IDID

Jurnal Ilmu Komputer dan InformatikaJurnal Ilmu Komputer dan Informatika

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menantang pendidikan vokasi untuk memastikan siswa siap menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Namun, tingkat kesiapan siswa sekolah menengah kejuruan masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini menganalisis kesiapan siswa SMK Negeri 2 Salatiga dalam pembelajaran berbasis AI menggunakan kerangka Technology Readiness Index (TRI) 2.0. Sebanyak 63 siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan mengisi kuesioner terstruktur. Data dianalisis melalui statistik deskriptif dengan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan akurasi instrumen. Hasil menunjukkan skor TRI keseluruhan sebesar 2,44, yang menunjukkan tingkat kesiapan sedang. Dari empat dimensi TRI, optimisme memiliki rata-rata tertinggi (2,93), menunjukkan pandangan positif siswa terhadap manfaat AI, sedangkan ketidakamanan memiliki rata-rata terendah (2,13), menunjukkan kekhawatiran tentang keamanan dan keandalan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pendidikan yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga kepercayaan diri dan rasa aman siswa saat menggunakan AI. Penelitian ini memperkaya diskusi tentang kesiapan AI dalam pendidikan vokasi dan menyediakan dasar untuk perbaikan kurikulum dan program pelatihan AI yang lebih baik mempersiapkan siswa menghadapi era digital.

Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa tingkat kesiapan siswa SMK Negeri 2 Salatiga dalam menghadapi pembelajaran berbasis AI berada pada kategori cukup siap, dengan skor TRI sebesar 2,44.Meskipun dimensi optimisme dan inovasi menunjukkan hasil positif, dimensi ketidaknyamanan dan ketidakamanan masih menjadi hambatan utama.Hal ini menunjukkan bahwa siswa masih merasa tidak nyaman dan khawatir dalam menggunakan teknologi AI.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesiapan siswa melalui pelatihan yang lebih intensif, peningkatan keamanan sistem, dan sosialisasi manfaat AI.Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pengembangan kurikulum dan infrastruktur yang mendukung integrasi AI dalam proses pembelajaran.Dengan demikian, siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di era teknologi yang terus berkembang.Secara ilmiah, penelitian ini memberikan kontribusi dengan memperluas penerapan Technology Readiness Index (TRI) 2.0 ke ranah pendidikan menengah kejuruan, yang sebelumnya lebih sering digunakan pada sektor industri dan layanan digital.Hasilnya memperlihatkan adanya kesenjangan antara kesiapan teknis dan kesiapan psikologis, sehingga dapat menjadi rujukan bagi pengembangan model kesiapan teknologi yang lebih sesuai dengan konteks sekolah vokasi di Indonesia.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengamatan jangka panjang untuk melihat perubahan kesiapan siswa setelah dilakukan program pelatihan atau pendampingan literasi AI. Kajian lanjutan juga dapat dilakukan di berbagai sekolah atau jurusan yang berbeda untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan. Pendekatan kualitatif yang mendalam akan membantu menggali pengalaman siswa dan guru secara lebih rinci, sehingga strategi integrasi AI dalam pembelajaran dapat dirancang dengan mempertimbangkan aspek teknis sekaligus rasa aman dan kenyamanan pengguna. Selain itu, penelitian dapat diarahkan pada pengembangan model konseptual baru yang lebih komprehensif dan sesuai dengan konteks pendidikan masa kini, dengan mempertimbangkan kesenjangan antara kesiapan psikologis dan kesiapan teknis. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital.

  1. JURNAL PEKOMMAS. improving application quality design science research dsr methodology based tri tam... journal.mmtc.ac.id/index.php/pekommas/article/view/5254JURNAL PEKOMMAS improving application quality design science research dsr methodology based tri tam journal mmtc ac index php pekommas article view 5254
  2. ANALISIS TINGKAT KESIAPAN PENGGUNA E-LEARNING UNIVERSITAS KUNINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TECHONOLOGY... doi.org/10.25134/nuansa.v14i2.2991ANALISIS TINGKAT KESIAPAN PENGGUNA E LEARNING UNIVERSITAS KUNINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TECHONOLOGY doi 10 25134 nuansa v14i2 2991
  3. Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan | Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan.... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/3057Metode Penelitian Kuantitatif Konsep Jenis Tahapan dan Kelebihan Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan jipp unram ac index php jipp article view 3057
Read online
File size402.92 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test