UBMUBM

PsibernetikaPsibernetika

Permasalahan yang sering ditemui pada pasien rehabilitasi narkoba yaitu kecenderungan kambuh yang cukup tinggi, yang nantinya mereka akan kembali mengonsumsi narkoba setelah direhabilitasi atau disebut dengan relapse. Beragamnya pemicu dari kekambuhan narkoba tersebut meski telah dilakukan rehabilitasi, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu itu sendiri yaitu dengan menumbuhkan keyakinan diri yang kuat untuk dapat pulih dan bersih dari narkoba. Mengatasi persoalan ini, dibutuhkan upaya dari dalam diri pecandu salah satunya yaitu self-efficacy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Penelitian ini dilakukan pada 61 pasien rehabilitasi BNN di Sumatera Barat dengan menggunakan teknik total population sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu General Self-Efficacy Scale dari Schwarzer dan Jerusalem (1995) yang telah diadaptasi oleh Novrianto dkk. (2019) dan skala kecenderungan relapse dari Putri dan Astuti (2018). Hasil penelitian membuktikan bahwa self-efficacy secara signifikan berpengaruh terhadap relapse tendency pada pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar .00 (p < .05) dan nilai koefisien R2 (R-square) sebesar .345 yang berarti bahwa self-efficacy memengaruhi relapse tendency pasien rehabilitasi BNN di Sumatera Barat sebesar 34.5%. Kata Kunci: Pasien Rehabilitasi Narkoba, Relapse Tendency, Self-Efficacy.

Penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy secara signifikan memengaruhi relapse tendency pasien rehabilitasi narkoba BNN di Sumatera Barat.Pengaruhnya sebesar 34,5% dengan arah negatif, artinya semakin tinggi self-efficacy, semakin rendah relapse tendency.Hasil penelitian menunjukkan bahwa relapse tendency berada pada kategori rendah, sementara self-efficacy pasien berada pada kategori tinggi.

Future research could explore the role of family support in enhancing self-efficacy among drug rehabilitation patients. Another direction might involve studying the impact of cultural factors on relapse tendencies in different regions of Indonesia. Additionally, longitudinal studies could examine how self-efficacy changes over time and its long-term effects on relapse prevention.

Read online
File size356.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test