UMKUMK

Jurnal Psikologi PerseptualJurnal Psikologi Perseptual

Fenomena toxic positivity semakin menjadi perhatian dalam dunia kerja modern, di mana budaya selalu positif sering menyembunyikan kerentanan emosional pekerja. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi skala toxic positivity dalam konteks organisasi di Indonesia. Sebanyak 578 partisipan diikutsertakan dan memenuhi kriteria. Proses pengembangan skala dimulai dengan 25 butir pernyataan yang divalidasi oleh lima ahli psikologi menggunakan Content Validity Ratio (CVR) menghasilkan 22 item yang layak diuji. Analisis faktor eksploratori (EFA) menggunakan JASP menunjukkan satu faktor utama dengan 16 item setelah mengontrol efek negatif wording. Hasil analisis faktor konfirmatori (CFA) dengan SmartPLS 4 mengonfirmasi struktur unidimensional dengan reliabilitas tinggi (α=0.982; AVE=0.690). Uji Multi-Group Analysis (MGA) menunjukkan invariansi penuh pada gender, tetapi hanya configural dan metric invariance tercapai pada generasi. Temuan ini menegaskan pentingnya skala toxic positivity di tempat kerja untuk mengidentifikasi dampak budaya positif semu terhadap kesejahteraan karyawan.

Hasil temuan menunjukkan bahwa skala toxic positivity di tempat kerja sudah memenuhi kekuatan psikometrik dengan struktur unidimensional.Analisis EFA dan CFA menunjukkan tingkat validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sementara uji invariansi mengonfirmasi kesetaraan pengukuran lintas gender namun belum sepenuhnya tercapai lintas generasi.Hal ini juga memperkuat pemahaman bahwa toxic positivity merupakan konstruksi psikologis yang dapat diukur secara ilmiah dalam konteks organisasi Indonesia.Secara praktis, dampak dari skala ini dapat membantu organisasi mengidentifikasi dan memitigasi budaya positif semu yang berpotensi menurunkan kesejahteraan karyawan dan mengganggu dinamika kerja.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan skala toxic positivity untuk budaya non-Indonesia dengan mempertimbangkan konteks lokal yang berbeda. Selain itu, penting untuk memperdalam studi tentang perbedaan generasi dalam persepsi toxic positivity, terutama dengan melibatkan sampel yang lebih beragam. Terakhir, peneliti juga disarankan untuk menguji validitas konvergen dan diskriminan skala dengan konstruk terkait seperti emotional labor, surface acting, dan burnout agar memperkuat posisi psikometris instrumen ini.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s11747 014 0403 8
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.5APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066X 55 1 5
Read online
File size388.29 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test