UMSUMS

Forum GeografiForum Geografi

Penelitian ini menyelidiki dampak kritis pandemi COVID-19 terhadap kesejahteraan subjektif dan mengevaluasi respons masyarakat terhadap program sanitasi di tiga kelurahan di Koja, Jakarta. Dengan menggunakan Analisis Pentingnya-Kinerja (IPA), studi ini menilai secara menyeluruh persepsi masyarakat dan tingkat keterlibatan mereka dengan aspek sanitasi kunci seperti akses buang air besar dan pengolahan, kualitas pengolahan, kualitas estetika, praktik pemantauan, dan sosialisasi dalam drainase dan pengolahan. Model statistik lanjutan seperti regresi probit dan logit digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana variabel demografis seperti stabilitas perumahan, gender, dan keterlibatan aktif dalam program sanitasi berbasis masyarakat mempengaruhi persepsi dan tindakan mereka terhadap sanitasi. Temuan mengungkapkan disparitas signifikan dalam tingkat kepuasan dengan layanan sanitasi yang ada, mengidentifikasi area seperti pemantauan dan layanan pengolahan yang sangat kurang kinerjanya dan memerlukan perbaikan segera. Studi ini menekankan urgensi mengatasi masalah ini di tengah pandemi yang berkelanjutan, merefleksikan wawasan baru tentang dinamika kompleks antara faktor demografis dan efektivitas program sanitasi. Pendekatan kami bertujuan untuk meningkatkan standar layanan sanitasi untuk meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan masyarakat perkotaan terhadap dampak multidimensi COVID-19. Perbaikan strategis ini vital untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mempromosikan lingkungan hidup yang lebih aman dan sehat di daerah perkotaan padat penduduk, di mana sanitasi efektif sangat penting untuk mengurangi risiko kesehatan dan meningkatkan keselamatan publik.

Temuan dari grid IPA menunjukkan beragam kinerja di berbagai atribut sanitasi, dengan layanan manajemen buang air besar yang berfungsi dengan baik dan selaras dengan ekspektasi masyarakat.Sementara itu, area seperti pemantauan dan pengolahan memerlukan perbaikan signifikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kritis.Disparitas ini menunjukkan kebutuhan akan intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan area yang kurang kinerjanya yang vital bagi kesehatan masyarakat, terutama selama pandemi.Analisis statistik menggunakan model probit dan logit lebih lanjut menyempurnakan pemahaman kita tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi ini.Perumahan stabil, gender, dan partisipasi aktif dalam program sanitasi berbasis masyarakat muncul sebagai prediktor signifikan dalam cara individu memandang dan terlibat dengan inisiatif sanitasi.Elemen-elemen ini menekankan keterkaitan dinamika sosial, ekonomi, dan partisipatif dalam membentuk hasil kesehatan masyarakat.Studi ini memiliki implikasi mendalam untuk kebijakan kesehatan masyarakat dan strategi keterlibatan masyarakat.Studi ini menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor saat merancang dan menerapkan program sanitasi, terutama di pengaturan perkotaan yang terpengaruh pandemi.Kebijakan harus mengatasi kebutuhan dan ekspektasi segmen masyarakat yang beragam untuk meningkatkan efektivitas layanan sanitasi.Selain itu, penelitian ini mendukung peningkatan keterlibatan masyarakat dalam upaya sanitasi, menyarankan bahwa keterlibatan dan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan persepsi dan kenyataan layanan sanitasi.Program dapat mencapai kepatuhan dan kepuasan yang lebih baik dengan menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam masyarakat, terutama di antara perempuan dan pemilik rumah.

Untuk penelitian lanjutan, penting untuk memperluas cakupan geografis untuk meningkatkan generalisasi temuan. Analisis spasial dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana lingkungan perkotaan yang berbeda mempengaruhi keterlibatan masyarakat dan kepuasan dengan program sanitasi. Survei masa depan dapat mengeksplorasi variabel demografis dan psikososial yang lebih beragam, termasuk norma budaya, perubahan perilaku jangka panjang, dan dampak intervensi kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Studi longitudinal akan bermanfaat untuk melacak perubahan selama waktu dan memberikan pemahaman yang lebih dinamis tentang dampak COVID-19 pada komunitas perkotaan. Selain itu, penelitian dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat untuk mengevaluasi efektivitas biaya program sanitasi yang berbeda dan mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kesejahteraan secara keseluruhan.

  1. COVID-19 and Living space challenge. Well-being and Public Health recommendations for a healthy, safe,... mattioli1885journals.com/index.php/actabiomedica/article/view/10115COVID 19 and Living space challenge Well being and Public Health recommendations for a healthy safe mattioli1885journals index php actabiomedica article view 10115
  2. Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs... doi.org/10.23917/forgeo.v39i1.5366Impact of COVID 19 on Subjective Well being and Community Im portance Performance in Sanitation Programs doi 10 23917 forgeo v39i1 5366
Read online
File size801.74 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test