FT UIMFT UIM

Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)

Terdapat permasalahan yang umum ditemukan pada pergudangan, salah satunya terkait dengan tata kelola barang. Permasalahan tata letak barang yang tidak sesuai menyebabkan penumpukan barang, sehingga barang tersimpan lama dan menyebabkan tingginya biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak gudang barang dan melakukan komparasi antara layout eksisting dan layout usulan untuk mengetahui layout yang paling baik dari segi efisiensi jarak tempuh, penggunaan ruang dan operasional. Penelitian ini menggunakan metode dedicated storage untuk merancang ulang tata letak dan rectilinear distance untuk mengetahui total jarak. Pada layout usulan penempatan area penyimpanan, area sortir, dan I/O telah dirancang agar saling berdekatan dan membentuk alur pergerakan yang lebih linier dan terpusat. Perbandingan total jarak tempuh antara layout eksisting dan usulan menunjukan adanya penurunan jarak, layout eksisting menghasilkan total jarak tempuh 155,16 m, sedangkan layout usulan menghasilkan total jarak tempuh 72,92 m. Perbedaan ini menunjukan adanya pengurangan jarak sebesar 82,24 m atau sekitar 53% lebih efisien dibandingkan dengan kondisi awal. Hal ini membuktikan bahwa tata letak usulan meningkatkan efisiensi operasional gudang. Dengan demikian tata letak gudang usulan yang dirancang dengan kombinasi metode dedicated storage dan rectilinear distance terbukti efisien.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan ulang layout gudang dengan kombinasi metode dedicated storage dan rectilinear distance menghasilkan tata letak gudang usulan yang lebih efisien dalam hal jarak tempuh.Waktu pengambilan dan penyimpanan barang di gudang menjadi lebih singkat, meningkatkan produktivitas dan kecepatan layanan.Perancangan ulang tata letak gudang menghasilkan pengurangan jarak tempuh sebesar 82,24 m atau sekitar 53% dibandingkan dengan kondisi awal, membuktikan peningkatan efisiensi operasional gudang.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis dampak implementasi tata letak usulan terhadap biaya operasional gudang secara keseluruhan, termasuk biaya tenaga kerja, biaya energi, dan biaya pemeliharaan. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan teknologi otomatisasi seperti Automated Guided Vehicle (AGV) atau sistem konveyor dalam tata letak usulan guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan faktor ergonomi dan keselamatan kerja dalam perancangan tata letak gudang, dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan aman bagi para pekerja gudang.

  1. PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG BARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE | Journal Industrial... justme.ft-uim.ac.id/index.php/JUSTME/article/view/120PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG BARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE Journal Industrial justme ft uim ac index php JUSTME article view 120
Read online
File size1021.09 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test