URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan kemampuan fungsional serta kualitas hidup penderitanya. Penatalaksanaan nyeri punggung bawah umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping sehingga diperlukan terapi nonfarmakologis sebagai alternatif yang aman dan holistik, salah satunya akupunktur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang perempuan berusia 67 tahun dengan keluhan nyeri punggung bawah yang menjalar hingga bokong. Penelitian dilaksanakan di Geriya Sehat Bali Dwipa Husada dengan pemberian terapi akupunktur sebanyak enam kali sesi. Pengumpulan data dilakukan melalui Empat Cara Pemeriksaan Akupunktur, yaitu pengamatan (Wang), pendengaran dan penciuman (Wen), wawancara (Wen), serta perabaan (Qie), disertai studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi klien secara bertahap, ditandai dengan penurunan intensitas nyeri berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS), berkurangnya kekakuan, serta meningkatnya kemampuan klien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Disimpulkan bahwa Asuhan Akupunktur dapat membantu mengurangi nyeri punggung bawah pada kasus Sindrom Stagnasi Qi dan Xue dan dapat digunakan sebagai terapi komplementer.

Asuhan Akupunktur pada kasus nyeri punggung bawah dengan Sindrom Stagnasi Qi dan Xue menunjukkan hasil yang positif.Terapi ini mampu menurunkan intensitas nyeri, mengurangi kekakuan, serta meningkatkan kemampuan aktivitas harian klien secara bertahap.Pendekatan berbasis sindrom memberikan arah terapi yang lebih terfokus, sehingga efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam penanganan nyeri punggung bawah, khususnya pada klien usia lanjut.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak partisipan dan melakukan pengukuran hasil terapi secara kuantitatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja akupunktur dalam mengurangi nyeri punggung bawah secara lebih mendalam, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terapi akupunktur pada kasus-kasus spesifik.

Read online
File size257.51 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test