UNRIYOUNRIYO

medika respati: Jurnal Ilmiah Kesehatanmedika respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang tinggi sehingga rentan mengalami kecemasan yang dapat berkaitan dengan perilaku makan dan kesehatan gastrointestinal. Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan salah satu gangguan gastrointestinal yang berpotensi berkaitan dengan kondisi psikologis. Namun, penelitian yang mengkaji keterkaitan kecemasan, keteraturan pola makan, dan risiko GERD secara simultan pada mahasiswa kedokteran masih terbatas. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat kecemasan dengan keteraturan pola makan dan risiko GERD pada mahasiswa semester 5 dan 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada 82 mahasiswa yang dipilih menggunakan systematic random sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Beck Anxiety Inventory (BAI), keteraturan pola makan menggunakan kuesioner pola makan, dan risiko GERD menggunakan Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERD-Q). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebagian besar mahasiswa memiliki pola makan buruk, yaitu 73,17% pada semester 5 dan 82,93% pada semester 7. Risiko GERD ditemukan pada 15,85% mahasiswa semester 5 dan 19,51% semester 7. Tingkat kecemasan tidak berhubungan signifikan dengan keteraturan pola makan pada semester 5 (r=0,070; p=0,534) maupun semester 7 (r=-0,011; p=0,919). Sebaliknya, terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecemasan dan risiko GERD pada semester 5 (r=0,362; p=0,001) dan semester 7 (r=0,399; p<0,001). Kesimpulan: Tingkat kecemasan berhubungan positif dengan risiko GERD, tetapi tidak berhubungan dengan keteraturan pola makan pada mahasiswa kedokteran. Temuan ini mendukung pentingnya penguatan pengelolaan kecemasan dan deteksi dini keluhan gastrointestinal dalam upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan kedokteran.

Tingkat kecemasan berhubungan signifikan dengan risiko GERD pada mahasiswa semester 5 dan 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya.Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan positif dengan koefisien korelasi masing-masing r = 0,362 (p = 0,001) pada semester 5 dan r = 0,399 (p < 0,001) pada semester 7, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin tinggi pula kecenderungan risiko GERD.Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan keteraturan pola makan pada mahasiswa semester 5 maupun semester 7.Dengan demikian, keteraturan pola makan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain di luar kecemasan, seperti jadwal akademik, kebiasaan makan, lingkungan, kondisi ekonomi, dan gaya hidup.Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa aspek psikologis, khususnya kecemasan, berkaitan dengan kesehatan gastrointestinal mahasiswa kedokteran, sehingga upaya promotif dan preventif perlu mencakup pengelolaan kesehatan mental sekaligus edukasi pola hidup sehat.Temuan ini sejalan dengan tujuan penelitian yang menekankan pentingnya integrasi pengelolaan kecemasan dan edukasi gaya hidup di lingkungan pendidikan kedokteran.

Penelitian lanjutan perlu mengembangkan desain longitudinal untuk mengidentifikasi hubungan temporal antara kecemasan dan risiko GERD, serta mengontrol faktor perancu seperti indeks massa tubuh, kualitas tidur, konsumsi kafein, dan aktivitas fisik melalui analisis multivariat. Selain itu, studi tentang efektivitas program manajemen stres dalam mengurangi gejala GERD pada mahasiswa kedokteran dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme biologis dan psikologis yang mendasari hubungan antara kecemasan dan gangguan gastrointestinal, terutama melalui pendekatan multidisiplin yang menggabungkan neurosains, gastroenterologi, dan psikologi klinis.

  1. Correlation Between Stress Levels and Eating Behavior in College Students: A study at The Faculty of... jgp.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/article/view/401Correlation Between Stress Levels and Eating Behavior in College Students A study at The Faculty of jgp poltekkes mataram ac index php home article view 401
  2. Food, Mood, Context: Examining College Students’ Eating Context and Mental Well-being | ACM Transactions... dl.acm.org/doi/10.1145/3533390Food Mood Context Examining College StudentsAo Eating Context and Mental Well being ACM Transactions dl acm doi 10 1145 3533390
  3. The Relationship between Psychobiotics and Anxiety Disorder | Journal Of The Indonesian Medical Association.... mki-ojs.idionline.org/jurnal/article/view/238The Relationship between Psychobiotics and Anxiety Disorder Journal Of The Indonesian Medical Association mki ojsionline jurnal article view 238
  4. The Global Prevalence of Anxiety Among Medical Students: A Meta-Analysis. global prevalence anxiety medical... mdpi.com/1660-4601/16/15/2735The Global Prevalence of Anxiety Among Medical Students A Meta Analysis global prevalence anxiety medical mdpi 1660 4601 16 15 2735
Read online
File size332.48 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test