UKIMUKIM
ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi AgamaArtikel ini menawarkan model bersekutu, berbagi, bersama, dan bergandong sebagai sebuah pendekatan baru yang dapat digunakan gereja dalam berinteraksi di ruang publik kebangsaan dan keagamaan di Indonesia. Model ini merupakan implikasi dari tiga konsep penting yakni partisipasional, inkarnasional, dan relasional sehingga menjadi alternatif bagi model kesatuan-kesetaraan yang diusulkan John Titaley, dan model keteladanan yang diajukan Eka Darmaputera. Dengan melakukan diskusi dengan Titaley dan Darmaputera, penulis memperlihatkan bahwa partisipasional, inkarnasional, dan relasional mesti dirumuskan dalam teologi eklesiologi gereja-gereja di Indonesia untuk menunjukkan hakikat dan misi dari Allah Trinitas dalam kehidupan eklesial-sosialnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa model bersekutu, berbagi, bersama, dan bergandong memberi ruang luas untuk memperlihatkan identitas diri gereja sebagai milik Allah Trinitas dan sekaligus mengadegankan karya kasih Allah yang menyelamatkan sehingga bersama sang liyan memperkaya kehidupan bersama sebagai bangsa Indonesia.
Artikel ini telah berusaha untuk menunjukkan bahwa (teologi) eklesiologi mesti dirumuskan dan dikonstruksikan untuk memperlihatkan identitas gereja sebagai milik Allah Trinitas dalam mengerjakan karya misionalnya di bumi Indonesia.Melalui analis terhadap pemikiran Titaley dan Darmaputera memperlihatkan bahwa kontruksi (teologi) eklesiologi gereja masih belum lengkap, dan karena itu, gereja (masih) gagal memperlihatkan hakikat dan esensi dirinya dalam mengerjakan misi Allah.Oleh karena itu, konsep partisipasional, inkarnasional, dan relasional dapat menjadi alternatif baru bagi gereja dalam merumuskan dan mengonstruksi (teologi) eklesiologinya.Demikianlah gereja pun dapat secara tepat merumuskan model interaksi dengan semua orang dan seluruh ciptaan, sebagaimana yang diusulkan penulis melalui model bersekutu, berbagi, bersama, dan bergandong.Model ini memberi kesempatan yang luas bagi gereja untuk saling bersekutu, berbagi, bersama, dan bergandong dengan siapa saja.Dengan demikian, gereja sungguh-sungguh menjadi wajah Allah Trinitas bagi siapa saja di bumi Indonesia yang sangat dikasihi dan dirahmati Allah.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dan mengembangkan konsep partisipasional, inkarnasional, dan relasional dalam konteks eklesiologi Indonesia. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana model-model interaksi gereja, seperti bersekutu, berbagi, bersama, dan bergandong, dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi dampak dari penerapan model-model interaksi ini dalam kehidupan gereja dan masyarakat, serta bagaimana model-model ini dapat berkontribusi pada pembangunan sosial dan spiritual di Indonesia.
- Eklesiologi Keindonesiaan: Partisipasional, Inkarnasional, Relasional | ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi... ojs.ukim.ac.id/index.php/arumbae/article/view/1280Eklesiologi Keindonesiaan Partisipasional Inkarnasional Relasional ARUMBAE Jurnal Ilmiah Teologi ojs ukim ac index php arumbae article view 1280
- The Good yet Missing Innkeeper and the Possibility of Open Ecclesiology in: Ecclesiology Volume 14 Issue... doi.org/10.1163/17455316-01402006The Good yet Missing Innkeeper and the Possibility of Open Ecclesiology in Ecclesiology Volume 14 Issue doi 10 1163 17455316 01402006
| File size | 496.31 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
ABDIMASABDIMAS Desa ini memiliki hasil pertanian yang melimpah terutama tanaman jagung. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap hasil limbah jagung yang dihasilkan, khususnyaDesa ini memiliki hasil pertanian yang melimpah terutama tanaman jagung. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap hasil limbah jagung yang dihasilkan, khususnya
NASKAHACEHNASKAHACEH Dalam program ini, kami mengembangkan dan menerapkan struktur buatan yang telah dimodifikasi secara khusus untuk mendukung regenerasi dan pertumbuhan karangDalam program ini, kami mengembangkan dan menerapkan struktur buatan yang telah dimodifikasi secara khusus untuk mendukung regenerasi dan pertumbuhan karang
EDUJAVAREEDUJAVARE Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa Proklim PesanggrahanMetode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Temuan di lapangan menunjukkan bahwa Proklim Pesanggrahan
UNDWIUNDWI Proses ini menghasilkan interaksi harmonis dengan konflik minimal, yang berkontribusi pada pembentukan keadaban warga negara melalui sikap saling menghargai,Proses ini menghasilkan interaksi harmonis dengan konflik minimal, yang berkontribusi pada pembentukan keadaban warga negara melalui sikap saling menghargai,
ARIPAFIARIPAFI Strategi integratif seperti pengajaran nilai akhlak, keteladanan guru, pembiasaan religius, serta pemanfaatan teknologi digital secara positif dapat menghasilkanStrategi integratif seperti pengajaran nilai akhlak, keteladanan guru, pembiasaan religius, serta pemanfaatan teknologi digital secara positif dapat menghasilkan
ARIPAFIARIPAFI Namun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentangNamun, perkembangan ini juga menghadirkan tantangan baru di bidang perpajakan, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang
STAISDHARMASTAISDHARMA Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan pengelola keraton, analisis dokumen, serta observasi lapangan. HasilMetodologi yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan pengelola keraton, analisis dokumen, serta observasi lapangan. Hasil
UNIPMAUNIPMA Kehidupan dalam keluarga menjadi yang pertama dalam membentuk pendidikan karakter anak, setelah itu lingkungan kemudian sekolah atau pondok pesantren.Kehidupan dalam keluarga menjadi yang pertama dalam membentuk pendidikan karakter anak, setelah itu lingkungan kemudian sekolah atau pondok pesantren.
Useful /
UNDWIUNDWI Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Manova satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa: (1) terdapatData yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Manova satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh bahwa: (1) terdapat
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Hasil tes akurasi 80% menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan diagnosis sesuai dengan penilaian ahli. Pengujian akurasi sistem pakar untuk diagnosaHasil tes akurasi 80% menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan diagnosis sesuai dengan penilaian ahli. Pengujian akurasi sistem pakar untuk diagnosa
UKIMUKIM Ijtihad Muhammadiyah dalam problem kontemporer Kota Ambon dilakukan untuk menyatukan perbedaan pemahaman dari tiga kelompok masyarakat di kalangan umatIjtihad Muhammadiyah dalam problem kontemporer Kota Ambon dilakukan untuk menyatukan perbedaan pemahaman dari tiga kelompok masyarakat di kalangan umat
UKIMUKIM Suara dan peran perempuan di dalam peradaban manusia selalu menjadi penyeimbang bagi kekuatan dominan yang dimonopoli oleh kaum laki-laki. Suara tersebutSuara dan peran perempuan di dalam peradaban manusia selalu menjadi penyeimbang bagi kekuatan dominan yang dimonopoli oleh kaum laki-laki. Suara tersebut