MARANATHAMARANATHA

Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA)Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA)

Studi ini meneliti pengaruh intensitas modal dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas dan mengkaji peran moderasi leverage pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Menggunakan dataset panel dari 35 perusahaan kesehatan dengan 175 observasi perusahaan-tahun, studi ini mengeksplorasi bagaimana intensitas investasi, pertumbuhan pendapatan, dan pembiayaan utang memengaruhi profitabilitas perusahaan. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan istilah interaksi moderasi di STATA 18 untuk memeriksa efek langsung dan moderasi dari hubungan yang diusulkan. Temuan menunjukkan bahwa intensitas modal memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap profitabilitas, menunjukkan bahwa investasi yang lebih tinggi pada aset tetap tidak selalu meningkatkan kinerja keuangan. Sebaliknya, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap profitabilitas, menunjukkan bahwa perusahaan yang mengalami ekspansi pendapatan yang lebih tinggi cenderung mencapai hasil keuangan yang lebih unggul. Mengenai efek moderasi, leverage tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara intensitas modal dan profitabilitas, yang menyiratkan bahwa pembiayaan utang tidak mengubah konsekuensi profitabilitas dari investasi aset tetap. Namun, leverage memperkuat hubungan positif antara pertumbuhan penjualan dan profitabilitas, menunjukkan bahwa pembiayaan utang memungkinkan perusahaan yang sedang tumbuh untuk mengubah ekspansi pendapatan menjadi keuntungan yang lebih tinggi secara lebih efektif. Temuan ini menyoroti pentingnya pemanfaatan aset yang efisien dan keputusan pembiayaan yang bijaksana dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan mengintegrasikan intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan leverage ke dalam satu kerangka kerja, studi ini berkontribusi pada literatur profitabilitas dan memberikan implikasi praktis bagi manajer, investor, dan pembuat kebijakan di sektor kesehatan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal memiliki pengaruh negatif terhadap profitabilitas, sedangkan pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh positif.Leverage juga ditemukan memiliki pengaruh negatif terhadap profitabilitas.Mengenai efek moderasi, leverage tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara intensitas modal dan profitabilitas.Namun, leverage memperkuat hubungan positif antara pertumbuhan penjualan dan profitabilitas.Temuan ini menyarankan bahwa peningkatan investasi pada aset tetap tidak selalu meningkatkan kinerja keuangan.Sebaliknya, pertumbuhan penjualan berkontribusi positif terhadap profitabilitas, terutama ketika perusahaan memiliki sumber daya keuangan yang memadai untuk mendukung ekspansi bisnis.Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa pembiayaan utang dapat meningkatkan manfaat profitabilitas yang terkait dengan pertumbuhan penjualan, meskipun ketergantungan berlebihan pada utang dapat langsung mengurangi profitabilitas.Studi ini memberikan kontribusi pada literatur profitabilitas dengan menunjukkan bahwa efek dari intensitas modal dan pertumbuhan penjualan pada profitabilitas tidak seragam dan dapat tergantung pada struktur pembiayaan perusahaan.Temuan ini memperluas pemahaman tentang pandangan sumber daya dan teori struktur modal, menunjukkan bahwa leverage memainkan peran pelengkap dalam memperkuat dampak pertumbuhan penjualan pada profitabilitas, tetapi tidak secara signifikan mengubah hubungan antara intensitas modal dan profitabilitas.Penelitian ini juga memperkaya bukti terbatas dari sektor kesehatan Indonesia, khususnya selama periode pasca-pandemi.Manajer harus fokus pada peningkatan efisiensi pemanfaatan aset dan menjaga keseimbangan antara strategi pertumbuhan dan keputusan pembiayaan.Perusahaan yang memiliki peluang pertumbuhan yang kuat dapat memanfaatkan pembiayaan eksternal, asalkan tingkat utang tetap dapat dikelola.Investor juga dapat mempertimbangkan prospek pertumbuhan dan struktur pembiayaan perusahaan saat mengevaluasi profitabilitas masa depan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memoderasi hubungan antara intensitas modal dan profitabilitas, seperti kualitas manajemen, inovasi, atau kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak dari berbagai tingkat leverage pada profitabilitas perusahaan di sektor kesehatan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran perusahaan, likuiditas, dan struktur kepemilikan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efek dari intensitas modal dan pertumbuhan penjualan pada profitabilitas di berbagai sektor industri, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik industri dan lingkungan institusional. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang determinan profitabilitas perusahaan dan implikasinya bagi manajer, investor, dan pembuat kebijakan di berbagai konteks institusi dan industri.

Read online
File size449.27 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test