UNIKAMAUNIKAMA

Jurnal Riset Mahasiswa AkuntansiJurnal Riset Mahasiswa Akuntansi

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta berdasarkan rasio kemandirian, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Yogyakarta yang diterbitkan oleh BPK dan BPKAD Kota Yogyakarta. Analisis dilakukan dengan menghitung dan menginterpretasikan tiga rasio utama yang umum digunakan dalam menilai kinerja keuangan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian Kota Yogyakarta berada pada kategori sangat rendah meskipun cenderung meningkat pada beberapa tahun tertentu. Rasio efektivitas PAD menunjukkan kinerja yang efektif bahkan sangat efektif pada sebagian besar periode penelitian, sedangkan rasio efisiensi menunjukkan tingkat efisiensi yang sangat baik dalam pengelolaan PAD. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan Kota Yogyakarta secara umum berada dalam kondisi baik, meskipun Pemerintah Kota Yogyakarta perlu memperkuat kemandirian fiskal agar tidak terlalu bergantung pada transfer pemerintah pusat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas dan efisiensi pengelolaan PAD Kota Yogyakarta telah berada pada kondisi optimal, namun peningkatan kemandirian fiskal masih menjadi tantangan.Meskipun terdapat tren peningkatan, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah masih relatif rendah, sehingga ketergantungan terhadap dana transfer pusat tetap tinggi.Oleh karena itu, diperlukan upaya diversifikasi sumber PAD, optimalisasi pajak berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif, serta penguatan inovasi digital untuk meningkatkan kemandirian fiskal secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya rasio kemandirian Kota Yogyakarta, termasuk potensi optimalisasi sumber-sumber PAD yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja PAD Kota Yogyakarta dengan daerah lain yang memiliki karakteristik serupa, seperti kota-kota wisata lainnya di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi dampak kebijakan digitalisasi terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak dan efisiensi pemungutan PAD, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasi sistem perpajakan digital di Kota Yogyakarta. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan perumusan kebijakan fiskal yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi pemerintah daerah.

  1. Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2018-2023: Financial Performance Analysis... doi.org/10.33503/ecoducation.v7i1.1426Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2018 2023 Financial Performance Analysis doi 10 33503 ecoducation v7i1 1426
  2. ANALISIS KINERJA BELANJA DAERAH DI KABUPATEN SAROLANGUN | Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan. analisis... doi.org/10.22437/jmk.v9i2.12041ANALISIS KINERJA BELANJA DAERAH DI KABUPATEN SAROLANGUN Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan analisis doi 10 22437 jmk v9i2 12041
Read online
File size446.67 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test