UNDIKSHAUNDIKSHA

Jurnal Administrasi Pendidikan IndonesiaJurnal Administrasi Pendidikan Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan sarana perpustakaan dan strategi mengajar guru terhadap penguatan literasi membaca siswa di SMP Negeri 1 Batudaa. Literasi membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa, namun pada kenyataannya masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca dan memahami isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Batudaa yang berjumlah 115 siswa, dengan sampel sebanyak 53 siswa yang diambil melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket menggunakan skala Likert. Analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan sarana perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan literasi membaca siswa (β = 0,348; p = 0,046), sedangkan strategi mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan dengan pengaruh yang lebih kuat (β = 0,414; p = 0,010). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan literasi membaca siswa serta mampu menjelaskan 50,7% variasi literasi membaca siswa (R² = 0,507), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ketersediaan sarana perpustakaan dan strategi mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan literasi membaca siswa SMP Negeri 1 Batudaa.Di antara kedua variabel tersebut, strategi mengajar guru memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan dengan ketersediaan sarana perpustakaan.Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan penguatan literasi membaca siswa tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas belajar yang memadai, tetapi juga oleh kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan membaca.Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian literasi pendidikan dengan menunjukkan bahwa faktor lingkungan belajar dan faktor pedagogis secara bersama-sama berkontribusi terhadap penguatan literasi membaca siswa.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital sebagai sarana tambahan untuk meningkatkan literasi membaca, seperti penggunaan aplikasi bacaan interaktif atau platform e-perpustakaan. Selain itu, studi tentang pelatihan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis literasi secara konsisten dan berkelanjutan bisa menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian komparatif antara sekolah dengan fasilitas perpustakaan lengkap dan sekolah dengan fasilitas terbatas dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang peran infrastruktur dalam penguatan literasi membaca siswa.

  1. MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/terapung/article/view/22641MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN ojs uniska bjm ac index php terapung article view 22641
Read online
File size291.02 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test