STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI

JURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTIJURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji . Pengaruh kedua variabel bebas diuji baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat dengan mengambil lokasi responden di kantor kelurahan Bantargebang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengunjungi kantor kelurahan Bantargebang yang berjumlah 167 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang hadir pada tanggal 1Oktober – 31Desember 2022 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut : (1) kualitas pelayanan tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi (b1) sebesar 0,30 dan nilai thitung 0.376 serta nilai signifikansi 0,708 > 0,05. (2) citra kelurahan berpengaruh positif terhadap kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi(b2)sebesar0,579dan nilait hitung 7.998serta nilaisignifikansi0,000<0,05. (3) kualitas pelayanan dan citra kelurahan secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan nilai F hitung sebesar 38.141, nilai signifikansi 0,000<0,05 dan nilai R-Square sebesar 0,317 atau 31.7 %, artinya bahwa kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan dan citra kelurahan, sedangkan sisanya sebesar 68.7% dipengaruhi oleh faktor lain diluar atau yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini, dan diharapkan akan diteliti oleh peneliti selanjutnya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara parsial, Kualitas Pelayanan tidak berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Masyarakat, berbeda dengan Citra Kelurahan yang terbukti berpengaruh signifikan positif.Namun, ketika Kualitas Pelayanan dan Citra Kelurahan diuji secara simultan, keduanya menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Masyarakat.Model ini menjelaskan 31,7% variasi Kepuasan Masyarakat, dengan 68,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini.

Mengingat bahwa kepuasan masyarakat di Kantor Kelurahan Bantargebang masih dipengaruhi oleh sekitar 68,3% faktor lain di luar kualitas pelayanan dan citra kelurahan, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam variabel-variabel eksternal atau internal yang belum terungkap. Misalnya, akan sangat menarik untuk meneliti apakah aspek seperti efisiensi birokrasi, transparansi dalam prosedur, penggunaan teknologi dalam pelayanan, atau bahkan faktor kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah secara umum, memiliki peran signifikan dalam membentuk kepuasan. Selain itu, temuan menarik bahwa kualitas pelayanan secara parsial tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan masyarakat menimbulkan pertanyaan penting yang perlu dijawab: apakah ada dimensi kualitas pelayanan yang lebih spesifik atau harapan masyarakat yang berbeda yang belum teridentifikasi dalam penelitian ini? Peneliti masa depan dapat menggunakan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam atau fokus grup diskusi, untuk memahami persepsi subjektif dan ekspektasi unik masyarakat terhadap kualitas layanan. Terakhir, untuk memperkaya pemahaman kita tentang dinamika kepuasan publik, studi ini dapat diperluas dengan mereplikasi model penelitian ini di kantor kelurahan atau lembaga pelayanan publik lain di wilayah yang berbeda. Perbandingan hasil antarwilayah dapat mengungkapkan faktor kontekstual yang mempengaruhi hubungan antara kualitas pelayanan, citra, dan kepuasan masyarakat, memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk perbaikan layanan publik di Indonesia secara keseluruhan.

Read online
File size263.7 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test