UHTUHT

Hang Tuah Medical JournalHang Tuah Medical Journal

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) secara signifikan berdampak pada kesehatan global karena morbiditas yang ditimbulkannya. Penyakit ini ditandai dengan kerusakan ginjal berat, yang menyebabkan kadar ureum darah yang meningkat, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius. Jumlah kasus PGK dilaporkan semakin bertambah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dari rekam medis pasien PGK. Penelitian ini berfokus pada pasien yang menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tabanan antara 1 Januari 2019 dan 31 Mei 2024. Sebanyak 101 subjek dipilih untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan gagal ginjal kronis stadium V berusia di atas 60 tahun (38,6%). Insiden PGK tertinggi ditemukan pada pria (53,5%). Sebagian besar pasien menunjukkan hipertensi terkontrol dengan obat (67,3%), dan sebanyak 50,5% subjek mengalami anemia berat.

Berdasarkan analisis karakteristik demografis pasien, mayoritas berusia di atas 60 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.Dari segi faktor risiko, nefrosklerosis menjadi kondisi yang paling umum, terdeteksi lebih dari setengah jumlah subjek.Selain itu, status hipertensi menunjukkan bahwa sebagian besar pasien, memiliki hipertensi terkontrol.Namun, terdapat juga prevalensi anemia berat yang cukup signifikan, dimana sebagian subjek pasien mengalami kondisi tersebut.Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara usia, jenis kelamin, dan faktor risiko kesehatan yang dapat mempengaruhi kondisi pasien secara keseluruhan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara karakteristik pasien dengan penyakit ginjal kronis stadium V yang menjalani hemodialisis dengan mereka yang tidak menjalani hemodialisis. Penelitian ini dapat membantu memahami perbedaan dan kesamaan antara kedua kelompok, serta memberikan wawasan lebih dalam tentang dampak hemodialisis pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Selain itu, penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisis secara teratur juga dapat menjadi fokus studi lanjutan. Hal ini penting untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan pengobatan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Terakhir, penelitian tentang hubungan antara anemia berat dan kualitas hidup pasien dengan penyakit ginjal kronis dapat memberikan informasi penting tentang dampak anemia pada kesehatan dan kesejahteraan pasien, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif.

  1. Perbandingan Kejadian Anemia Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dengan Hipertensi Terkontrol dan Tidak... journal.uns.ac.id/pmj/article/view/25Perbandingan Kejadian Anemia Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dengan Hipertensi Terkontrol dan Tidak journal uns ac pmj article view 25
  2. Gambaran etiologi penyakit ginjal kronik stadium V pada pasien rawat inap di RSUD Dokter Soedarso Pontianak... jurnal.untan.ac.id/index.php/JC/article/view/45308Gambaran etiologi penyakit ginjal kronik stadium V pada pasien rawat inap di RSUD Dokter Soedarso Pontianak jurnal untan ac index php JC article view 45308
Read online
File size248.43 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test