GOODWOODPUBGOODWOODPUB

Annals of Sustainable Agriculture and ForestryAnnals of Sustainable Agriculture and Forestry

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh peningkatan dosis biofertilizer cair terfermentasi terhadap profil nutrisi dan keselamatan logam berat pada bayam segar (Amaranthus sp.), dengan mengukur kandungan protein, vitamin A, vitamin C, timbal (Pb), dan kadmium (Cd). Metodologi penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu kelompok kontrol tanpa perlakuan dan enam tingkat dosis biofertilizer (P0 hingga P5), dianalisis dalam duplikat. Protein, vitamin A, dan vitamin C ditentukan menggunakan metode titrimetri, sedangkan Pb dan Cd diukur dengan spektrofotometri absorpsi atom terhadap kurva kalibrasi yang disertifikasi. Hasil menunjukkan bahwa protein meningkat dari 1,15 menjadi 2,07 g/100 g dari kontrol hingga dosis tertinggi. Vitamin A meningkat dari 6.157,40 menjadi 7.403,96 SI/100 g, dan vitamin C meningkat dari 80,61 menjadi 99,83 mg/100 g. Timbal turun dari 0,0194 menjadi 0,0018 mg/kg, dan kadmium turun dari 0,0054 menjadi 0,0018 mg/kg, keduanya menunjukkan penurunan dosis-dependent yang konsisten. Kesimpulan menunjukkan bahwa peningkatan dosis biofertilizer dikaitkan dengan peningkatan protein dan vitamin serta penurunan Pb dan Cd, menunjukkan efek ganda yang menguntungkan terhadap kualitas nutrisi dan keselamatan pangan.

Peningkatan dosis biofertilizer berkorelasi dengan peningkatan kandungan protein dan vitamin serta penurunan kandungan Pb dan Cd, menunjukkan efek ganda yang menguntungkan terhadap kualitas nutrisi dan keselamatan pangan.Penelitian ini memberikan bukti respons-dosis yang mendukung penggunaan biofertilizer terfermentasi sebagai strategi praktis untuk meningkatkan nilai nutrisi dan keselamatan pangan sayuran daun dalam sistem pertanian skala kecil.

Penelitian lanjutan dapat menggabungkan analisis kimia tanah dengan analisis jaringan tanaman untuk mengidentifikasi mekanisme spesifik yang menyebabkan penurunan logam berat, seperti perubahan pH, kompleksasi organik, atau transformasi mikrobiologi. Uji statistik inferensial formal, seperti analisis varians dengan perbandingan dosis pasca-hoc, dapat memperkuat dasar bukti untuk rekomendasi dosis spesifik. Penelitian dapat diperluas ke beberapa siklus tanam dan lokasi lapang dengan tingkat kontaminasi tanah awal berbeda untuk mengevaluasi apakah efek ganda yang ditemukan dalam penelitian satu siklus dapat digeneralisasi. Selain itu, studi dapat fokus pada karakterisasi komponen aktif biofertilizer melalui analisis kimia dan komunitas mikroba untuk memahami mekanisme peningkatan nutrisi dan penurunan logam berat secara terpisah.

  1. Evaluating the Potential of Fermented Leguminous Plant Leaves as a Fertilizer for Rice (Oryza Sativa)... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/biosaintifika/article/view/45521Evaluating the Potential of Fermented Leguminous Plant Leaves as a Fertilizer for Rice Oryza Sativa journal unnes ac nju index php biosaintifika article view 45521
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s11356-023-30449-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s11356 023 30449 0
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s10668-021-01487-wClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s10668 021 01487 w
Read online
File size468.07 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test