ARDENJAYAARDENJAYA
Arus Jurnal Psikologi dan PendidikanArus Jurnal Psikologi dan PendidikanMasa pubertas merupakan fase kritis dalam perkembangan anak, ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Pendidikan seksualitas yang tepat dan komprehensif menjadi sangat penting dalam membantu anak-anak memahami perubahan yang mereka alami serta mengembangkan sikap dan perilaku yang sehat terkait dengan seksualitas. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan seksualitas pada anak usia pubertas di SMP Maarif Prigen, mengidentifikasi metode dan strategi yang digunakan, serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta observasi langsung dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Maarif Prigen telah mengintegrasikan pendidikan seksualitas ke dalam kurikulum dengan pendekatan yang hati-hati dan kontekstual. Para guru menggunakan berbagai metode, termasuk diskusi kelompok, simulasi, dan penggunaan media edukatif untuk menyampaikan materi pendidikan seksualitas.
Implementasi pendidikan seksualitas di SMP Maarif Prigen bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang pubertas dan kesehatan reproduksi, serta mendorong perilaku bertanggung jawab pada siswa.Strategi pelaksanaannya mencakup integrasi materi ke dalam kurikulum seperti biologi dan pendidikan jasmani, serta penyelenggaraan seminar dengan ahli.Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, norma sosial yang tabu, rasa canggung siswa, dan dukungan orang tua yang bervariasi.
Mengingat bahwa penelitian ini berjenis studi kasus pada satu sekolah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita. Pertama, sangat penting untuk melakukan studi komparatif dengan melibatkan berbagai jenis sekolah, seperti sekolah negeri, swasta, atau madrasah, di beragam wilayah geografis. Pendekatan ini akan memungkinkan identifikasi pola implementasi, variasi tantangan, serta efektivitas strategi pendidikan seksualitas di berbagai konteks sosial dan budaya, sehingga hasilnya lebih dapat digeneralisasi dan relevan untuk pengembangan kebijakan yang lebih luas. Kedua, menindaklanjuti temuan tentang peran krusial orang tua yang bervariasi, perlu dilakukan penelitian kualitatif atau kuantitatif yang mendalam untuk memahami secara spesifik persepsi, tingkat pengetahuan, dan hambatan keterlibatan orang tua dalam pendidikan seksualitas anak. Studi ini dapat mengidentifikasi bentuk dukungan yang paling efektif dari orang tua dan merumuskan model kolaborasi inovatif antara sekolah dan keluarga, mungkin melalui lokakarya berbasis komunitas atau platform edukasi digital yang dirancang khusus untuk orang tua, guna menciptakan lingkungan belajar yang holistik. Ketiga, melihat tantangan terkait kapasitas guru dan ketersediaan materi, penelitian pengembangan (Research & Development) diperlukan untuk menciptakan dan mengevaluasi modul pelatihan guru yang komprehensif dan berkelanjutan, serta mengembangkan materi pendidikan seksualitas yang inovatif dan relevan. Modul pelatihan harus fokus pada peningkatan keterampilan pedagogis dan kepercayaan diri guru dalam membahas topik sensitif, sementara pengembangan materi dapat mencakup penggunaan media digital interaktif yang disesuaikan dengan nilai budaya lokal dan tahap perkembangan siswa, guna memaksimalkan efektivitas pembelajaran. Melalui pendekatan ini, diharapkan pendidikan seksualitas dapat disampaikan lebih optimal, membekali generasi muda dengan pengetahuan dan sikap yang sehat.
| File size | 729.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi Shopee di Kota Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakanPopulasi dalam penelitian ini adalah pengguna aplikasi Shopee di Kota Bekasi dengan jumlah sampel sebanyak 190 responden. Penentuan jumlah sampel menggunakan
RCRSRCRS Namun, upaya untuk mengatasi dualitas ini sudah dilakukan sejak zaman Reformasi melalui pendekatan Luther dan Calvin yang menekankan peran iman dalam semuaNamun, upaya untuk mengatasi dualitas ini sudah dilakukan sejak zaman Reformasi melalui pendekatan Luther dan Calvin yang menekankan peran iman dalam semua
UNNESUNNES Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mampu mengembangkan kompetensi CT yang lebih baik melalui integrasi, justifikasi, dan refleksi CT dalam prosesHasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mampu mengembangkan kompetensi CT yang lebih baik melalui integrasi, justifikasi, dan refleksi CT dalam proses
UBBGUBBG Tingkat kompetensi pedagogis internal guru yang tinggi mampu meredam konsekuensi negatif yang timbul akibat keterbatasan infrastruktur, khususnya tidakTingkat kompetensi pedagogis internal guru yang tinggi mampu meredam konsekuensi negatif yang timbul akibat keterbatasan infrastruktur, khususnya tidak
STAISKUTIMSTAISKUTIM Dengan demikian, sosialisasi pengembangan deep learning menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar di sekolah dasar Desa WahauDengan demikian, sosialisasi pengembangan deep learning menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar di sekolah dasar Desa Wahau
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Visualisasi overlay memperlihatkan pergeseran fokus riset dari topik integrasi teknologi dasar (blended learning, learning systems) ke arah literasi digitalVisualisasi overlay memperlihatkan pergeseran fokus riset dari topik integrasi teknologi dasar (blended learning, learning systems) ke arah literasi digital
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Sampel yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan alat bantu SPPS versi 26 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik danSampel yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan alat bantu SPPS versi 26 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan
YANAYANA Perlakuan terdiri dari 5 level pemberian pod kakao fermentasi P0: (0%), P1: (20%), P2: (40%), P3: (60%), P4: (80%). Parameter yang diamati adalah persentasePerlakuan terdiri dari 5 level pemberian pod kakao fermentasi P0: (0%), P1: (20%), P2: (40%), P3: (60%), P4: (80%). Parameter yang diamati adalah persentase
Useful /
ARDENJAYAARDENJAYA Pemilihan perusahaan syariah menjadi krusial untuk menghindari transaksi terlarang dan mengakselerasi pengembangan potensi ekonomi syariah di IndonesiaPemilihan perusahaan syariah menjadi krusial untuk menghindari transaksi terlarang dan mengakselerasi pengembangan potensi ekonomi syariah di Indonesia
UNNESUNNES Keterbatasan penelitian ini terletak pada keterbatasan perangkat keras, sehingga penggunaan dataset lebih besar dan penyesuaian paramater lebih lanjutKeterbatasan penelitian ini terletak pada keterbatasan perangkat keras, sehingga penggunaan dataset lebih besar dan penyesuaian paramater lebih lanjut
UGMUGM Dosis Trichoderma sp. berpengaruh nyata pada penambahan tinggi tanaman, kandungan klorofil a, dan infeksi akar. Dosis 2,46 g merupakan dosis optimal yangDosis Trichoderma sp. berpengaruh nyata pada penambahan tinggi tanaman, kandungan klorofil a, dan infeksi akar. Dosis 2,46 g merupakan dosis optimal yang
UGMUGM Pemupukan daun menggunakan Gandasil B pada 25 dan 28 HST dengan penyiangan gulma sekali setiap 7 hari memberikan pertumbuhan dan hasil gambas terbaikPemupukan daun menggunakan Gandasil B pada 25 dan 28 HST dengan penyiangan gulma sekali setiap 7 hari memberikan pertumbuhan dan hasil gambas terbaik