POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU
JURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIAJURNAL SVASTA HARENA RAFFLESIAISPA merupakan Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang Berlangsung 14 hari. Saluran Nafas yang dimaksud adalah Organ mulai dari Hidung sampai Alveoli paru beserta Organ adneksanya. Selain dari status gizi, vitamin A juga tidak kalah pentingnya terhadap sistem imunitas. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi, konsumsi vitamin A dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Betungan, Kota Bengkulu, pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Cross Sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama, untuk mengetahui status gizi balita yang terkena penyakit ISPA. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (96.6%) balita yang memiliki status gizi normal. Konsumsi Vitamin A sebagian besar (75.9%) kurang bila dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi. Sebagian besar (69%) balita terkena ISPA. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,093 antara status gizi dengan kejadian ISPA. Dapat disimpulkan tidak adanya hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA. Sedangkan hasil uji statistik antara konsumsi vitamin A dengan kejadian ISPA diperoleh nilai p = 0,000, maka dapat disimpulkan adanya hubungan antara konsumsi vitamin A dengan Kejadian ISPA pada balita.
Penelitian ini menemukan bahwa mayoritas balita memiliki status gizi normal, namun sebagian besar mengalami kekurangan konsumsi vitamin A, dan mayoritas balita terinfeksi ISPA.Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian ISPA pada balita.Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi vitamin A yang kurang dengan peningkatan kejadian ISPA pada balita.
Mengingat hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun status gizi balita mayoritas normal, namun kejadian ISPA masih tinggi dan konsumsi vitamin A yang kurang menjadi faktor signifikan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk pemahaman lebih mendalam serta intervensi yang lebih efektif. Pertama, penelitian di masa mendatang dapat mempertimbangkan studi longitudinal atau kohort untuk menyelidiki hubungan kausal antara tingkat konsumsi vitamin A yang berbeda (misalnya, sangat kurang, kurang, cukup) dengan durasi dan keparahan episode ISPA pada balita, serta potensi efek jangka panjang dari suplementasi vitamin A secara berkala. Hal ini akan memberikan bukti yang lebih kuat mengenai efektivitas program suplementasi dan dampaknya terhadap kekebalan tubuh balita. Kedua, mengingat pembahasan menyinggung faktor lingkungan dan sosio-ekonomi lainnya seperti paparan asap rokok dalam rumah, kondisi ventilasi, kepadatan hunian, dan status imunisasi yang tidak lengkap sebagai penyebab potensial ISPA, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian yang mengkaji interaksi kompleks antara faktor-faktor tersebut dengan status gizi dan konsumsi vitamin A dalam memengaruhi risiko ISPA. Pendekatan ini bisa menggunakan analisis multivariat yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi kombinasi faktor risiko paling dominan yang dapat menjadi target intervensi. Ketiga, untuk memberikan saran intervensi yang lebih terarah, sebuah studi intervensi berbasis komunitas bisa dirancang untuk menguji efektivitas program edukasi gizi komprehensif yang tidak hanya berfokus pada asupan vitamin A, tetapi juga praktik menyusui yang benar, pengurangan paparan polusi udara rumah tangga, dan pemahaman pentingnya imunisasi lengkap, terhadap penurunan angka kejadian ISPA. Penelitian ini dapat membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol untuk menilai dampak holistik dari intervensi terpadu tersebut pada kesehatan pernapasan balita.
- PEMBERIAN ASI EKSLUSIF, SUPLEMEN VITAMIN A DAN ASUPAN SENG DENGAN RISIKO KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK... doi.org/10.33490/jkm.v2i2.24PEMBERIAN ASI EKSLUSIF SUPLEMEN VITAMIN A DAN ASUPAN SENG DENGAN RISIKO KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK doi 10 33490 jkm v2i2 24
- Hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja Sukadana... doi.org/10.32536/jrki.v1i2.11Hubungan Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Margaharja Sukadana doi 10 32536 jrki v1i2 11
- STATUS GIZI BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS TANAH TINGGI BINJAI TAHUN 2013... ojs.poltekkes-medan.ac.id/index.php/pannmed/article/view/360STATUS GIZI BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS TANAH TINGGI BINJAI TAHUN 2013 ojs poltekkes medan ac index php pannmed article view 360
| File size | 163.47 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Desain penelitian ini true experimental dengan pendekatan post-test only control group design menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Desain penelitian ini true experimental dengan pendekatan post-test only control group design menggunakan metode
IDID Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, di mana ibu mulai menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan bahan pangan lokal dalam menu harianSelain itu, terjadi perubahan perilaku positif, di mana ibu mulai menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan bahan pangan lokal dalam menu harian
UWKSUWKS Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui penyebab error dimensi tersebut. Metode yang dipakai root cause analysis dengan menggunakanOleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui penyebab error dimensi tersebut. Metode yang dipakai root cause analysis dengan menggunakan
UWKSUWKS Model AI dilatih menggunakan algoritma klasifikasi seperti TF-IDF dan Logistic Regression. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan bahasa lokal meningkatkanModel AI dilatih menggunakan algoritma klasifikasi seperti TF-IDF dan Logistic Regression. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan bahasa lokal meningkatkan
UWKSUWKS Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem klasifikasi berbasis algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) untuk mendeteksi kondisi material granular higroskopisPenelitian ini berhasil mengembangkan sistem klasifikasi berbasis algoritma K-Nearest Neighbors (KNN) untuk mendeteksi kondisi material granular higroskopis
UWKSUWKS Dengan mengintegrasikan teknologi analisis semantik ke dalam aplikasi berbasis teks keagamaan, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman penggunaDengan mengintegrasikan teknologi analisis semantik ke dalam aplikasi berbasis teks keagamaan, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pengguna
UWKSUWKS Hasil ini berfungsi sebagai ilustrasi metodologi dan validasi konsep dasar Gradient Boosting dalam mendukung keputusan inventaris. Untuk aplikasi nyata,Hasil ini berfungsi sebagai ilustrasi metodologi dan validasi konsep dasar Gradient Boosting dalam mendukung keputusan inventaris. Untuk aplikasi nyata,
UNTADUNTAD Provinsi Sulawesi Selatan, salah satu provinsi di Indonesia, memiliki prevalensi stunting sebesar 27,2% pada tahun 2022, yang lebih tinggi dari rata-rataProvinsi Sulawesi Selatan, salah satu provinsi di Indonesia, memiliki prevalensi stunting sebesar 27,2% pada tahun 2022, yang lebih tinggi dari rata-rata
Useful /
ITLITL Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan alat penguji mutu, yaitu Pareto, analisis 5-whys, analisis sebab dan akibat, serta fokusPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan alat penguji mutu, yaitu Pareto, analisis 5-whys, analisis sebab dan akibat, serta fokus
ITLITL KM 23 Tahun 2005 dan SNI 03‑7051‑2004. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang bangunan tinggi terhadap operasiKM 23 Tahun 2005 dan SNI 03‑7051‑2004. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang bangunan tinggi terhadap operasi
UWKSUWKS Bahasa Korea juga memiliki tantangan tersendiri dalam pembelajarannya, sehingga menyebabkan kebosanan dan menurunnya minat belajar. Dalam konteks ini,Bahasa Korea juga memiliki tantangan tersendiri dalam pembelajarannya, sehingga menyebabkan kebosanan dan menurunnya minat belajar. Dalam konteks ini,
UHTUHT Dari segi faktor risiko, nefrosklerosis menjadi kondisi yang paling umum, terdeteksi lebih dari setengah jumlah subjek. Selain itu, status hipertensi menunjukkanDari segi faktor risiko, nefrosklerosis menjadi kondisi yang paling umum, terdeteksi lebih dari setengah jumlah subjek. Selain itu, status hipertensi menunjukkan