UMJ PremiumUMJ Premium
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)Latar Belakang: Salah satu manfaat dari vitamin C (yang terdapat pada kelor) bagi tubuh yaitu untuk meningkatkan imunitas. Cendol adalah salah satu contoh minuman yang banyak digemari karena kenikmatannya. Peneliti ingin melakukan penelitian terkait minuman cendol daun kelor yang diharapkan dapat menjadi minuman alternatif untuk imunitas tubuh. Tujuan: Mengetahui formulasi cendol daun kelor terhadap mutu organoleptik, menganalisis vitamin, dan uji kandungan gizi pada cendol daun kelor. Metode: Penelitian yang dilakukan yaitu penelitian eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), dilakukan dengan tiga kali perlakuan dan 1 perlakuan produk pembanding dengan tiga kali pengulangan. Dengan uji yang dilakukan yaitu, uji organoleptik, uji vitamin C dan uji proksimat. Analisis SPSS yang digunakan yaitu menggunakan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji Kruskall Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil: Uji mutu hedonik adanya perbedaan nyata pada warna, rasa dan tekstur, sementara tidak adanya perbedaan nyata pada aroma. Pada uji hedonik adanya perbedaan nyata pada warna, dan tekstur dan tidak adanya perbedaan nyata pada aroma dan rasa. Kadar vitamin C pada minuman cendol daun kelor tidak terdeteksi, tetapi cendol kelor memiliki kadar abu 0,53%, energi dan lemak 1,89 kcal/100 g, kadar lemak total 0,21%, kadar air 83,1%, energi total 66,51 kcal/100 g, protein 0,91%, karbohidrat 15,24%. Simpulan: Pada uji organoleptik adanya perbedaan nyata pada warna, rasa dan tekstur dalam uji mutu hedonik, sementara pada uji hedonik adanya perbedaan nyata pada warna dan tekstur. Tidak terdeteksinya vitamin C pada cendol daun kelor.
Pada uji organoleptik terdapat perbedaan nyata pada warna, rasa, dan tekstur dalam uji mutu hedonik, namun tidak ada perbedaan nyata pada aroma.Pada uji hedonik ditemukan perbedaan nyata pada warna dan tekstur, tetapi tidak ada perbedaan nyata pada aroma dan rasa.Kadar vitamin C pada minuman cendol daun kelor tidak terdeteksi meskipun kandungan gizi lainnya teridentifikasi.
Pertama, perlu diteliti pengaruh perlakuan panas dan metode ekstraksi daun kelor terhadap stabilitas vitamin C dalam minuman cendol, untuk mengetahui apakah modifikasi proses produksi dapat mempertahankan kandungan vitamin C yang tinggi. Kedua, penting untuk mengembangkan formulasi cendol daun kelor dengan penambahan bahan alami yang kaya vitamin C, seperti jeruk atau jambu biji, lalu mengevaluasi dampaknya terhadap kualitas sensori dan nilai gizinya. Ketiga, perlu dilakukan uji konsumsi jangka panjang untuk melihat bagaimana konsumsi cendol daun kelor memengaruhi status imun tubuh pada kelompok masyarakat tertentu, seperti lansia atau anak-anak, guna membuktikan efektivitasnya sebagai minuman fungsional. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah dari temuan saat ini yang menunjukkan tidak terdeteksinya vitamin C, meskipun daun kelor secara teori mengandung vitamin C tinggi, serta memperkuat potensi cendol daun kelor sebagai alternatif minuman sehat yang berbasis lokal.
| File size | 514.68 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
TYARLYTATYARLYTA Untuk mempertahankan mutunya dalam jangka waktu lebih lama, diperlukan penyimpanan pada suhu lemari pendingin. Umur simpan ikan madidihang masak keringUntuk mempertahankan mutunya dalam jangka waktu lebih lama, diperlukan penyimpanan pada suhu lemari pendingin. Umur simpan ikan madidihang masak kering
TYARLYTATYARLYTA Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar pada siswa Kelas XI SMK Negeri 4 Kota Ternate. Pada perbaikan pembelajaranPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar pada siswa Kelas XI SMK Negeri 4 Kota Ternate. Pada perbaikan pembelajaran
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sampel C (60% jambu biji) dengan kedua sampel lainnya. Secara keseluruhan, produk ini dinilaiHasil uji menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sampel C (60% jambu biji) dengan kedua sampel lainnya. Secara keseluruhan, produk ini dinilai
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Kulit alpukat memiliki kandungan senyawa Flavannoid dan alkaloid sebagai antibakteri. Pada penelitian ini ekstrak etanol kulit alpukat diformulasikan sebagaiKulit alpukat memiliki kandungan senyawa Flavannoid dan alkaloid sebagai antibakteri. Pada penelitian ini ekstrak etanol kulit alpukat diformulasikan sebagai
TYARLYTATYARLYTA Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana peningkatan pengetahuan petugas gizi setelah workshop berdampak pada perubahan praktik pemberian asuhan giziPenelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana peningkatan pengetahuan petugas gizi setelah workshop berdampak pada perubahan praktik pemberian asuhan gizi
ITSPKUITSPKU Analisis statistik dilakukan dengan uji Mann whitney untuk mengetahui perbedaan rata-rata karakteristik antar tepung hati ayam kampung dan broiler. HasilAnalisis statistik dilakukan dengan uji Mann whitney untuk mengetahui perbedaan rata-rata karakteristik antar tepung hati ayam kampung dan broiler. Hasil
UnmulUnmul Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia, kualitas fisik, organoleptik, dan daya terima terhadap nugget daging itik yang diberi pakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia, kualitas fisik, organoleptik, dan daya terima terhadap nugget daging itik yang diberi pakan
UPERTISUPERTIS Penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap ini mengevaluasi pengaruh substitusi tepung kedelai 0–15 g terhadap penerimaan sensoris dan kadarPenelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap ini mengevaluasi pengaruh substitusi tepung kedelai 0–15 g terhadap penerimaan sensoris dan kadar
Useful /
ALMAATAALMAATA Analisis data menggunakan uji Korelasi. Hasil: Uji korelasi vitamin D dengan glukosa darah menunjukkan nilai p = 0,238, sedangkan vitamin C dengan kadarAnalisis data menggunakan uji Korelasi. Hasil: Uji korelasi vitamin D dengan glukosa darah menunjukkan nilai p = 0,238, sedangkan vitamin C dengan kadar
ALMAATAALMAATA Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi untuk mengukur pengetahuan gizi, penerapan OFD, kuesioner Food Choice Questionnaire (FCQ), dan Semi-QuantitativeInstrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi untuk mengukur pengetahuan gizi, penerapan OFD, kuesioner Food Choice Questionnaire (FCQ), dan Semi-Quantitative
UPERTISUPERTIS Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p = 0,000. Diharapakan peran aktif dari keluarga, kaderTerdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p = 0,000. Diharapakan peran aktif dari keluarga, kader
DOKICTIDOKICTI Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Cognitive Behavioral Therapy (CBT) berbasis Islam terhadap perilaku FoMO pada mahasiswa Fakultas PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Cognitive Behavioral Therapy (CBT) berbasis Islam terhadap perilaku FoMO pada mahasiswa Fakultas Psikologi