasakan diri menggunakan OPAC sebagai sarana utama dalam menemukan koleksi. Upaya-upaya tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan sikap positif pemustaka terhadap penggunaan OPAC sebagai sarana temu kembali informasi di Perpustakaan Umum Kota Solok.

Persepsi pemustaka terhadap OPAC di Perpustakaan Umum Kota Solok menunjukkan keragaman pengalaman dan pemahaman.Tampilan OPAC dianggap sederhana dan mudah dipahami, serta membantu mempercepat proses penelusuran informasi.Namun, kendala seperti keterbatasan perangkat dan ketidakstabilan jaringan masih ditemukan.Pustakawan dan pemustaka berupaya meningkatkan pemanfaatan OPAC melalui pendampingan dan pembiasaan penggunaan sistem tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem OPAC yang lebih responsif terhadap keterbatasan perangkat pengguna. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi efektivitas program pelatihan penggunaan OPAC untuk meningkatkan keterampilan pemustaka. Terakhir, penelitian juga dapat meneliti integrasi teknologi AI untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pencarian informasi melalui OPAC, terutama dalam mengatasi ketidaksesuaian data antara OPAC dan koleksi fisik perpustakaan.

Read online
File size196.2 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test