UGMUGM
JBPJBPPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh waktu pemupukan dan penyiangan gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gambas, sekaligus menentukan waktu terbaik untuk mencapai pertumbuhan dan hasil yang optimal. Penelitian dilaksanakan dari bulan April hingga Juli 2024 di lahan petani di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 kombinasi perlakuan dan 3 kelompok. Perlakuan termasuk pemupukan dengan Gandasil B pada 20 dan 23 Hari Setelah Tanam (HST), 25 dan 28 HST, serta 30 dan 33 HST, serta interval penyiangan 7, 14, dan 21 hari. Variabel yang diamati meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter buah, panjang buah, berat segar buah contoh, jumlah buah contoh, berat segar buah per plot, dan jumlah buah per plot. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam waktu pemupukan dan penyiangan pada panjang tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, berat segar buah contoh, jumlah buah contoh, berat segar buah per plot, dan jumlah buah per plot, tetapi tidak ada perbedaan signifikan pada diameter dan panjang buah. Analisis vegetasi gulma menunjukkan bahwa gulma babadotan memiliki nilai dominansi tertinggi sebelum persiapan lahan, dan gulma jukut pendul memiliki nilai dominansi tertinggi setelah panen. Perlakuan G4, dengan pemupukan pada 25 dan 28 HST dan penyiangan setiap 7 hari, terbukti menjadi perlakuan terbaik.
Pemupukan daun menggunakan Gandasil B pada 25 dan 28 HST dengan penyiangan gulma sekali setiap 7 hari memberikan pertumbuhan dan hasil gambas terbaik pada tanah spodosol.Perlakuan ini meningkatkan panjang tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, berat segar buah, dan jumlah buah, sedangkan diameter dan panjang buah tidak menunjukkan perbedaan signifikan.Pemberian pupuk Gandasil B melalui daun pada waktu yang tepat menghindari kehilangan hara dibandingkan pemupukan melalui tanah, sementara penyiangan sekali setiap 7 hari mengurangi kompetisi antara gambas dan gulma sehingga petani dapat meminimalkan dampak negatif gulma dan meningkatkan hasil panen yang optimal.Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji efektivitas kombinasi pemupukan daun dengan teknik pengelolaan gulma lainnya, seperti mulsa organik atau bioherbisida, guna meningkatkan efisiensi pertumbuhan tanaman gambas di berbagai kondisi tanah.
Pertimbangkan penelitian yang mengevaluasi kombinasi pengaplikasian pupuk Gandasil B dengan modulasi dosis dan interval aplikasi pada berbagai fase pertumbuhan gambas di tanah spodosol, guna memaksimalkan ketersediaan nutrisi sekaligus meminimalisir kehilangan hara; selanjutnya, lakukan studi komparatif antara penyiangan manual dengan penggunaan mulsa organik atau bioherbisida untuk menilai efektivitas, biaya, dan dampak ekologisnya terhadap kesehatan tanah dan kualitas buah; terakhir, kembangkan sistem integrasi pemupukan dan pengendalian gulma berbasis teknologi sensor tanah dan citra satelit agar petani dapat memonitor kondisi tanaman secara real‑time dan menyesuaikan strategi manajemen agrikultur sesuai kebutuhan spesifik lahan, sehingga meningkatkan produktivitas gambas secara berkelanjutan.
- Efektivitas Pupuk Daun terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai pada Sistem Tanpa Olah Tanah | Ulva | Agrosains... jurnal.uns.ac.id/agrosains/article/view/33184Efektivitas Pupuk Daun terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai pada Sistem Tanpa Olah Tanah Ulva Agrosains jurnal uns ac agrosains article view 33184
- PENGARUH JARAK TANAM DAN FREKUENSI PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea... doi.org/10.31186/jipi.22.1.16-22PENGARUH JARAK TANAM DAN FREKUENSI PENYIANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL KACANG TANAH Arachis hypogaea doi 10 31186 jipi 22 1 16 22
- Pengaruh Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Kultivar Kedelai ( Glycine max (L.) Merr.)... journal.ugm.ac.id/jbp/article/view/28015Pengaruh Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Kultivar Kedelai Glycine max L Merr journal ugm ac jbp article view 28015
- Upaya Peningkatan Pertumbuhan dan Produksi Gambas Melalui Pengaturan Jarak Tanam dan Waktu Penyiangan... jlsuboptimal.unsri.ac.id/index.php/jlso/article/view/358Upaya Peningkatan Pertumbuhan dan Produksi Gambas Melalui Pengaturan Jarak Tanam dan Waktu Penyiangan jlsuboptimal unsri ac index php jlso article view 358
- Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman... doi.org/10.21776/ub.protan.2023.011.09.01Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman doi 10 21776 ub protan 2023 011 09 01
| File size | 543.1 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode spektrofotometri melalui empat tahapan, yaitu ekstraksi, penyaringan,Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode spektrofotometri melalui empat tahapan, yaitu ekstraksi, penyaringan,
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penelitian menunjukkan taraf kesalahan rtabel (5%), dimana rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,994>0,248 maka Ho ditolak dan H1 diterima. JadiHasil penelitian menunjukkan taraf kesalahan rtabel (5%), dimana rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,994>0,248 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Jadi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis terbaik dari kombinasi pupuk kandang domba dan NPK majemuk adalah perlakuan K4N4 dengan takaran 8,424Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis terbaik dari kombinasi pupuk kandang domba dan NPK majemuk adalah perlakuan K4N4 dengan takaran 8,424
UNIMALUNIMAL Hasil menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah,Hasil menunjukkan bahwa media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah,
UTPUTP Ada perbedaan dalam usahatani tebu tanam baru dan kepras dalam tahap budidaya. Dalam usahatani tebu tanam, petani menggunakan bibit sebagai input. SedangkanAda perbedaan dalam usahatani tebu tanam baru dan kepras dalam tahap budidaya. Dalam usahatani tebu tanam, petani menggunakan bibit sebagai input. Sedangkan
UMPUMP Faktor produksi yang digunakan pada usahatani tersebut yaitu penggunaan lahan pertanian milik petani dan sewa, penggunaan benih (pakcoy, cabai besar, cabaiFaktor produksi yang digunakan pada usahatani tersebut yaitu penggunaan lahan pertanian milik petani dan sewa, penggunaan benih (pakcoy, cabai besar, cabai
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL ) pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak, lama penelitian 2 bulan dimulai dari tanggal) pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak, lama penelitian 2 bulan dimulai dari tanggal
UNTAG SMDUNTAG SMD Pelaksanaan dilaksanakan di kelompok Tani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022.Pelaksanaan dilaksanakan di kelompok Tani Wira Karya di Desa Tanah Datar Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara, pada hari Sabtu tanggal 2 Juli 2022.
Useful /
UNNESUNNES Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian yang dipilih semuanya mengalami peningkatan kemampuan penalaran matematika dengan tingkat peningkatanHasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian yang dipilih semuanya mengalami peningkatan kemampuan penalaran matematika dengan tingkat peningkatan
UGMUGM Penelitian dilakukan dengan menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang diulang 5 kali. Faktor 1 adalah pemberian dosis mikorizaPenelitian dilakukan dengan menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang diulang 5 kali. Faktor 1 adalah pemberian dosis mikoriza
UMPUMP Untuk menghasilkan tingkat produksi tertentu di daerah penelitian (Y = 20,80 kuintal), kombinasi X1, X3, dan X5 dengan biaya minimal akan tercapai jikaUntuk menghasilkan tingkat produksi tertentu di daerah penelitian (Y = 20,80 kuintal), kombinasi X1, X3, dan X5 dengan biaya minimal akan tercapai jika
UMPUMP Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyebaran ikan jaguar di sungai Klawing kabupaten Purbalingga, sosialisasi dan pemahaman tentang jenis,Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyebaran ikan jaguar di sungai Klawing kabupaten Purbalingga, sosialisasi dan pemahaman tentang jenis,