RCRSRCRS

Societas Dei: Jurnal Agama dan MasyarakatSocietas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat

Penelitian ini bertujuan menelusuri makna kemanusiaan menurut pemikiran Agustinus. Berdasarkan karyanya, On Christian Doctrines, Agustinus mengemukakan konsep uti dan frui dalam meletakkan posisi ontologis manusia di tengah semesta alam. Berbeda dengan pemikiran modern yang memandang manusia sebagai pusat alam semesta, penemuan manusia sebagai suatu entitas antropologis dan teologis menunjukkan bahwa manusia adalah refleksi atau citra Allah. Dalam konteks etika, implikasi dari makna kemanusiaan yang berpusat kepada Allah memberikan dasar bagi dorongan eksistensial untuk melakukan sebuah tindakan etis untuk menghadirkan karakter Allah dalam situasi aktual. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian pustaka terhadap sumber-sumber filsafat, seperti tulisan Plato dan Agustinus. Penulis menggunakan kutipan dari karya tersebut yang kemudian diinterpretasikan untuk menjawab persoalan antropologi dan etika. Mengenai etika, pemikiran Agustinus mengkritik etika modern yang cenderung menempatkan etika kewajiban sebagai sebuah legalisme dan etika utilitarian sebagai sebuah kuantifikasi kebahagiaan massal. Penelitian ini menunjukkan bahwa “kembalinya etika kepada narasi teologis mampu memberikan cara pandang yang lebih holistik tentang manusia. Di sisi lain, manusia, berkaitan dengan antropologi, merupakan sarana dan refleksi ontologis dari karakter Allah. Sebagai kesimpulan, esensi kemanusiaan dimengerti sebagai sebuah wadah yang mencerminkan nilai transendental melalui refleksi teologis.

Pemikiran Agustinus melalui konsep uti dan frui melengkapi etika kemanusiaan modern dengan orientasi etis-teologis, menekankan bahwa manusia sebagai citra Allah menyediakan dasar ontologis yang lebih dalam.Berbeda dengan pandangan modern yang menempatkan manusia sebagai pusat etika, Agustinus menawarkan kasih Allah yang kekal sebagai jaminan, motivasi, dan apresiasi bagi kehidupan etis, melampaui gagasan kekekalan jiwa ala Kant.Dengan demikian, Agustinus tidak meniadakan kemanusiaan melainkan mengkritik dan melengkapinya dengan narasi iman Kristen, yang memandang manusia sebagai refleksi ilahi, sehingga tindakan etis memiliki nilai transenden yang abadi.

Berdasarkan analisis pemikiran Agustinus yang mengkritik etika modern dan menawarkan orientasi etis-teologis melalui konsep *uti* dan *frui*, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi relevansi praktisnya dalam menghadapi dilema etika kontemporer yang kompleks, seperti etika kecerdasan buatan atau masalah keberlanjutan lingkungan. Bagaimana kerangka Agustinian, yang menempatkan manusia sebagai citra Allah yang harus diapresiasi (frui) dan bukan hanya digunakan (uti), dapat memberikan fondasi moral yang lebih kokoh untuk memastikan martabat manusia dan ciptaan? Selain itu, perlu ditelaah lebih dalam mengenai etika inkarnasi atau hierarki terbalik yang menggarisbawahi pentingnya tindakan pengorbanan dan pelayanan kepada sesama yang paling rentan sebagai cerminan kasih ilahi. Penelitian ini dapat menginvestigasi metode konkret untuk menumbuhkan empati dan tanggung jawab etis ini dalam masyarakat multikultural, misalnya melalui program pendidikan atau inisiatif komunitas yang terinspirasi oleh teladan imanensi. Terakhir, sebuah studi komparatif antara konsep *imago Dei* Agustinus dengan filsafat relasional modern dari Martin Buber mengenai dialog Aku-Engkau atau pandangan Hannah Arendt tentang komunitas manusia dapat memperkaya pemahaman kita tentang dasar universal tanggung jawab etis. Ini bertujuan untuk merumuskan kerangka etika yang lebih inklusif, yang tidak hanya berakar pada transendensi tetapi juga memotivasi tindakan nyata di tengah kota dunia yang penuh tantangan, dengan jaminan eskatologis yang memberikan harapan jangka panjang bagi upaya kemanusiaan.

  1.  . 0 mdpi.com/2077-1444/12/8/585A 0 mdpi 2077 1444 12 8 585
  2.  . 0 mdpi.com/2077-1444/7/11/137A 0 mdpi 2077 1444 7 11 137
  3. Understanding Man through the Concept of Uti and Frui Based on Augustinian Thought | Societas Dei: Jurnal... societasdei.rcrs.org/index.php/SD/en/article/view/360Understanding Man through the Concept of Uti and Frui Based on Augustinian Thought Societas Dei Jurnal societasdei rcrs index php SD en article view 360
  4. The Creator blasphemed? | Amsterdam University Press Journals Online. creator blasphemed amsterdam university... doi.org/10.5117/NTT2019.4.001.VANDThe Creator blasphemed Amsterdam University Press Journals Online creator blasphemed amsterdam university doi 10 5117 NTT2019 4 001 VAND
  5. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
Read online
File size767.95 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test