NURISNURIS

Journal of Linguistics and Social StudiesJournal of Linguistics and Social Studies

Studi ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pengalaman pengguna dari tutorial video berbasis Kode QR untuk tata rias pengantin Solo Putri modern yang dimodifikasi melalui tiga dimensi inti: manfaat, kemudahan penggunaan, dan kualitas antarmuka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 175 siswa Program Studi Tata Rias Universitas Negeri Yogyakarta yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana dari populasi 284 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin yang terdiri dari 12 item pernyataan. Uji validitas tingkat item menunjukkan bahwa semua item statistik valid (r = 0,785–0,924, p < 0,001, melebihi rtabel= 0,148) dan uji reliabilitas menghasilkan Alpha Cronbach sebesar 0,941. Data dievaluasi menggunakan rata-rata skor yang dinormalisasi pada skala 1–5 dan persentase skor ideal. Media mencapai skor rata-rata agregat sebesar 4,32 dari 5,00 (86,40% skor ideal), menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat tinggi. Dari dimensi tersebut, manfaat mencatatkan skor rata-rata tertinggi 4,48 (89,60%), diikuti oleh kemudahan penggunaan 4,35 (87,00%) dan kualitas antarmuka 4,18 (83,60%). Temuan ini menunjukkan bahwa tutorial video dianggap sangat bermanfaat untuk mendukung pembelajaran praktik mandiri, ramah pengguna pada perangkat digital, dan menarik secara visual. Studi ini menunjukkan bahwa teknologi digital sederhana seperti tutorial video berbasis Kode QR secara positif diterima dan sangat layak sebagai media pendukung dalam pendidikan tata rias vokasional. Selain itu, menunjukkan bagaimana alat digital berbatas rendah dapat memfasilitasi akses fleksibel ke pengetahuan tata rias tradisional bagi pembelajar kontemporer.

Studi ini menyimpulkan bahwa tutorial video berbasis Kode QR untuk tata rias pengantin Solo Putri modern yang dimodifikasi menunjukkan kualitas pengalaman pengguna yang positif, dengan manfaat sebagai indikator yang paling dominan.Temuan ini membenarkan bahwa teknologi digital sederhana secara positif diterima dan sangat layak sebagai media pembelajaran vokasional, sambil memfasilitasi akses fleksibel dan mandiri ke pengetahuan tata rias tradisional.Namun, penggunaan teknologi harus tetap berakar pada pemahaman terhadap konvensi dan filosofi budaya agar proses adaptasi tidak menghilangkan makna tradisi.Studi ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan media pembelajaran di pendidikan vokasional dan upaya melestarikan warisan budaya tak benda melalui integrasi teknologi yang kontekstual dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran tata rias tradisional untuk meningkatkan interaktivitas dan pemahaman budaya. Selain itu, penelitian dapat membandingkan metode pembelajaran berbasis teknologi dengan metode tradisional untuk mengevaluasi dampaknya terhadap retensi pengetahuan dan keterampilan. Studi juga bisa mengeksplorasi adaptasi solusi digital ini pada warisan budaya lain di Indonesia untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya dalam konteks yang lebih luas, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi oleh kalangan muda.

  1. Evaluating the User Interface and Usability Approaches for E-Learning Systems | IGI Global Scientific... doi.org/10.4018/IJITWE.333638Evaluating the User Interface and Usability Approaches for E Learning Systems IGI Global Scientific doi 10 4018 IJITWE 333638
  2. Uses of Heritage | Laurajane Smith | Taylor & Francis eBooks, Referenc. uses heritage laurajane smith... taylorfrancis.com/books/9780203602263Uses of Heritage Laurajane Smith Taylor Francis eBooks Referenc uses heritage laurajane smith taylorfrancis books 9780203602263
Read online
File size374.37 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test