UBMUBM

PsibernetikaPsibernetika

Tingginya pengangguran di Indonesia mayoritas berasal dari lulusan perguruan tinggi. Hal ini membuat pemerintah mencari solusi dalam menurunkan tingkat pengangguran dengan mengarahkan mahasiswa untuk dapat memiliki pekerjaan, salah satunya seperti berwirausaha. Ketika mahasiswa mengelola usahanya, akan muncul berbagai masalah terkait aktivitas kewirausahaannya. Maka dari itu, mahasiswa yang berwirausaha membutuhkan keyakinan dalam dirinya dan dukungan dari lingkungan sekitarnya untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam berwirausaha. Fenomena ini membuat peneliti tertarik untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan design korelasional dengan teknik analisis pearson product moment. Partisipan penelitian ini diambil sebanyak 103 orang mahasiswa berwirausaha yang memenuhi kriteria memiliki usia usaha minimal satu tahun, sebagai mahasiswa Universitas Andalas, dan sudah menamatkan mata kuliah wajib kewirausahaan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan modifikasi skala entrepreneurial self-efficacy dari Barakat dkk. (2014) (α = .940) dan dukungan sosial yang telah diadaptasi oleh Alza dkk. (2021) (α = .936). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa yang berwirausaha (p = .001) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar .316. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi juga entrepreneurial self-efficacy yang dimiliki mahasiswa yang berwirausaha dan begitu juga sebaliknya.

Penelitian ini membuktikan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy pada mahasiswa berwirausaha.Semakin tinggi dukungan sosial, semakin tinggi pula entrepreneurial self-efficacy mereka.Mahasiswa berwirausaha dalam penelitian ini memiliki tingkat dukungan sosial dan entrepreneurial self-efficacy yang tinggi.Penelitian ini menunjukkan pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan keyakinan diri mahasiswa berwirausaha untuk menghadapi tantangan kewirausahaan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh jenis usaha terhadap entrepreneurial self-efficacy dengan memperluas sampel ke berbagai bidang usaha selain kuliner dan fashion. 2. Perlu dilakukan studi longitudinal untuk memantau perkembangan entrepreneurial self-efficacy mahasiswa berwirausaha sepanjang masa usaha mereka. 3. Kombinasikan pendekatan kuantitatif dengan metode kualitatif, seperti wawancara mendalam, untuk memahami dinamika dukungan sosial yang paling efektif dalam meningkatkan keyakinan diri wirausaha.

  1. Testing Students’ Entrepreneurial Self-Efficacy as an Early Predictor of Entrepreneurial Activities.... doi.org/10.7341/20181415Testing StudentsAo Entrepreneurial Self Efficacy as an Early Predictor of Entrepreneurial Activities doi 10 7341 20181415
  2. Jurnal Pendidikan Ekonomi. analisis penyebab kegagalan mendirikan usaha lulusan program wirausaha jawa... journal.unesa.ac.id/index.php/jepk/article/view/2168Jurnal Pendidikan Ekonomi analisis penyebab kegagalan mendirikan usaha lulusan program wirausaha jawa journal unesa ac index php jepk article view 2168
  3. Gender Disparities in Students’ Entrepreneurial Self-Efficacy (ESE) with Various Areas. gender... hindawi.com/journals/edri/2022/9479758Gender Disparities in StudentsAo Entrepreneurial Self Efficacy ESE with Various Areas gender hindawi journals edri 2022 9479758
  4. JEMI - Vol. 14, Issue 1, 2018. jemi vol issue editorial board call papers submission policy abstracting... doi.org/10.7341/2018141JEMI Vol 14 Issue 1 2018 jemi vol issue editorial board call papers submission policy abstracting doi 10 7341 2018141
Read online
File size261.27 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test