UGMUGM
JBPJBPPenelitian mengenai isolat Trichoderma sp. yang berasal dari perakaran anggrek liar Paphiopedilum javanicum untuk diaplikasikan pada aklimatisasi anggrek komersial masih terbatas. Tujuan penelitian untuk menentukan dosis optimal isolat Trichoderma sp. untuk pertumbuhan bibit hibrida Dendrobium discolor >< lasianthera pada tahap aklimatisasi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan percobaan non-faktorial dan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali sebagai blok. Perlakuan berupa dosis Trichoderma sp. yaitu 0 g; 2 g; 2,5 g; 3 g; dan 3,5 g. Dosis Trichoderma sp. berpengaruh nyata pada penambahan tinggi tanaman, kandungan klorofil a, dan infeksi akar. Dosis 2,46 g merupakan dosis optimal yang memberikan tingkat infeksi Trichoderma pada akar sebesar 100%. Dosis 2,5 g memberikan hasil terbaik pada penambahan tinggi tanaman yaitu 0,625 cm. Dosis 3,5 g memberikan hasil terbaik pada parameter kandungan klorofil a sebesar 4,55 mg/l. Trichoderma sp. tersebut mempunyai potensi diperbanyak menjadi produk pupuk hayati untuk mendukung pertumbuhan anggrek komersil saat aklimatisasi.
yang diisolasi dari akar Paphiopedilum javanicum dapat meningkatkan pertumbuhan bibit hibrida Dendrobium discolor >< lasianthera pada tahap aklimatisasi.Dosis optimal 2,46 g menghasilkan tingkat infeksi akar 100 %, sedangkan dosis 2,5 g dan 3,5 g meningkatkan tinggi tanaman dan kandungan klorofil a secara signifikan.Dengan potensi ini, isolat Trichoderma dapat dikembangkan menjadi pupuk hayati untuk aplikasi aklimatisasi anggrek komersial.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek kombinasi Trichoderma dengan mikroorganisme lain, seperti Bacillus sp., untuk mengetahui apakah sinergi mikroba dapat meningkatkan efisiensi nirkemasan lebih lanjut pada bibit anggrek. Peneliti juga dapat mempelajari dinamika metabolik pada akar anggrek setelah perlakuan dosis optimal, menggunakan teknik metabolomik, sehingga dapat memahami mekanisme peningkatan penyerapan nutrisi secara lebih mendalam. Selain itu, studi jangka panjang mengenai dampak aplikasi Trichoderma pada tahap pertumbuhan vegetatif dan reproduksi anggrek di lingkungan greenhouse sebaiknya dilakukan untuk menilai kestabilan manfaatnya dalam skala produksi komersial.
| File size | 714.67 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
CCRJOURNALCCRJOURNAL cacao baru yang tahan terhadap stres biotik dan abiotik melalui seleksi gen kandidat yang tepat untuk pembiakan kakao. Identifikasi dan karakterisasi tujuhcacao baru yang tahan terhadap stres biotik dan abiotik melalui seleksi gen kandidat yang tepat untuk pembiakan kakao. Identifikasi dan karakterisasi tujuh
CCRJOURNALCCRJOURNAL ke dalam proses pengomposan merupakan strategi biologis yang menjanjikan untuk mengurangi residu glifosat dan sikpermethrin hingga masing‑masing 99,96 %ke dalam proses pengomposan merupakan strategi biologis yang menjanjikan untuk mengurangi residu glifosat dan sikpermethrin hingga masing‑masing 99,96 %
PURIFIKASIPURIFIKASI Lumpur kemudian dicampur dengan setiap jenis tanah sebagai kontrol, serta diberikan perlakuan tambahan berupa (a) dolomit, (b) Trichoderma sp. , dan (c)Lumpur kemudian dicampur dengan setiap jenis tanah sebagai kontrol, serta diberikan perlakuan tambahan berupa (a) dolomit, (b) Trichoderma sp. , dan (c)
UNISBA BLITARUNISBA BLITAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bahan aktif biofungisida Streptomyces sp 1 x 106 cfu/gram dan Geobacillus sp 1 x 106 cfu/gram yangPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bahan aktif biofungisida Streptomyces sp 1 x 106 cfu/gram dan Geobacillus sp 1 x 106 cfu/gram yang
UPPRUPPR Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling dengan dua faktor perlakuan, faktor pertama adalah varietas cabai yang terdiriRancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling dengan dua faktor perlakuan, faktor pertama adalah varietas cabai yang terdiri
UPPRUPPR Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak mimba baik dari daun ataupun biji efektif mengendalikan perkembangan Colletotrichum acutatum.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak mimba baik dari daun ataupun biji efektif mengendalikan perkembangan Colletotrichum acutatum.
UPPRUPPR Strategi pengelolaan ekosistem mangrove diusulkan untuk Kecamatan Ujungpangkah, mencakup tindakan seperti sosialisasi, pelatihan, bantuan pembiayaan, peningkatanStrategi pengelolaan ekosistem mangrove diusulkan untuk Kecamatan Ujungpangkah, mencakup tindakan seperti sosialisasi, pelatihan, bantuan pembiayaan, peningkatan
UNPARUNPAR Pengujian tahap I secara in vitro dengan perlakuan M0: tanpa metabolit sekunder; M2: metabolit sekunder Trichoderma longibrachiatum dan M3: metabolit sekunderPengujian tahap I secara in vitro dengan perlakuan M0: tanpa metabolit sekunder; M2: metabolit sekunder Trichoderma longibrachiatum dan M3: metabolit sekunder
Useful /
UNNESUNNES Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Treffinger yang berbeda-beda dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa dan memberikanPenelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Treffinger yang berbeda-beda dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa dan memberikan
UNPARUNPAR lecanii. Tujuan tersebut dicapai melalui dua kegiatan penelitian yang berbeda. Analisis peran kitinase terhadap patogenisitas L. lecanii dilakukan melaluilecanii. Tujuan tersebut dicapai melalui dua kegiatan penelitian yang berbeda. Analisis peran kitinase terhadap patogenisitas L. lecanii dilakukan melalui
UNPARUNPAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi tanaman, bobot segar, jumlah umbi, dan diameter umbi tanaman bawang dayak yang diberi pupuk kandangHasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi tanaman, bobot segar, jumlah umbi, dan diameter umbi tanaman bawang dayak yang diberi pupuk kandang
UNSIQUNSIQ Subjek penelitian ialah 8 Kepala Sekolah, 8 Koordinator unit produksi ditingkat sekolah, 13 Koordinator unit produksi ditingkat jurusan dan siswa yangSubjek penelitian ialah 8 Kepala Sekolah, 8 Koordinator unit produksi ditingkat sekolah, 13 Koordinator unit produksi ditingkat jurusan dan siswa yang