URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Latar Belakang: Perubahan pada ibu hamil terjadi mulai awal trimester pertama dan memuncak pada waktu persalinan. Perubahan ini dapat ditoleransi baik pada wanita sehat, tapi dapat memperburuk atau menimbulkan penyakit yang sudah ada sebelum kehamilan (Yulizawati et al., 2017). Prenatal yoga merupakan modifikasi dari gerakan-gerakan yoga yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh ibu hamil yang bertujuan untuk mempersiapkan secara fisik, mental dan spiritual ibu hamil untuk menghadapi proses persalinan. Berdasarkan data kunjungan ibu hamil terhitung dari bulan november 2025 - januari 2026 berjumlah 114 orang. Banyak keluhan ketidaknyamanan yang dialami ibu hamil seperti cemas, nyeri punggung, mudah lelah menjadi ketertarikan peneliti untuk memberikan edukasi tentang prenatal yoga pada kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum Dan Setelah Edukasi Prenatal Yoga Di Puskesmas Pal III Pontianak 2025. Metode Penelitian: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif metode pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9-16 April 2025. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil sebelum edukasi prenatal yoga sebagian besar dari responden 18 responden (60%) memiliki pengetahuan cukup. Pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi prenatal yoga sebagian besar dari responden 22 responden (73%) memiliki pengetahuan baik tentang prenatal yoga. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, pekerjaan dan umur. Kesimpulan: Hasil penelitian pengetahuan ibu hamil sebelum edukasi prenatal yoga di kategorikan cukup, yaitu sebagian besar dari responden 60% dari 30 responden, dan pengetahuan ibu hamil setelah edukasi prenatal yoga dikategorikan cukup namum meningkat presentasenya yaitu sebagian besar dari responden 73% dari 30 responden yang sama.

Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 18 responden (60%) berpengetahuan cukup sebelum edukasi prenatal yoga.Namun, setelah diberikan edukasi, tidak ada lagi responden yang berada dikategori cukup.Sebagian besar dari responden yaitu 22 responden (73%) berpengetahuan baik setelah edukasi prenatal yoga.Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan atau pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi dengan peningkatan pengetahuan ibu hamil.Edukasi yang diberikan biasanya mencakup manfaat prenatal yoga untuk mengurangi nyeri punggung, melatih pernapasan, dan relaksasi serta keamanan gerakannya bagi janin.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang dari praktik prenatal yoga terhadap kesehatan ibu dan janin, serta membandingkan efektivitas prenatal yoga dengan intervensi non-farmakologis lainnya seperti akupunktur atau terapi suara. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan lingkungan sosial terhadap adopsi praktik prenatal yoga oleh ibu hamil di berbagai daerah. Penelitian juga diperlukan untuk mengembangkan strategi edukasi yang lebih personalisasi berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu hamil, serta mengevaluasi efektivitas program prenatal yoga dalam mengurangi komplikasi kehamilan seperti preeklamsia atau diabetes gestasional.

  1. JAB - Jurnal Akademik STIK Bina Husada. jab jurnal akademik stik bina husada stikba wadah publikasi berkomitmen... doi.org/10.36565/jab.v7i2.78JAB Jurnal Akademik STIK Bina Husada jab jurnal akademik stik bina husada stikba wadah publikasi berkomitmen doi 10 36565 jab v7i2 78
Read online
File size276.37 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test