URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita melalui kajian literature review. Pencarian artikel dilakukan menggunakan database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, Garuda, dan Neliti dengan rentang publikasi lima tahun terakhir. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk melihat faktor risiko dominan yang memengaruhi kejadian ISPA pada balita. Hasil review menunjukkan bahwa kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bersifat multifaktorial. Faktor yang paling sering ditemukan berhubungan signifikan adalah paparan asap rokok di dalam rumah, ventilasi dan kualitas lingkungan hunian yang buruk, serta kepadatan penghuni. Selain itu, faktor perilaku kesehatan seperti tidak diberikannya ASI eksklusif dan status imunisasi yang tidak lengkap juga terbukti meningkatkan risiko ISPA. Faktor biologis seperti status gizi kurang dan berat badan lahir rendah turut memperbesar kerentanan balita. Pengetahuan serta pendidikan ibu juga berperan penting terhadap kejadian ISPA melalui pengaruhnya pada pola perawatan anak dan pengelolaan lingkungan rumah. Secara keseluruhan, hasil telaah menunjukkan bahwa upaya pencegahan ISPA pada balita perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan perilaku kesehatan keluarga, perbaikan kondisi lingkungan rumah, serta optimalisasi cakupan imunisasi dan pemenuhan gizi.

Kejadian ISPA pada balita dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti paparan asap rokok, kualitas lingkungan, dan perilaku kesehatan.Faktor biologis dan pendidikan ibu juga berkontribusi signifikan.Upaya pencegahan ISPA perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan kesehatan keluarga, perbaikan lingkungan, dan optimalisasi imunisasi serta gizi.Keterbatasan penelitian sebelumnya menunjukkan perlu adanya penelitian lanjutan untuk memperkuat bukti dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak paparan asap rokok di dalam rumah terhadap risiko ISPA pada balita dengan pendekatan longitudinal. 2. Evaluasi efektivitas program imunisasi dasar dalam mencegah ISPA di kalangan balita di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas. 3. Studi tentang pengaruh pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap penerapan praktik perawatan anak yang mendukung pencegahan ISPA, dengan fokus pada faktor sosial ekonomi yang memengaruhi perilaku kesehatan.

Read online
File size362.52 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test